CEO Bahana TCW, Edward Lubis : Juara AUM Reksadana Pasar Uang, Ini Strateginya

Bahana TCW menduduki posisi kedua MI dengan dana kelolaan reksadana pasar uang terbesar pada Januari 2020
Jumat, 14 Februari 2020 16:20:18 WIB Martina Priyanti
Image
Edward Parlindungan Lubis, Bahana TCW Investment Management. (Humas Bahana TCW IM)

Bareksa.com - Direktur Utama PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW), Edward Lubis menyatakan reksadana pasar uang masih menjadi pilihan bagi investor. "Terutama investor yang ingin menghindari fluktuasi pasar akibat pelambatan ekonomi dunia yg diperburuk dengan adanya efek wabah virus corona belakangan ini. 2020 instrumen ini masih menjadi pilihan yang relevan," kata Edward kepada Bareksa, Jumat (14/2).

Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report Januari 2020 mencatat, reksadana pasar uang baik dari sisi pertumbuhan dana kelolaan maupun unit yang ditawarkan, pada Januari 2020 masih mengalami pertumbuhan positif yang baik.

Pada Januari 2020, besaran AUM reksadana pasar uang tumbuh 9,42 persen secara year to date (YTD) menjadi Rp75,7 triliun dari posisi sebelumnya pada Desember 2019 yang tercatat baru Rp69,2 triliun.


Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report Januari 2020

Di sisi lain pertumbuhan reksadana pasar uang pada jumlah unit yang ditawarkan tumbuh 9,17 persen (YTD) pada Januari 2020 menjadi 57,6 miliar unit, dari posisi Desember 2019 yang tercatat 52,7 miliar unit.

Edward menilai pertumbuhan unit yang terjadi reksadana pasar uang pada Januari 2020, dikarenakan pada 2019 pasar saham juga mengalami kinerja yang kurang baik dan adanya efek gelaran Pemilu yang cukup panjang hingga akhir tahun lalu.

"Jadi investor mengambil sikap wait and see, yang tercermin di inflow pasar uang," kata Edward.

Sementara itu secara keseluruhan pada potensi kinerja seluruh jenis reksadana, Ia menyampaikan,  "View kami di awal tahun optimistis di pasar obligasi dan yang akan diikuti rally di pasar saham selanjutnya," ujar Edward.

Bahana TCW

Pada segmen reksadana pasar uang, Bahana TCW menduduki posisi kedua manajemen investasi (MI) dengan dana kelolaan (AUM) reksadana pasar uang terbesar pada Januari 2020.

Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report Januari 2020 mencatat, AUM reksadana pasar uang Bahana TCW pada Januari 2020 mencapai Rp6,74 triliun.

Top 20 MI AUM Reksadana Pasar Uang Januari 2020


Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report Januari 2020

Bahana TCW menguasai 9 persen market share reksadana pasar uang dari sisi dana kelolaan. Sementara dari sisi unit yang ditawarkan, dengan jumlah unit yang ditawarkan sebanyak 4,10 miliar unit, Bahana TCW meniliki market share jumlah unit reksadana pasar uang 7 persen.

Reksadana ialah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sebagian isi artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan Industri reksadana Bareksa: Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report Januari 2020. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi marketing@bareksa.com (cc: data@bareksa.com).

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER