Reksadana Hari Ini : IHSG Melemah, Dua Reksadana Pasar Uang Ini Tetap Melesat

Sucorinvest Sharia Money Market Fund dan Sucorinvest Money Market Fund mencetak return 3,34 persen YtD
Jumat, 26 Juni 2020 07:47:38 WIB Muhammad Reynaldi Gumay
Image
Ilustrasi investor sedang memantau perkembangan investasinya di reksadana. (Shutterstock)

Bareksa.com - Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir :

Reksadana Saham

IHSG : 7,72 persen
Indeks Reksadana Saham : 6,96 persen
Manulife Greater Indonesia Fund : 17,36 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 2,95 persen
Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A : 8,64 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 4,57 persen
Principal Balanced Strategic Plus : 9,14 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 3,12 persen
TRIM Syariah Berimbang : 7,21 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 1,73 persen
Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A : 3,16 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 1,34 persen
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 2,97 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,395 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,354 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : -0,26 persen
Reksa Dana Mega Dana Kas : 0,82 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,17 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,64 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 25 Juni 2020 turun 1,37 persen ke level 4.896,73.  Berdasarkan data id.investing.com (diakses 26/06/2020 pukul 06.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat pada level 7,2 persen, pada 25 Juni 2020.

Di tengah melemahnya IHSG, reksadana pasar uang dapat dijadikan pilihan untuk investasi jangka pendek. Reksadana pasar uang berisikan instrumen pasar uang yang terbilang stabil, seperti deposito bank dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun.

Di marketplace reksadana Bareksa, terdapat dua reksadana pasar uang yang mampu mencetak imbal hasil (return) 3,34 persen sejak awal tahun hingga 25 Juni 2020 (year to date). Dua reksadana itu ialah Sucorinvest Sharia Money Market Fund dan Sucorinvest Money Market Fund.

Reksadana Sucorinvest Sharia Money Market Fund mencetak return 3,34 persen secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2020, portofolio investasi reksadana ini adalah Sukuk Indosat Tbk, Sukuk Sarana Multi Infrastruktur (Persero), TD Bank BJB Syariah, TD Bank BTN Syariah, dan TD Bank DKI Syariah.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Money Market Fund mencetak return 3,34 persen secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2020, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Indosat Tbk, Obligasi Pemerintah RI, Obligasi Pupuk Indonesia Holding Company (Persero) Tbk, TD Bank BRI Agro, dan TD Bank BPD DKI.

Reksadana ialah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER