Meski Disuspen di Reguler, Saham RIMO Ditransaksikan 1,1 Juta Lot di Nego

Bareksa • 09 Nov 2017

an image
Pengunjung menyaksikan layar pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Terdapat dua broker yang bertransaksi saham RIMO di pasar negosiasi hari ini

Bareksa.com- Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) di pasar reguler dan tunai. Namun, saham ini masih ditransaksikan di pasar negosiasi sebanyak 1,65 juta lot saham.

Pembeli dan penjual saham RIMO di pasar negosiasi adalah NH Korindo Sekuritas (XA) dengan melakukan aksi tutup sendiri (crossing saham) sebanyak 1,1 juta lot saham senilai Rp21,6 miliar pada harga rata-rata Rp192 per saham.

Selain itu, hingga pukul 10:50 WIB, broker Oso Sekuritas (AD) juga melakukan crossing saham RIMO sebanyak 547 ribu lot senilai Rp10,3 miliar dengan rata-rata Rp190 per saham.

Pada perdagangan kemarin saham RIMO kembali merosot tajam hingga 25 persen ke level Rp192 dari sebelunya Rp254. Padahal, saham ini baru saja mulai kembali diperdagangkan, setelah sebelumnya disuspensi 7 November 2017 akibat anjloknya harga yang sangat signifikan hingga 60,3 persen sejak awal November atau dalam waktu seminggu menjadi Rp254 dari sebelumnya Rp630.

Grafik: Pergerakan Harga Saham RIMO 31 Oktober- 8 November 2017

Sumber: Bareksa.com

Saham emiten yang baru berganti lini bisnis menjadi properti milik Benny Tjokrosaputro ini sudah melonjak lebih dari lima kali lipat sejak awal tahun. Namun, sejak 2 November 2017, saham ini secara berturut-turut anjlok melewati batas persentase harian terbesar di pasar reguler sehingga terkena penolakan otomatis atau auto rejection.

Benny Tjokrosaputro, pemegang saham pengendali emiten tersebut, telah menjual separuh dari kepemilikannya di RIMO dalam waktu tujuh bulan terakhir. (Baca juga: Kurangi Porsi Kepemilikan RIMO, Benny Tjokrosaputro Kantongi Rp3,85 Triliun) (hm)