Bareksa Insight: Cara Nabung Umroh Pakai Emas Digital agar Nilainya Tumbuh Lebih Cepat

Abdul Malik • 30 Jul 2026

an image
Seorang jemaah asal Indonesia yang sedang menunaikan ibadah umroh dan berdoa di depan Ka'bah, Masjidil Haram, Arab Saudi. (Shutterstock)

Dalam 15 tahun terakhir, biaya umroh reguler naik sekitar 2,5 kali lipat — sebagian besar karena rupiah yang terus melemah terhadap dolar. Tapi instrumen yang justru paling diuntungkan oleh pelemahan rupiah itu adalah emas.

Bareksa - Harga emas Antam naik lebih dari 5 kali lipat sejak 2011, dari sekitar Rp 520.000 per gram menjadi Rp 2.613.000 per gram per 29 Juli 2026. Di periode yang sama, biaya umroh reguler naik sekitar 2–2,5 kali lipat, dari kisaran Rp12–14 juta menjadi Rp28–30 juta per orang. 

Selisih laju pertumbuhan itulah yang membuat emas digital relevan sebagai instrumen perencanaan umroh jangka menengah hingga panjang. Penyebabnya bukan semata spekulasi pasar. 

Emas diuntungkan oleh dua faktor sekaligus: kenaikan harga emas dunia (XAU/USD) dan pelemahan rupiah terhadap dolar (USD/IDR). Biaya umroh hanya terkena satu dari dua faktor itu dan sebagian kenaikannya tertahan oleh regulasi pemerintah. 

Itulah yang membuat keduanya bergerak dengan kecepatan yang berbeda.

Ringkasan

✓  Emas Antam naik ~5× dalam 15 tahun vs biaya umroh yang naik ~2–2,5×

✓  Emas dapat double benefit: XAU/USD naik ~2,6× dan USD/IDR naik ~2× (IDR melemah) sekaligus

✓  Rp 12 juta emas hanya cukup umroh 1 orang di 2011, kini senilai ~Rp 60 juta cukup untuk umroh 2 orang

Kenapa Biaya Umroh Terus Naik?

Komponen terbesar biaya umroh, tiket pesawat, hotel di Makkah dan Madinah, serta visa, semuanya dihitung dalam dolar AS atau riyal Saudi. 

Setiap kali rupiah melemah terhadap dolar, biaya umroh dalam rupiah naik otomatis, meski tarif di Saudi tidak berubah. Inilah mengapa pergerakan USD/IDR menjadi faktor penentu utama harga paket umroh di Indonesia.

Tahun

USD/IDR

Emas Antam/gram

Biaya Umroh Reguler*

2011

Rp 9.068

~Rp 520.000

~Rp 12–14 juta *

2016

Rp 13.473

~Rp 565.000

~Rp 24–25 juta

2021

Rp 14.250

~Rp 938.000

~Rp 22–25 juta

2026 (29 Juli)

Rp 18.068

Rp 2.613.000

Rp 28–30 juta

Sumber: Investing.com, Logam Mulia, *Biro Travel+Kemenag RI, diolah

Dalam 15 tahun, USD/IDR naik dari Rp 9.068 menjadi Rp18.068, hampir dua kali lipat. Pemerintah melalui Kemenag berupaya menahan laju kenaikan biaya umroh lewat regulasi dan negosiasi dengan pihak Saudi, sehingga kenaikan biaya umroh tidak setajam kenaikan kursnya.

Emas Dapat "Double Benefit" yang Biaya Umroh Tidak Punya

Harga emas Antam dalam rupiah dipengaruhi banyak faktor, dua faktor utamanya ialah harga emas dunia (XAU/USD) yang bergerak di pasar internasional, dan nilai tukar USD/IDR. Ketika rupiah melemah, harga emas dalam rupiah naik, bahkan tanpa pergerakan harga emas dunia sekalipun. Ketika keduanya naik bersamaan, efeknya berlipat ganda.

Grafik Pergerakan Harga Emas dan Kurs USD/IDR 2011-2026

Sumber: Investing.com

Komponen

2011

2026

Kenaikan

XAU/USD

$1.564

$4.047

naik +2,59× → emas dunia makin mahal

USD/IDR

Rp 9.068

Rp 18.068

naik +1,99× → IDR melemah ~2×

Efek gabungan

2,59× × 1,99× = 5,16× teoritis — Antam aktual 5,03× ✓

Biaya umroh

~Rp 12–14 jt

Rp 28–30 jt

naik ~2–2,5× — hanya kena 1 efek

Sumber: Investing.com,  data harian, per 31 Des 2011/2016/2021 dan spot 29 Jul 2026. Logam Mulia

Rp12 juta dalam Emas di 2011, Kini Cukup untuk Umroh Dua Orang

Di 2011, Rp12 juta setara dengan sekitar 23 gram emas dan jumlah itu hanya cukup untuk biaya satu orang umroh reguler saat itu. 

Jika dana tersebut tidak dicairkan dan tetap tersimpan dalam emas digital, nilainya hari ini mencapai sekitar Rp60 juta (23 gram × Rp 2.613.000/gram), cukup untuk memberangkatkan dua orang umroh reguler.

Ilustrasi pertumbuhan nilai 23 gram emas: Rp 12 juta (2011) → ~Rp 60 juta (2026).

Tahun

Harga Antam/gram

Nilai 23 gram

Cukup untuk

2011

~Rp 520.000

~Rp 12,0 juta

1 orang umroh *

2016

~Rp 565.000

~Rp 13,0 juta

1 orang umroh + sisa

2021

~Rp 938.000

~Rp 21,6 juta

1 orang umroh + sisa

2026

Rp 2.613.000

~Rp 60,1 juta

2 orang umroh reguler

* Biaya umroh 2011 estimasi pasar. Sumber emas: Logam Mulia Antam, berbagai sumber

Pertumbuhan nilai 23 gram emas 2011–2026. Sumber: Logam Mulia Antam.

Sebagai pembanding: jika Rp 12 juta yang sama disimpan di tabungan konvensional dengan imbal hasil rata-rata 2–3% per tahun, dalam 15 tahun nilainya hanya tumbuh menjadi sekitar Rp16–19 juta,  belum cukup untuk biaya satu orang umroh di 2026.

Cara kerja nabung umroh dengan emas digital

Emas digital memungkinkan pembelian dalam nominal kecil tanpa harus langsung membeli 1 gram sekaligus. Dana yang terkumpul bisa dicairkan kapan saja saat siap mendaftar paket umroh. Di Bareksa, emas digital tersedia dengan beberapa fitur praktis:

  • Pembelian mulai dari nominal terjangkau

  • Harga real-time 

  • Tidak ada biaya penyimpanan fisik

  • Dapat dicairkan kapan saja sesuai kebutuhan

  • Terdaftar dan diawasi OJK

Risiko yang perlu Dipahami Investor

Emas bukan instrumen tanpa risiko. Dalam jangka pendek, harga emas bisa berfluktuasi signifikan, termasuk turun, tergantung kondisi pasar global, pergerakan dolar AS, dan sentimen investor internasional. Data kinerja 15 tahun di atas mencerminkan kondisi historis, bukan proyeksi atau jaminan hasil ke depan. Emas digital disarankan paling sesuai sebagai instrumen tabungan jangka menengah hingga panjang (tiga tahun ke atas). 

Kesimpulan

Biaya umroh naik karena rupiah melemah terhadap dolar dan emas justru diuntungkan oleh faktor yang sama, ditambah kenaikan harga emas dunia. Secara historis, kombinasi keduanya membuat nilai emas tumbuh jauh lebih cepat dari biaya umroh dalam rentang waktu yang sama, bukan karena return-nya pasti, tapi karena strukturnya memang bekerja demikian.

Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Terbaik - Bareksa

Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.

Beli Emas di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Rahmat Hidayat/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

***​​​​​​​​​

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Apakah emas digital halal untuk nabung umroh?

Emas digital yang tersedia di platform terdaftar OJK menggunakan mekanisme yang telah mendapatkan kajian syariah. Untuk kepastian, periksa status akad dan sertifikasi syariah dari produk spesifik yang dipilih sebelum berinvestasi.

Berapa lama idealnya nabung emas untuk umroh?

Secara historis, emas memberikan pertumbuhan nilai lebih optimal dalam jangka menengah hingga panjang (tiga tahun ke atas). Semakin awal dimulai, semakin besar potensi selisih nilai yang dapat diperoleh.

Apa bedanya nabung emas digital dengan tabungan umroh di bank?

Tabungan umroh di bank umumnya memberikan imbal hasil tetap atau bagi hasil yang stabil namun terbatas. Emas digital nilainya mengikuti harga pasar — berpotensi lebih tinggi dalam jangka panjang, namun juga berfluktuasi. Keduanya memiliki karakteristik risiko yang berbeda dan tidak bisa dibandingkan langsung.

Bagaimana jika harga emas turun saat hendak dicairkan?

Fluktuasi harga adalah risiko utama emas. Untuk meminimalkan risiko ini, idealnya nabung emas dilakukan jauh sebelum target keberangkatan — minimal tiga tahun sebelumnya — sehingga ada ruang untuk menunggu kondisi harga yang lebih menguntungkan.

Di mana bisa membeli emas digital untuk nabung umroh?

Emas digital tersedia di aplikasi Bareksa, platform investasi yang terdaftar dan diawasi OJK. Pembelian dapat dilakukan mulai dari nominal kecil langsung dari aplikasi.

Profil Penulis

Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.