Resmi Akuisisi Perusahaan Migas London, Ini Prospek Saham MEDC

Bareksa • 31 Jan 2019

an image
Salah satu kilang minyak Medco Energi Internasional Tbk (Company)

Nilai akuisisi mencapai 390,6 juta poundsterling atau sekitar Rp7,25 triliun

Bareksa.com - Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) pada perdagangan Rabu, 30 Januari 2019 ditutup meroket 14,52 persen berakhir di level Rp1.025 per saham.

Saham MEDC bergerak atraktif pada perdagangan kemarin dengan menjuarai frekuensi perdagangan di bursa yang mencapai 9.938 kali, serta nilai transaksi yang mencapai Rp184,99 miliar.

Berdasarkan aktivitas broker summary, tiga broker teratas yang terbanyak membeli saham MEDC pada perdagangan kemarin antara lain Mirae Asset Sekuritas (YP) senilai Rp23,9 miliar, Buana Capital Sekuritas (RF) Rp13,38 miliar, dan Mandiri Sekuritas (CC) Rp13,04 miliar.

Nilai pembelian ketiga broker tersebut berkontribusi terhadap nilai transaksi keseluruhan MEDC masing-masing 12,92 persen, 7,23 persen, dan 7,05 persen.

Akuisisi Ophir

Kemarin, Medco Energi Global Pte Ltd, anak usaha Medco, resmi mengakuisisi seluruh saham perusahaan Ophir. Nilai akuisisi Medco atas saham Ophir yang tercatat di Bursa Efek London dengan kode OPHR ini mencapai 390,6 juta poundsterling atau sekitar Rp7,25 triliun (dengan asumsi 1 pound sekitar Rp18.757 kurs Bank Indonesia).

Ophir Energy plc adalah perusahaan minyak dan gas yang berbasis di London. Ophir memiliki aset di Afrika, Asia, dan Meksiko.

Harga saham Ophir yang disepakati yakni 55 pence per saham, lebih tinggi dari harga penawaran Medco sebelumnya 48,5 pence yang ditolak pemegang saham Ophir. Kesepakatan itu diteken sehari sebelum tenggat waktu 31 Januari 2019 yang ditentukan sebelumnya.

Sebelumnya diinformasikan akuisisi tersebut sempat mengalami tarik ulur yang disebabkan karena harga penawaran yang ditawarkan oleh MEDC masih berada di bawah ekspektasi pihak Ophir.

Sebagai informasi, Ophir Energi berhasil mencetak pendapatan hingga US$102 juta dan memiliki net cash hingga US$75 juta hingga semester pertama 2018. Karena itu, secara kinerja Ophir sangat berpotensi akan mengerek pendapatan MEDC secara konsolidasi.

Terkait dengan risiko akusisi, ketika akusisi dilakukan di saat harga minya stabil di level US$50, hal ini merupakan langkah tepat karena harga minyak diproyeksi bisa menyentuh level US$70 dan akan memasuki harga wajar sehingga koreksi dalam kemungkinan tidak akan terjadi.

Analisis Teknikal Saham MEDC


Sumber: Bareksa

Menurut analisis Bareksa, secara teknikal candle saham MEDC pada perdagangan kemarin membentuk bullish candle dengan body yang sangat besar disertai short upper shadow.

Kondisi tersebut menggambarkan saham ini bergerak positif dan atraktif dalam rentang yang sangat lebar, dengan tidak sedikitpun bergerak di bawah level pembukaannya, meskipun akhirnya ditutup dua tick di bawah level tertingginya.

Volume terlihat mengalami lonjakan signifikan dibandingkan sehari sebelumnya, menandakan adanya akumulasi beli serta antusiasme yang besar dari pelaku pasar sehingga mendorong saham ini naik signifikan.

Selain itu, indikator relative strength index (RSI) juga terlihat bergerak naikmeskipun mulai memasuki area jenuh beli, mengindikasikan sinyal kenaikan yang cukup kuat dengan target terdekat berada di level Rp1.095.

(KA01/AM)

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.