
Bareksa.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) mengaku saat ini masih memiliki utang sekitar US$1,8 miliar, termasuk utang obligasi.
Selama semester pertama tahun ini, manajemen PGAS telah membayar utang sebesar US$700 juta. "Itu pembayaran itu utang jangka pendek perseroan di beberapa bank," kata Direktur Keuangan PGN M Riza Pahlevi Tabrani di Jakarta, Rabu malam yang dilansir dari IQPlus.