Beli Kurban Sapi Limosin 2022 Hasil Investasi Reksadana, Cukup Rp58 Ribuan Sehari

Hanum Kusuma Dewi • 23 Jun 2022

an image
Ilustrasi sapi limousin untuk hewan kurban di Hari Raya Idul Adha. (shutterstock)

Reksadana pendapatan tetap bisa dipilih untuk investasi jangka menengah dan profil risiko moderat

Bareksa.com - Sebentar lagi musim haji akan datang dan umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H. Selain dikenal sebagai Lebaran Haji, Idul Adha juga identik dengan pelaksanaan kurban bagi umat muslim, yang perlu dipersiapkan dananya.  

Untuk tahun ini, Pemerintah telah menetapkan Libur Hari Raya Idul Adha 1443 H pada Sabtu, 9 Juli 2022, menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri Nomor 375 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022, dan Nomor 1 Tahun 2022. Namun, Kementerian Agama masih akan melakukan sidang isbat pada 29 Juni 2022 untuk menentukan Hari Raya Idul Adha 1443 H. 

Nah, dalam Hari Raya Idul Adha, umat muslim melaksanakan kurban dengan menyembelih hewan kurban seperti kambing, sapi, kerbau atau unta. Ibadah kurban merupakan bukti rasa syukur kepada Allah atas segala nikmat dan rezeki yang telah kita terima selama ini. Selain itu berkurban juga wujud kepedulian umat Islam terhadap sesama manusia.

Karena kurban adalah bukti syukur dan menunjukkan kepedulian kita pada sesama, ada persyaratan tertentu dalam memilih hewan kurban yaitu dipastikan yang terbaik. Misalnya untuk kurban sapi, dipilih sapi yang sudah cukup umur, gemuk dan bebas dari penyakit. 

Satu jenis hewan kurban yang terbilang premium dari segi harga dan kualitas adalah sapi limousin. Dikutip dari Kompas.com, sapi limosin atau sapi limousin adalah sapi potong asal Prancis yang mulai banyak dikembangkan di Indonesia. 

Ciri khas sapi limosin adalah memiliki tanduk, yang berwarna kuning kegelapan dan tipis. Bulu sapi limosin berwarna emas merah, yang warnanya lebih terang di bawah perut, paha dalam, sekitar mata dan moncong, sekitar anus dan ujung ekor.

Sapi limosin betina bisa memiliki berat hingga 575 kilogram dan sapi limosin jantan dewasa beratnya bisa mencapai 1 ton atau 1000 kg. Tinggi sapi limosin berkisar 1,8 meter dengan panjang sekitar 1,7 meter. 

Dengan ciri-ciri yang lebih baik daripada sapi bali atau sapi biasa, tentu saja harga sapi limosin lebih premium. Menurut website jualbelihewanqurban.com, harga hewan kurban 2022 jenis sapi limousin besar dengan berat 500-600 kg berkisar Rp35-45,5 juta. 

Membeli kurban sapi limousin ini tentu bukan pengeluaran kecil, tetapi sangat bisa dilakukan bila smart investor memiliki niat dan disiplin. Ada sejumlah cara menyiapkan dana untuk membeli hewan kurban sapi limousin. 

Baca juga Mau Ibadah ke Tanah Suci Pilih Haji Furoda atau Umroh? Nabung Reksadana Dulu

Cara Persiapan Beli Hewan Kurban Sapi Limosin

Satu cara yang umum dilakukan untuk mengumpulkan uang adalah dengan cara menabung. Namun, perlu diingat, menabung saja di rumah tidak ada tambahan nilai uang, sementara menabung di bank akan ada potongan biaya administrasi. 

Cara lain yang lebih berpotensi daripada menabung adalah berinvestasi di reksadana. Dengan investasi reksadana, smart investor bisa berpeluang mendapatkan imbal hasil dan bisa mengalahkan kenaikan harga di masa depan. 

Baca juga Mau Investasi Mantap? Ini Daftar Reksadana Pendapatan Tetap Terbaik Hingga Mei 2022

Reksadana pendapatan tetap bisa dipilih untuk jangka waktu menengah sekitar 2-3 tahun dan untuk investor dengan profil risiko moderat. Portofolio reksadana pendapatan tetap adalah mayoritas obligasi atau surat utang dengan porsi minimal 80 persen dana kelolaan. 

Daftar Reksadana Pendapatan Tetap di Super App Bareksa

Sumber: Bareksa.com

Top 5 reksadana pendapatan tetap terbaik dengan barometer tertinggi di super app investasi Bareksa bisa memberikan imbal hasil 9,86 persen hingga 21,33 persen dalam dua tahun terakhir atau rata-rata 7,7 persen per tahun. Tentu saja imbal hasil reksadana pendapatan tetap itu lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan atau deposito bank. 

Misalnya smart investor ingin membeli sapi limosin seharga Rp45,5 juta, dalam jangka waktu 2 tahun (24 bulan). Dengan asumsi imbal hasil (return) 7,7 persen per tahun di reksadana pendapatan tetap, maka smart investor perlu menyisihkan Rp1,74 juta per bulan, atau sekitar Rp58 ribuan sehari.  

Grafik Hasil Kalkulasi Perencanaan Investasi Reksadana

Sumber: Bareksa.com

Nah dengan cara berinvestasi reksadana pendapatan tetap tersebut, smart investor bisa mempersiapkan uang untuk beli hewan kurban sapi limosin. Ayo mulai investasi reksadana sekarang untuk mencapai apapun tujuan keuangan kamu. 

Baca juga : Ini Daftar 10 Produk Reksadana Terlaris Sepanjang Mei 2022

(hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.