CEO Mandiri Investasi, Alvin P : Kami Kantongi Dana Kelolaan Rp52,5 Triliun

Hingga saat ini yang masih banyak diminati adalah reksadana pasar uang karena likuiditasnya yang tinggi
Kamis, 09 April 2020 09:51:08 WIB Martina Priyanti
Image
CEO Mandiri Investasi, Alvin Pattisahusiwa (tengah) ketika memberikan keterangan pers kepada media. (Sumber: Mandiri Investasi)

Bareksa.com - PT Mandiri Manajemen Investasi atau Mandiri Investasi masih menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH). CEO Mandiri Investasi, Alvin Pattisahusiwa menyampaikan WFH diterapkan sebagai respon imbauan pemerintah dan juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus bentuk komitmen perusahaan untuk menjadikan kesehatan dan keamanan karyawan, klien dan nasabah sebagai prioritas.

"Walaupun kami melakukan WFH, seluruh kegiatan operasional, transaksional serta layanan kepada seluruh pihak tidak terganggu dan tetap berjalan normal sesuai standar perusahaan," kata Alvin kepada Bareksa, Rabu (8/4/2020).

Terkait pelaksaan WFH oleh Mandiri Investasi, kesempatan tanya jawab oleh Bareksa dengan CEO Mandiri Investasi,  Alvin Pattisahusiwa pun dilakukan secara tertulis, berikut petikan wawancaranya :

Berapa total dana kelolaan yang sudah diperoleh Mandiri Investasi pada tahun ini hingga akhir Maret 2020?

Total dana kelolaan Mandiri Investasi per Maret 2020 mencapai Rp52,5 triliun.

Sampai Maret 2020 berapa banyak produk reksadana baru yang diterbitkan MMI?

Hingga akhir Maret 2020, kami telah menerbitkan satu reksadana open end dan beberapa reksadana terproteksi.

Dari penerbitan produk-produk tersebut, sudah berapa dana kelolaan yang diperoleh?

Dari penerbitan kedua produk reksadana baru tersebut, Mandiri Investasi berhasil meraih total dana kelolaan sebesar Rp2,2 triliun.

Jenis reksadana apa saja yang paling banyak diminati dan mengapa?

Hingga saat ini yang masih banyak diminati adalah reksadana pasar uang karena likuiditasnya yang tinggi. Selain itu, reksadana fixed income karena adanya fitur pembagian dividen sehingga bisa menjaga volatilitas di tengah kondisi seperti saat ini. Ada juga reksadana terproteksi.

Saran Bapak bagi investor reksadana di tengah situasi ekonomi saat ini, sebaiknya jenis reksadana apa yang dipilih?

Reksadana pasar uang dan reksadana fixed income.

Produk reksadana apa saja dari Mandiri Investasi yang direkomendasikan untuk dapat dipilih investor pada saat ini?

Reksadana pasar uang, seperti Reksadana Mandiri Investa Pasar Uang 2 (MIPU2) yang memiliki likuiditas yang tinggi serta memiliki kelebihan same day settlement (T+0).

Reksadana Mandiri Investa Dana Utama (MIDU) yang berinvestasi pada obligasi dengan durasi pendek dengan adanya fitur pembagian dividen sehingga bisa menjaga volatility di tengan kondisi seperti saat ini.

Reksadana Terproteksi juga masih cukup banyak diminati oleh para investor.

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

 



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER