Diborong Asing, Saham BUMI Kembali Meroket 5,8 Persen

Bareksa • 03 Oct 2017

an image
Pengunjung berfoto di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

Deutsche Sekuritas (DB) membeli saham BUMI sebanyak 255 ribu lot

Bareksa.com- Hingga pukul 13.34 perdagangan hari ini, Selasa, 3 Oktober 2017, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali naik 5,8 persen terdorong aksi beli asing yang tembus Rp 5,9 miliar.

Grafik: Harga Saham BUMI Intraday

Sumber: Bareksa.com

Tercatat BUMI berada di urutan lima terbesar saham yang paling banyak diborong asing, setelah saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang dibeli Rp 31 miliar dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 24,6 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 9,9 miliar, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 6 miliar. (Baca : Usulan Harga Batu Bara Kelistrikan Ditolak, Kinerja Saham BUMI Terdampak?)

Tabel: 5 Saham Yang Paling Banyak Diborong Asing

Sumber: Bareksa.com

Dari pantauan Bareksa, asing paling banyak membeli saham BUMI melalui broker Deutsche Sekuritas (DB) sebanyak 255 ribu lot saham pada harga rata-rata Rp 181,8  per saham atau senilai Rp 4,6 miliar.

Nilai transaksi yang dilakukan oleh DB setara 7,7 persen jika dibandingkan seluruh transaksi saham BUMI yang mencapai Rp 59 miliar.

Pemborong terbesar berikutnya adalah UBS Securities (AK) yang membeli 106 ribu lot saham pada harga rata-rata Rp 180,7 per saham atau senilai Rp 1,9 miliar. (Lihat : Naik 4,2 Persen, Saham BUMI Diborong Asing Hingga Rp 12 Miliar)

Kemudian Mirae Asset Securities (YP) yang membeli  24,9 ribu lot saham pada harga rata-rata Rp 1.78,8 per saham atau senilai Rp 445,2 juta.