Prediksi Harga Emas 2026 per Gram dalam Rupiah: Bisa Tembus Rp2,9 Juta?

Abdul Malik • 07 Jan 2026

an image
Ilustrasi prediksi harga emas tahun 2026 dalam mata uang rupiah diprediksi bisa menembus hingga Rp2,9 juta per gram. (Shutterstock)

Analis memprediksi harga emas rupiah berpotensi naik hingga Rp2,9 juta per gram pada 2026. Apa pendorongnya dan bagaimana strategi investornya?

Bareksa - Setelah melonjak sekitar 65% sepanjang 2025, harga emas diproyeksikan masih melanjutkan tren naik pada 2026. Sejumlah analis global memperkirakan harga emas dunia berpeluang menembus US$4.500–5.000 per ons, bahkan dalam jangka panjang bisa mengarah ke US$6.000 per ons.

Tabel: Prediksi Harga Emas 2026

Lembaga
Prediksi Harga Emas / ons

JP Morgan

US$5.000

Goldman Sachs

US$4.900

Bank of America

US$5.000

HSBC

US$5.000

UBS

US$4.500-4.900

Commerzbank

US$4.400

Standard Chartered

US$4.800

Morgan Stanley

US$4.800

Sumber: berbagai sumber, diolah

Dengan asumsi tersebut, dan jika nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.500–16.900 per dolar AS, harga emas rupiah berpotensi naik ke Rp2,46–2,9 juta per gram pada 2026.

Potensi kenaikannya diperkirakan mencapai 10% hingga 22% dari level saat ini.

Prediksi Harga Emas Rupiah 2026 (Rp/gram)

Skenario
Kurs Rp16.500
Kurs Rp16.700
Kurs Rp16.900

Moderat (Emas global US$4.500/oz)

Rp2,46 – 2,55 jt

Rp2,49 – 2,58 jt

Rp2,52 – 2,61 jt

Optimistis (Emas global US$5.000/oz)

Rp2,74 – 2,83 jt

Rp2,77 – 2,86 jt

Rp2,8 – 2,9 jt

Sumber: Investing, Bareksa Emas, Logammulia, diolah

Kenapa Harga Emas Masih Berpeluang Naik?

Ada beberapa faktor utama yang mendorong prospek bullish emas:

  • Aksi borong bank sentral global untuk memperkuat cadangan devisa
  • Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, yang cenderung melemahkan dolar AS
  • Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global
  • Emas kembali dilirik sebagai aset lindung nilai (safe haven)

Di dalam negeri, harga emas rupiah juga cenderung lebih mahal dibanding harga global karena adanya biaya cetak dan sertifikasi, pajak, distribusi, margin penjual, faktor merek, serta permintaan domestik yang tetap kuat.

Tabel: Premium Harga Emas Domestik

Produk
Harga (Rp/gram)
Premium

Indogold

2,38 jt

3,1%

Treasury

2,4 jt

3,9%

Pegadaian

2,41 jt

4,1%

Emas batangan Antam

2,46 jt

6,7%

Sumber: Investing, Bareksa Emas, Logammulia (16/12/2025)
*Harga emas spot US$4.303,8, kurs Rp16.690 dolar AS

Apa Artinya untuk Investor Indonesia?

Bagi investor ritel, ada beberapa poin penting yang perlu dicermati:

  • Harga emas rupiah dipengaruhi tiga faktor utama: harga emas global, pergerakan kurs rupiah, dan premium emas domestik
  • Dalam skenario moderat, emas berpotensi naik ke Rp2,46–2,61 juta/gram
  • Dalam skenario optimistis, emas bisa mencapai Rp2,74–2,9 juta/gram
  • Emas cocok sebagai pelindung nilai inflasi dan gejolak global, terutama untuk jangka menengah–panjang

Meski demikian, potensi koreksi jangka pendek tetap ada, terutama jika sentimen global berubah. Karena itu, strategi pembelian bertahap (cicil atau buy on weakness) dinilai lebih aman dibandingkan masuk sekaligus (all-in).

Kesimpulan

Proyeksi harga emas 2026 menunjukkan peluang yang masih menarik, didukung tren global yang cenderung bullish dan faktor domestik yang menopang harga emas rupiah. Meski tidak lepas dari risiko fluktuasi jangka pendek, emas tetap relevan sebagai instrumen diversifikasi dan lindung nilai dalam portofolio investasi.

Bagi investor yang ingin mengantisipasi potensi kenaikan harga, strategi membeli emas secara bertahap dapat menjadi langkah yang lebih terukur menjelang 2026.

Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Terbaik - Bareksa

Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.

Beli Emas di Sini

(Rahmat Hidayat/AM)

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.