Atur Uang Cara Islami dengan Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia

Bareksa • 17 Apr 2018

an image
Ilustrasi wanita Muslim berhijab sedang menghitung keuntungan investasi reksadana syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia

Reksadana pendapatan tetap ini mampu mencetak imbal hasil 2,26 persen di sepanjang tahun 2018 hingga 6 April 2018

Bareksa.com – Banyak hal yang dilakukan oleh kaum milenial untuk bersenang-senang dan mengisi waktu luang, seperti travelling, makan di kafe atau restoran yang kekinian, hingga membeli gadget dan aksesoris yang populer.

Namun, bagi sebagian umat Muslim, bersenang-senang itu tentu ada batasannya. Contohnya, bepergian bukan ke tempat maksiat, makan makanan yang halal dan tidak membuat mabuk, serta tetap mengikuti prinsip-prinsip Islami.

Demikian juga hendaknya prinsip Islami ini diterapkan dalam mengatur keuangan. Agar terhindar dari kesulitan finansial, menyisihkan pendapatan dan menyimpannya di tempat yang sesuai dengan prinsip syariah juga sudah seharusnya menjadi bagian dari gaya hidup generasi ini.

Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia hadir untuk menjawab kebutuhan investasi Islami bagi generasi milenial. Seperti diketahui, reksadana merupakan kumpulan aset investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi.

Tidak perlu khawatir tentang masalah halal-haram investasi di reksadana ini. Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) telah mengeluarkan fatwa No. 20/DSN-MUI/IV/2001 (dokumen lengkap klik tautan ini) yang membolehkan umat Islam untuk berinvestasi di reksadana, utamanya jenis reksadana syariah.

Mengapa Reksadana Pendapatan Tetap?

Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia adalah jenis reksadana pendapatan tetap. Reksadana jenis ini menempatkan asetnya di dalam efek syariah berpendapatan tetap, termasuk Sukuk atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang diterbitkan oleh pemerintah berdasarkan prinsip syariah.

Sukuk atau SBSN ini memberikan imbalan secara rutin dari bagi hasil yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Bagi hasil ini sesuai dengan prinsip-prinsip Islami sehingga investor tidak perlu khawatir karena keuntungan yang diperoleh bebas dari riba.

Kemudian, sukuk atau SBSN ini dijamin oleh pemerintah sehingga risiko gagal bayarnya sangat kecil. Maka dari itu, reksadana pendapatan yang memiliki sukuk atau SBSN di dalamnya cenderung bergerak stabil bila dibandingkan dengan jenis saham.

Reksadana ini bisa memberikan imbal hasil optimal untuk berinvestasi jangka menengah hingga jangka panjang (sekitar 3 hingga 5 tahun). Dengan jangka waktu tersebut, investor milenial yang terbilang masih muda, bisa mengumpulkan dana untuk kebutuhan mereka seperti travelling, menikah, atau bahkan untuk masa pensiun.

Mengapa Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia?

Berdasarkan data Bareksa, Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia mampu mencetak imbal hasil (return) 2,26 persen di sepanjang tahun 2018 (hingga 6 April 2018). Padahal rata-rata reksadana pendapatan tetap syariah yang tergambarkan dalam Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah Bareksa hanya mencetak keuntungan 0,10 persen sepanjang tahun 2018 (year to date 6 April 2018).

Artinya, kinerja Majoris sepanjang tahun ini lebih unggul dibanding reksadana-reksadana pendapatan tetap syariah lainnya. Salah satu aspek yang membuat Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia lebih baik ialah, strategi Manajer Investasi dalam meracik portofolionya dengan kebijakan trading aktif dan durasi pendek. (Baca Juga : Reksadana Pendapatan Tetap di Bareksa Ini Kalahkan 4 Benchmark Sekaligus)

Grafik : Perbandingan NAV Majoris Sukuk terhadap Benchmark

Sumber : Bareksa.com

Secara year to date (YTD) per 6 April 2018, produk kelolaan Majoris Asset Management ini menjadi Reksadana Pendapatan Tetap dengan imbal hasil terbaik di marketplace Bareksa.

Sebagai informasi, hingga Maret 2018, total AUM Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia mencapai Rp360,6 miliar, sementara kelolaan dana Majoris Asset Management per akhir Maret 2018 baik dalam dolar AS maupun rupiah mencapai Rp1,15 triliun. Dengan begitu, total AUM Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia merefleksikan 31,3 persen terhadap keseluruhan kelolaan dana Majoris Asset Management.

Melihat keunggulan-keunggulan tersebut di atas, Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia bisa menjadi salah satu pilihan bagi investor dengan tujuan jangka waktu investasi yang panjang. Perlu diingat juga, sesuai dengan kategorinya, reksadana pendapatan tetap disarankan untuk investor yang bisa menerima risiko dari fluktuasi harga reksadana.

Tertarik dengan produk ini? Kamu bisa membeli di Bareksa dengan pembelian investasi awal minimal Rp10.000 pada tautan berikut ini. (ADV)

**

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.