Selama Libur Lebaran, Begini Transaksi Reksadana di Bareksa

Pembelian maupun penjualan reksadana akan diproses seperti biasa, hanya pada hari kerja bursa
Rabu, 20 Mei 2020 07:10:26 WIB Hanum Kusuma Dewi
Image
Hari Libur Bursa ditetapkan pada 21 Mei (Kenaikan Isa Almasih), 22 dan 25 Mei 2020 (Cuti Bersama dan Hari Raya Idul Fitri), sehingga otomatis hal ini juga berpengaruh terhadap transaksi reksadana.

Bareksa.com - Rabu, 20 Mei 2020, adalah hari kerja efektif terakhir sebelum libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Menjelang libur panjang ini, kita masih bisa bertransaksi reksadana.

Akan tetapi, kita harus mengetahui bagaimana proses transaksi yang disesuaikan dengan libur Bursa Efek Indonesia (BEI) ini. Hari Libur Bursa ditetapkan pada 21 Mei (Kenaikan Isa Almasih), 22 dan 25 Mei 2020 (Cuti Bersama dan Hari Raya Idul Fitri), sehingga otomatis hal ini juga berpengaruh terhadap transaksi reksadana.

Perlu diingat, penghitungan nilai aktiva bersih (NAB) untuk reksadana dilakukan hanya pada hari bursa. Jadi selama hari libur bursa ini, 21-25 Mei 2020, penghitungan NAB terakhir yang terlihat adalah NAB per tanggal 20 Mei 2020.

Tabel Libur Bursa Efek Indonesia

Sumber: Bursa Efek Indonesia, KSEI

Pembelian maupun penjualan reksadana akan diproses seperti biasa, hanya pada hari kerja bursa. Dalam transaksi reksadana ini terdapat batas waktu (cut off time) yakni pukul 11.00 WIB. Artinya, transaksi yang dilakukan sebelum pukul 11.00 WIB akan diproses pada hari yang sama.

Untuk pembelian reksadana jika pemesanan dan transfer reksadana dilakukan pada Rabu, 20 Mei 2020 sebelum pukul 11.00 WIB, maka akan dilakukan proses pada hari yang sama dan menggunakan NAB 20 Mei 2020.

Sebagai informasi, NAB hari ini baru akan bisa terlihat pada esok, 21 Mei 2020. Maka, hasil dari transaksi reksadana hari ini juga akan terlihat di portofolio investor pada esok hari.

Namun, jika melakukan pemesanan dan transfer pada tanggal 20 Mei 2020 setelah pukul 11.00 WIB, maka proses akan dilakukan pada hari kerja berikutnya, yaitu Selasa, 26 Mei 2020. Transaksi itu juga akan menggunakan NAB pada 26 Mei 2020.

Adapun NAB 26 Mei 2020 baru akan terlihat keesokan harinya, pada Rabu 27 Mei 2020. Oleh sebab itu, transaksi yang dilakukan pada 20 Mei 2020 setelah pukul 11.00 WIB baru akan tampil pada portofolio investor pada Rabu 27 Mei 2020.

Hal ini juga berlaku untuk transaksi yang dilakukan pada hari libur dan cuti bersama 21-25 Mei 2020, semua akan diproses pada hari kerja berikutnya, yaitu Selasa 26 Mei 2020. Transaksi itu juga akan menggunakan NAB pada Selasa 26 Mei 2020.

Untuk penjualan reksadana, jika instruksi (order) dilakukan pada Rabu, 20 Mei 2020 sebelum pukul 11.00 WIB, maka akan dilakukan proses pada hari yang sama dan menggunakan nilai aktiva bersih (NAB) 20 Mei 2020.

NAB hari ini baru akan bisa terlihat pada esok, 21 Mei 2020. Kemudian, pencairan dana masuk ke rekening nasabah akan memakan waktu maksimal tujuh hari bursa (T+7). Sehingga dana masuk paling cepat pada 26 Mei 2020 dan paling lambat pada 4 Juni 2020.

Jika order penjualan dibuat pada tanggal 20 Mei 2020 setelah pukul 11.00 WIB, maka proses akan dilakukan pada hari kerja berikutnya, yaitu Selasa, 26 Mei 2020. Transaksi itu juga akan menggunakan NAB pada 26 Mei 2020.

Kemudian, pencairan dana masuk ke rekening nasabah akan memakan waktu maksimal tujuh hari bursa. Sehingga dana masuk paling cepat pada 27 Mei 2020 dan paling lambat pada 5 Juni 2020.

Hal ini juga berlaku untuk transaksi yang dilakukan pada hari libur dan cuti bersama 21-25 Mei 2020, semua akan diproses pada hari kerja berikutnya, yaitu Selasa 26 Mei 2020. Maksimal pencairan dana masuk di rekening paling lambat pada 5 Juni 2020.

Sebagai informasi, Senin tanggal 1 Juni adalah Hari Pancasila sehingga ditetapkan sebagai Libur Bursa. Tanggal ini pun tidak masuk untuk penghitungan T+7 hari bursa.

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

 

 



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER