
Bareksa.com - PT Pertamina berancang-rancang akan menerbitkan obligasi alias surat utang sebesar $5 miliar tahun depan untuk meningkatkan kapasitas dan modernisasi lima kilang, meningkatkan produksi migas dan menambah stok BBM dari 12 hari menjadi 30 hari, serta membiayai akuisisi blok.
Untuk meningkatkan kapasitas dan modernisasi kilang, Pertamina sejatinya membutuhkan dana sebesar $25 miliar atau lebih dari Rp250 triliun. Pertamina akan menggandeng partner demi perbaikan kilang itu, kata Dwi Sudjipto, Direktur Utama Pertamina.
Selain itu, dana hasil obligasi akan digunakan untuk meningkatkan produksi anak usaha Pertamina EP, Pertamina Hulu Energi, dan produksi Blok Cepu. "Saat ini baru 40.000 barel per hari (bph), dalam waktu dekat kami akan tingkatkan menjadi 165.000 bph," kata Syamsu Alam, Direktur Hulu Minyak dan Gas Bumi.
Kontan, hal 14.