Harga Emas Lampaui Rp1 Juta/gram, Begini Hasil Investasi Logam Mulia 10 Tahun

Bareksa • 05 Aug 2020

an image
Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa (28/7/2020). Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Selasa (28/7) tembus ke posisi Rp1,022 juta per gram atau naik Rp25 ribu dibanding hari sebelumnya. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Harga emas Antam sudah naik 155 persen dalam 10 tahun terakhir

Bareksa.com - Harga emas logam mulia sedang dalam tren menguat dan terus-menerus menembus rekor. Kini, harga emas produksi Antam sudah melampaui Rp1 juta per gram.

Meski kelihatannya harga logam mulia ini melonjak tinggi dalam waktu belakangan ini sejak pandemi virus corona Covid-19 melanda dunia, harga emas dalam jangka panjang memang terus menguat.

Menurut data logammulia.com, harga emas Antam hari ini, 5 Agustus 2020 pukul 8:48 WIB, mencapai Rp1.046.000 per gram. Bila dibandingkan harga emas kemarin, harga emas Antam hari ini naik Rp19.000 per gram.

Grafik Pergerakan Harga Emas Antam 10 Tahun

Sumber: logammulia.com

Sepanjang tahun 2020, harga logam mulia Antam sudah naik 55 persen, dibandingkan Rp674.000 per gram pada penutupan tahun lalu. Harga emas terus-menerus menembus rekor terutama setelah pandemi merebak.

Sepuluh tahun yang lalu, 5 Agustus 2010, harga emas batangan Antam hanya berkisar Rp410.000 per gram. Artinya dalam 10 tahun terakhir harga logam mulia Antam sudah naik 155 persen, atau naik 2,5 kali lipat.

Simulasi Cara Investasi Emas

Melihat pergerakan harga emas Antam, logam mulia atau emas batangan memang cocok untuk investasi jangka panjang. Sebab, emas juga sering disebut sebagai investasi aman (safe haven), karena nilainya cenderung stabil di saat kondisi ekonomi tidak pasti seperti sekarang ini.

Seandainya saja dahulu kita membeli emas 1 gram dan menyimpannya hingga kini, nilainya sudah melonjak 2,5 kali lipat. Apalagi, kalau kita rutin menabung emas tiap bulan, hasilnya bisa berlipat-lipat.

Kalau 10 tahun lalu kita mulai investasi emas logam mulia  dengan cara membeli emas 1 gram, lalu menambahnya 1 gram setiap bulan, maka sekarang kita memiliki 121 gram emas. Bila dikalikan dengan harga emas hari ini, maka nilai investasi emas kita Rp126,57 juta.

Grafik Ilustrasi Investasi Logam Mulia 10 Tahun

Sumber: Bareksa.com

Wah, nilai investasi emas Rp126,57 juta dengan cara investasi tersebut cukup besar untuk menjadi dana darurat atau dana cadangan pada masa seperti ini. Kita bisa saja meneruskan investasi emas atau bisa menjualnya dengan cepat bila memang memerlukan uang tunai. Kalau kita hanya sekadar menabung dalam bentuk uang tunai di celengan atau di bank saja, belum tentu hasilnya  sebesar itu.

Mau punya emas batangan tapi takut repot membeli dan menyimpannya? Jika tidak ingin repot membeli emas batangan atau logam mulia, kita bisa memanfaatkan fitur jual beli emas secara online BareksaEmas, yang bisa diakses melalui aplikasi Bareksa. Tersedia untuk ponsel (handset) berbasis iOS dan Android.

Fitur emas online di Bareksa Emas adalah logam mulia emas dengan wujud fisik yang diproduksi oleh Antam dan UBS dengan kadar kemurnian 99,99 persen. Bahkan, wujud fisik emas ini bisa diambil atau ditarik dengan ukuran minimal 0,5 gram.

Tertarik berinvestasi emas online di Bareksa Emas? Segera buka fitur Bareksa Emas di aplikasi Bareksa sekarang juga, mumpung ada promo Upgrade Your Asset, beli emas online bisa dapat emas hingga Rp500.000.

***

Ingin berinvestasi yang aman dan diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.