Aliran Investasi Terbesar Duo BPJS 2019 Masih di SBN, Ini Rinciannya

Duo BPJS juga mendiversifikasikan investasi ke instrumen lainnya seperti saham, obligasi, deposito dan reksadana
Rabu, 22 Januari 2020 11:17:02 WIB Issa Almawadi
Image
Petugas memperlihatkan kartu BPJS Kesehatan elektronik identitas (e-ID) dan kartu peserta BPJS Kesehatan di kantor BPJS Medan, Sumatera Utara, Selasa (8/9). BPJS Kesehatan menerbitkan elektronik identitas (e-ID) yang memuat identitas peserta BPJS Kesehatan secara online dengan fungsi yang sama untuk mempermudah layanan peserta. (ANTARAFOTO)

Bareksa,com – Nilai investasi duo Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan mencapai Rp439,82 triliun sepanjang 2019. Catatan itu tumbuh hingga 18,14 persen dari posisi akhir 2018 yang sebesar Rp372,29 triliun.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), duo BPJS secara total banyak mengalokasikan dana investasi ke instrumen surat berharga negara (SBN). Pada 2019, nilainya mencapai Rp207,64 triliun atau naik 19,52 persen dari posisi akhir 2018.

Jumlah investasi duo BPJS ke SBN setara dengan 47,21 persen dari total investasi mereka sepanjang 2019.

Selain itu, duo BPJS juga mengalirkan banyak investasi ke instrumen saham. Investasi duo BPJS di saham mencapai Rp82,66 triliun atau tumbuh 21,58 persen dari akhir 2018 Rp67,99 triliun. Jumlah ini setara dengan 18,79 persen dari total investasi di 2019.

Aliran dana investasi duo BPJS lainnya masuk ke sukuk atau obligasi dengan nilai Rp54,25 triliun atau naik 26,87 persen dari akhir 2018 Rp42,76 triliun. Instrumen ini menjadi penempatan dana investasi duo BPJS yang tumbuh paling tinggi.

Aliran Investasi Duo BPJS 2018-2019

Sumber: OJK, diolah Bareksa

Duo BPJS juga mendiversifikasikan investasi ke instrumen lainnya seperti deposito dan reksadana. Jumlahnya masing-masing mencapai Rp49,99 triliun dan Rp42,39 triliun. Dari dua instrumen investasi ini, aliran dana ke reksadana naik 11,94 persen, sementara ke deposito naik tipis 6,47 persen.

Jika melihat aliran investasi itu, maka dapat dikatakan risiko investasi duo BPJS terbilang cukup aman. Pasalnya, sebagian besar mengalir ke SBN yang risikonya cukup rendah dan dijamin oleh pemerintah.

Adapun sepanjang 2019, total investasi industri asuransi mencapai Rp1.141,84 triliun. Dengan catatan itu, artinya duo BPJS menyumbang nilai investasi setara dengan 38,52 persen.

(AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Savings Bond Ritel atau SBN ritel seri SBR009 hanya bisa dipesan selama masa penawaran pada 27 Januari - 13 Februari 2020. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan SBN seri berikutnya.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli SBN? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER