
Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT. XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, Rabu, 15 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas.
Saham PGEO ditutup naik 1,88% ke Rp1.085 pada perdagangan Selasa kemarin. Pergerakannya terbilang stabil dan ditutup dekat level tertinggi harian, sinyal yang mengindikasikan adanya akumulasi pembelian dan momentum naik yang masih terjaga.
Keterangan | Level |
|---|---|
Harga beli ideal | Rp1.000–1.070 |
Support | Rp1.060–1.070 |
Support kuat | Rp1.000 |
Resistance terdekat | Rp1.090–1.100 |
Resistance lanjutan | Rp1.140–1.175 |
Target profit | Rp1.140–1.175 |
Batas cut loss | Rp990 |
Sumber: Tim Analis Bareksa
Strategi: Buy on weakness — beli saat harga turun ke area support. Jika harga mampu menembus Rp1.100, peluang kenaikan lanjutan terbuka menuju target profit di Rp1.140–1.175.
EXCL ditutup menguat 2,57% ke Rp3.190. Pergerakan intraday kemarin sempat naik signifikan sebelum akhirnya masuk fase konsolidasi di area Rp3.180–3.200. Pola konsolidasi seperti ini kerap menjadi "ancang-ancang" sebelum harga melanjutkan kenaikan lebih jauh.
Keterangan | Level |
|---|---|
Harga beli ideal | Rp2.870–3.150 |
Support | Rp3.100–3.150 |
Support kuat | Rp2.870 |
Resistance terdekat | Rp3.250–3.300 |
Resistance lanjutan | Rp3.350–3.450 |
Target profit | Rp3.350–3.450 |
Batas cut loss | Rp2.840 |
Sumber: Tim Analis Bareksa
Strategi: Akumulasi bertahap — beli sedikit demi sedikit sambil menunggu konfirmasi. Sinyal beli lebih kuat jika harga berhasil breakout di atas Rp3.250.
MIKA menjadi saham dengan kenaikan terkuat di antara tiga pilihan ini, ditutup naik 2,83% ke Rp2.180. Pergerakan intraday kemarin menguat dan mendekati area resistance jangka pendek — level yang jika berhasil ditembus bisa memicu kenaikan lebih lanjut.
Keterangan | Level |
|---|---|
Harga beli ideal | Rp2.120–2.180 |
Support | Rp2.130–2.150 |
Support kuat | Rp2.100–2.120 |
Resistance terdekat | Rp2.180–2.200 |
Resistance lanjutan | Rp2.250–2.300 |
Target profit | Rp2.250–2.300 |
Batas cut loss | Rp2.090 |
Sumber: Tim Analis Bareksa
Strategi: Buy on weakness di area support, atau tunggu konfirmasi breakout di atas Rp2.200 sebelum masuk posisi.
Sumber: Ciptadana Sekuritas Asia
IHSG naik 2,34% ke level 7.676 pada Selasa, dengan investor asing masih mencatat jual bersih sekitar Rp31 miliar. Mengutip riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (15/4), kenaikan dipimpin sektor infrastruktur, industri, dan energi. Saham penggerak utama indeks adalah BBCA, BREN, dan BBRI. Di sisi lain, rupiah melemah ke sekitar Rp17.122 per dolar AS.
Secara teknikal, IHSG sedang mencoba rebound jangka pendek setelah sempat menyentuh area support di kisaran 6.817–6.900. Saat ini pergerakan mulai stabil di atas level teknikal penting, namun tren besarnya masih dalam fase koreksi karena indeks masih bergerak di bawah area rata-rata dan dalam pola menurun.
Indikator momentum mulai menguat dan membuka peluang IHSG melanjutkan kenaikan ke area 7.700–7.900. Namun jika gagal menembus area tersebut, ada risiko koreksi kembali dengan support penting di kisaran 7.528 dan 7.324. Pergerakan IHSG hari ini (15/4) diperkirakan masih fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.