Reksadana Saham Syariah Untung Hingga 11,43 Persen Sebulan Saat Wabah Corona

11 rekadana saham syariah tidak hanya tahan banting dari gejolak pasar saat wabah corona, juga melampaui indeks acuanya
Senin, 20 April 2020 15:55:08 WIB Abdul Malik
Image
Ilustrasi investor Muslimah yang berinvestasi di reksadana saham syariah. (shutterstock)

Bareksa.com - Pandemi COVID-19 atau virus corona mendorong Presiden Joko Widodo menyampaikan imbauan untuk bekerja dan beribadah di rumah. Meneruskan imbauan tersebut, Gubernur Jakarta Anies Baswedan sejak 16 Maret 2020, menerbitkan imbauan kepada dunia usaha di Jakarta untuk menerapkan work from home (WFM).

Penyebaran wabah corona di seluruh dunia termasuk di Indonesia, memberikan dampak pada pasar keuangan dan pasar saham. Kinerja industri reksadana dalam sebulan terakhir juga turut mengalami tekanan.

Namun kinerja cemerlang ternyata masih dicatatkan reksadana saham syariah sebulan terakhir, jenis reksadana yang mayoritas portofolionya berisi saham.

Tercatat dalam daftar reksadana yang dijual Bareksa, 11 reksadana saham syariah dengan return tertinggi sebulan terakhir berhasil meraih keuntungan 5,69 persen hingga 11,43 persen sebulan terakhir (per 17 April 2020).

11 reksadana saham syariah itu tidak hanya mampu bertahan dari gejolak pasar saham sebulan terakhir, namun juga berhasil melampaui kinerja indeks acuannya yakni indeks reksadana saham syariah yang hanya naik 4,17 persen dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang stagnan serta indeks reksadana saham yang naik 2,33 persen.

11 Reksadana Saham Syariah Return Tertinggi Sebulan (17 April 2020)


Sumber : Bareksa

1. Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS

Reksadana saham syariah mata uang dolar AS besutan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia berada di urutan pertama dengan return tertinggi sebulan yakni 11,43 persen (per 17 April 2020).

Reksadana yang diluncurkan sejak 15 Februari 2016 ini mengelola dana US$240,11 juta dengan bank kustodian Citibank N.A. Minimum pembelian awal    reksadana ini US$10.000 dan pembelian selanjutnya US$100, serta minimum penjualan kembali US$100.

Portofolio investasi reksadana ini dalam fund fact sheet Maret 2020 di antaranya saham BHP Group Ltd, CSL Ltd, Samsung Electronics Co Ltd, SK Hynix Inc, dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company.

2. TRIM Syariah Saham

Produk PT Trimegah Asset Management ini berhasil mencetak return 9,77 persen sebulan terakhir (per 17 April 2020). Diluncurkan pada 27 Desember 2006, reksadana ini telah mengelola dana Rp58,98 miliar per Maret 2020.

Bekerja sama dengan bank kustodian Deutsche Bank AG, reksadana ini bisa dibeli minimal pembelian awal Rp100.000, serta pembelian selanjutnya dan penjualan kembali juga minimal Rp100.000.

Portofolio investasi reksadana ini di antaranya saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Excelcomindo Pratama, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Indosat Tbk, PT Kalbe Farma Tbk, SBSN RI Seri PBS002, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, dan PT United Tractors Tbk.

3. HPAM Syariah Ekuitas

Reksadana saham syariah kelolaan PT Henan Putihrai Asset Management berada di urutan selanjutnya dengan return 9,28 persen sebulan terakhir (per 17 April 2020). Produk ini diluncurkan pada 28 Agustus 2014 dengan bank kustodian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dana kelolaan per Maret 2020 Rp209,08 miliar.

Minimum pembelian awal, pembelian selanjutnya dan penjualan kembali Rp500.000.

4. Avrist Equity - Amar Syariah

Reksadana saham syariah kelolaan PT Avrist Asset Management berhasil membukukan return 8,88 persen sebulan terakhir (per 17 April 2020).

Diluncurkan sejak 23 Oktober 2013 dan bekerja sama dengan bank kustodian Standard Chartered Bank, reksadana ini mengelola Rp8,12 miliar per Maret 2020. Minimal pembelian awal Rp500.000, pembelian selanjutnya dan penjualan kembali minimal Rp100.000.

5. Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A

Di posisi kelima kembali ditempati reksadana saham syariah milik PT Manulife Aset Manajemen Indonesia dengan return 8,71 persen sebulan terakhir (per 17 April 2020). Reksadana ini diluncurkan pada 21 Januari 2009 dengan bank kustodian The Hongkong And Shanghai Banking Corporation, serta dana kelolaan per Maret 2020 Rp183,86 miliar.

Portofolio investasi reksadana ini berdasarkan fund fact sheet Maret 2020, di antaranya saham PT Astra International Tbk, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, dan PT United Tractors Tbk.

Reksadana ini bisa dibeli di Bareksa dengan minimum pembelian awal Rp100.000.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Perlu dicatat untuk selalu sesuaikan pilihan investasi dengan profil risiko investor, jangka waktu, serta target investasinya. Reksadana saham sangat direkomendasikan bagi investor dengan risiko agresif, atau investor yang siap rugi dan siap untung karena sifatnya yang rentan fluktuasi.

Jangka waktu investasi reksadana saham dianjurkan untuk jangka panjang atau di atas 5 tahun.

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER