Reksadana Pasar Uang Bisa Jadi Alternatif Meminimalkan Risiko Investasi

Reksadana pasar uang merupakan pilihan yang cocok bagi investor bertipikal konservatif
Kamis, 02 April 2020 16:00:56 WIB Arief Budiman
Image
Ilustrasi investasi di reksadana pasar uang. (Shutterstock)

Bareksa.com - Masyarakat sudah sangat mengenal yang namanya tabungan di bank dan deposito. Wadah penyimpanan uang ini dinilai aman dan bisa memberikan keuntungan berupa bunga.

Berbicara mengenai bunga atau imbal hasil, kalau kita menaruh uang hanya di bank, sepertinya hasilnya tidak bertumbuh terlalu banyak. Apalagi, ada potongan berupa pajak dan administrasi bulanan.

Hal ini berbeda dengan reksadana, yakni salah satu bentuk investasi. Reksadana adalah kumpulan dana investor yang dikelola oleh manajer investasi ke dalam sejumlah aset seperti saham, obligasi, dan pasar uang.

Satu jenis reksadana dengan risiko rendah dan mirip dengan deposito adalah reksadana pasar uang. Bahkan, reksadana jenis ini juga berisikan deposito, tetapi bisa memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi daripada produk perbankan tersebut.\

Reksadana Pasar Uang Sebagai Alternatif Meminimalkan Risiko

Reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang memiliki risiko paling kecil dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya.  Hal tersebut karena selain menempatkan uang di deposito, reksadana pasar uang juga berinvestasi ke dalam instrumen utang jangka pendek (kurang dari satu tahun).

Selain itu, reksadana pasar uang merupakan pilihan yang cocok bagi investor bertipikal konservatif (tidak menyukai risiko), karena jenisnya yangsangat stabil dibandingkan dengan saham dan obligasi yang memiliki fluktuasi lebih tinggi.

Kemudian reksadana pasar uang juga menawarkan tingkat imbal hasil yang lebih rendah daripada jenis investasi lainnya seperti saham. Tetapi reksadana pasar uang memungkinkan Anda untuk meningkatkan penghasilan dari nilai investasi Anda lebih daripada jika Anda hanya menaruh uang di tabungan.

Di sisi lain, reksadana pasar uang dapat menjadi alat yang berguna untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan pendapatan.


Sumber: Bareksa

Berdasarkan reksadana yang dijual di Bareksa, reksadana pasar uang biasanya memberikan imbal hasil bersih antara 6 hingga 7 persen per tahun dan sudah dipotong pajak, dimana angka ini lebih besar daripada rekening tabungan.

Karena sifat uang yang cenderung kehilangan nilainya karena inflasi, maka reksadana pasar uang adalah alternatif yang sangat baik untuk memberikan stabilitas pada portofolio aset dan juga merupakan pilihan yang sangat baik bagi mereka yang memiliki toleransi risiko rendah.

Mereka yang memiliki tujuan investasi jangka pendek mungkin paling cocok dengan reksadana pasar uang. Misalnya, jika Anda sudah memiliki uang untuk merencanakan pernikahan namundibutuhkannya saat tahun berikutnya, maka reksadana pasar uang adalah pilihan terbaik untuk membantu melindungi tabungan Anda, terutama karena nilai investasi Anda stabil, dengan begitu Anda dapat menarik dana Anda kapan saja serta akan mendapatkan nilai yang lebih tinggi daripada hanya dengan menyimpannya di rekening tabungan.

Singkatnya, reksadana pasar uang praktis dan hampir sama likuidnya dengan uang tunai dan rekening bank. Jika Anda berada dalam situasi di mana Anda akan mempertimbangkan untuk meninggalkan uang tunai di rekening bank karena aksesnya yang mudah, pertimbangkan untuk pindah ke reksadana pasar uang. Anda akan memiliki akses dengan cepat, tetapi Anda akan mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi.

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER