Kencan Akhir Pekan Bikin Kantong Jebol? Ini Tips Pacaran Sehat Secara Keuangan

Bagaimana cara membuat pacar happy tapi tidak memberatkan keuangan?
Jumat, 21 Februari 2020 17:29:57 WIB Hanum Kusuma Dewi
Image
Kejujuran sangatlah penting dalam membina hubungan, termasuk jujur dalam keuangan. (shutterstock)

Bareksa.com - Bagi orang muda, pacaran adalah proses menuju komitmen hidup yang akan berujung ke pelaminan. Kepada pasangan, sangat wajar kita mengekspresikan rasa sayang dengan memanjakan, misalnya membelikan barang dan menghabiskan akhir pekan dengan makan di restoran mewah.

Namun, tentu saja tidak semua keinginan pasangan harus dituruti, apalagi kalau di luar kemampuan, baik fisik maupun material. Dari segi keuangan, pasti ada batasan dalam menyenangkan pasangan kita.

Bagaimana cara membuat pacar happy tapi tidak memberatkan keuangan? Berikut tips pacaran sehat secara keuangan, menurut Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

1. Komunikasi Terbuka

Sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan pasangan, ada tahapan yang harus dilalui oleh setiap pasangan, yaitu tahap berpacaran. Tahap berpacaran sering disebut sebagai tahap pendekatan dan mencari kecocokan sebelum menuju tahap yang lebih serius dalam berkomitmen (menikah).

Tahap pendekatan adalah saatnya mengenal pasangan dan level kompromi yang dapat kita berikan satu sama lain. Saatnya untuk saling terbuka, menjadi diri sendiri apa adanya.

Kejujuran sangatlah penting dalam membina hubungan, termasuk jujur dalam keuangan. Apakah keuangan yang kita miliki sudah 100 persen mandiri adalah hasil keringat sendiri atau masih ada bantuan dari orang tua?

2. Sesuaikan dengan Kemampuan

Ketika menunjukkan rasa sayang kepada pasangan, adakalanya kita akan memberikan barang-barang yang harganya tidak murah.

Bagi pasangan yang sering dimanjakan, apakah harga diri bisa terbeli dengan pemberian berlebihan? Sementara bagi yang suka memanjakan pasangan, coba tanyakan apakah pasangan masih akan menyayangi kita seandainya tidak punya uang.

Ketika memberi suatu benda material kepada pasangan, sesuaikan dengan kondisi kantong, jangan sampai berutang yang justru akan memberatkan kondisi finansial masa depan. Memasuki tahap ini, biarkan hati bekerja untuk menjajaki kecocokan secara wajar, murni, tanpa kepalsuan dan emosi atas kekayaan atau keserakahan.
 
3. Mulai Atur Keuangan

Saat kedua pasangan sudah yakin dengan pilihannya dan berani menatap hari depan bersama, langkah berikutnya adalah mulailah perencanaan rumah tangga. Bagaimana membangun keluarga mandiri ke depannya, termasuk mandiri secara keuangan.

Langkah pertama adalah pengaturan pola manajemen keuangan. Masing-masing harus bisa mengetahui berapa pengeluaran setiap bulan, berapa utang yang dimiliki serta berapa aset yang dimiliki.

Jangan lupa untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk investasi, demi masa depan yang lebih baik. Sebab, masih ada tahapan berikut yang membutuhkan perencanaan keuangan yang matang: menikah, memiliki anak, sekolah anak, rumah, hingga persiapan pensiun.

Investasi di reksadana bisa menjadi pilihan untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan. Reksadana adalah kumpulan dana investor yang dikelola oleh manajer investasi untuk dimasukkan dalam berbagai aset, seperti saham, obligasi dan pasar uang.

Reksadana cocok untuk pemula dan ragamnya ada banyak sehingga bisa disesuaikan dengan jangka waktu dan tujuan investasi kita. Contoh, untuk jangka pendek, reksadana pasar uang bisa dipilih.

Untuk tujuan jangka menengah (1-3 tahun), reksadana pendapatan tetap bisa jadi pilihan. Kemudian untuk jangka menengah hingga panjang, reksadana campuran dan saham bisa dipilih.

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER