
Bareksa.com - Sehari setelah rilis kinerja keuangannya dan pengumuman susunan kabinet Jokowi-JK, harga saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) ambrol. Pagi tadi jam 9.42 WIB, Selasa 28 Oktober 2014, TLKM jebol 3,74 persen menjadi Rp2.700 per saham. Hingga penutupan harga saham terus merosot hingga turun 4,28 persen menjadi Rp2.685 per saham.
Ini merupakan presentase penurunan harga harian terbesar sejak lima bulan terakhir.
Grafik: Pergerakan Harga Saham Telkom
Sumber: Bareksa.com
Dikutip dari catatan trader saham yang telah disampaikan kepada nasabah, Riaz Hyder, Head of Equity Sales Macquarie Securities Group menyampaikan penurunan harga saham Telkom disebabkan akan adanya pergantian direksi dan juga kinerja keuangan yang memperlihatkan pertumbuhan laba yang melambat.
Terpilihnya Direktur Utama Telkom Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata di Kabinet Kerja Jokowi-JK menjadi perhatian investor. Hal ini tak pelak akan membuat pergantian di jajaran direksi Telkom dan membuat was-was investor.
Kinerja keuangan Telkom sendiri, pada 9 bulan pertama tahun ini, sesuai dengan proyeksi analis -- menunjukkan adanya pertumbuhan pendapatan yang moderat sebesar 7 persen menjadi Rp65,8 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 15 persen yang didorong pertumbuhan konsumsi data.
Di periode tersebut pada 2014 ini, laba bersih Telkom tercatat hanya tumbuh sebesar 2,51 persen menjadi Rp11,4 triliun atau Rp117,36 per saham. Hal ini dijelaskan karena adanya kenaikan beban operasi.
Tabel: Penjualan Investor Asing pada Saham-saham LQ45
Sumber: Bareksa.com
Di luar faktor itu, susunan Kabinet Kerja yang jauh dari "komposisi the dream-team" juga direspons negatif oleh pasar keuangan. Hari ini, investor asing melakukan penjualan bersih dengan total mencapai Rp638 miliar. Dari jumlah itu, 65,5 persennya atau Rp418 miliar berasal dari penjualan saham Telkom.
Seperti diketahui, TLKM merupakan salah satu saham dengan nilai kapitalisasi terbesar, sehingga cukup likuid bagi investor besar untuk melakukan penjualan dengan cepat. (kd)