Rilis Obligasi Rp1,25 Triliun dengan Kupon 10,75 Persen, Ini Prospek Saham MEDC

Bareksa • 14 Sep 2018

an image
Salah satu kilang minyak Medco Energi Internasional Tbk (Company)

Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) pada perdagangan Kamis ditutup menguat 12,58 persen

Bareksa.com - Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) pada perdagangan Kamis, 13 September 2018, ditutup menguat 12,58 persen dan berakhir di level Rp850 per saham.

Saham MEDC bergerak cukup atraktif pada perdagangan kemarin dengan ditransaksikan sebanyak 5.959 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp100,17 miliar.

Berdasarkan aktivitas broker summary, anggota bursa yang menempati jajaran top buyer atau sebagai pembeli terbanyak saham MEDC pada perdagangan kemarin antara lain Mandiri Sekuritas (CC) dengan nilai pembelian Rp23,25 miliar, Samuel Sekuritas (IF) Rp18,24 miliar, dan UBS Sekuritas (AK) Rp12,06 miliar.

Ketiga broker tersebut masing-masing berkontribusi terhadap nilai transaksi MEDC secara keseluruhan yaitu 23,21 persen, 18,21 persen, dan 12,04 persen.

MEDC akan Terbitkan Obligasi Rp1,25 Triliun

Perkuat stuktur permodalan, Medco Energi Internasional menawarkan obligasi Rp1,25 Triliun. Surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan III Medco Energi Internasional tahap I tahun 2018 ini, diterbitkan dalam dua seri.

Dalam siaran persnya di Jakarta, disebutkan, seri A ditawarkan senilai Rp1,1509 triliun dengan bunga 10 persen dan akan jatuh tempo pada tiga tahun sejak tanggal emisi.

Sedangkan seri B, ditawarkan senilai Rp41,25 miliar dengan kupon 10,75 persen dan akan jatuh tempo pada 28 September 2023. Untuk itu, MEDC menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Samuel Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Surat utang dengan peringkat idA dari Pefindo ini, akan digunakan untuk cicilan utang, baik dari penerbitan efek bersifat utang maupun bank serta non bank.

Sebagai informasi, nilai utang perseroan per 30 Juni 2018 tercatat senilai US$2,6 miliar atau setara Rp38,4 triliun. Dengan demikian, sisa utang perseroan setelah penerbitan obligasi ini menjadi Rp37,2 triliun.

Di samping itu, MEDC juga menyampaikan rencana membawa dua anak usahanya, yakni PT Medco Power Indonesia (MPI) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) go public.

Analisis Teknikal Saham MEDC


Sumber : Bareksa

Menurut analisis Bareksa, secara teknikal candle saham MEDC pada perdagangan kemarin membentuk bullish candle dengan body yang besar menggambarkan saham ini bergerak positif dalam rentang yang lebar hingga ditutup satu tick di bawah level tertingginya.

Volume terlihat mengalami lonjakan signifikan menandakan adanya akumulasi pembelian yang besar dari para pelaku pasar. Selain itu, investor asing juga tampak mengoleksi saham MEDC dengan mencatatkan beli bersih (net buy) senilai Rp13,16 miliar.

Apabila diperhatikan, posisi MEDC saat ini masih berada di sekitar area support-nya yang mengindikasikan risiko penurunan yang terbatas.

Indikator relative strength index (RSI) terpantau mulai bergerak naik mengindikasikan sinyal kenaikan yang cukup kuat.

(AM)

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.