Reksadana Syariah di Bareksa Umroh Catat Kinerja Cemerlang Lampaui Indeks Acuan

Tiga produk itu ialah Cipta Dana Kas Syariah, Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra dan Syailendra Sharia Money Market Fund
Jumat, 17 Januari 2020 17:34:09 WIB Abdul Malik
Image
Ilustrasi investor Muslim yang berinvestasi di reksadana syariah untuk menyiapkan tabungan umroh (123rf)

Bareksa.com - Tiga produk reksadana pasar uang syariah di Bareksa Umroh, mencatatkan kinerja cemerlang melampaui indeks acuannya. Tiga produk tersebut ialah reksadana pasar uang syariah Cipta Dana Kas Syariah, Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra dan Syailendra Sharia Money Market Fund.

Dalam periode enam bulan terakhir (17 Juli 2019 - 16 Januari 2020), ketiga reksadana syariah itu mencatatkan imbal hasil jauh di atas indeks acuannya. Yakni reksadana pasar uang syariah Cipta Dana Kas Syariah mencatatkan return 2,48 persen, Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra mencetak imbal hasil 2,77 persen, serta Syailendra Sharia Money Market Fund yang mencetak keuntungan 3,07 persen. 

Nilai imbal hasil itu jauh di atas benchmark atau indeks acuannya yakni indeks reksadana pasar uang yang mencetak return 2,25 persen dan indeks reksadana pasar uang syariah 1,44 persen.

Perbandingan Return Reksadana Syariah & Indeks Acuan 6 Bulan (per 16 Januari 2019)


Sumber : Bareksa

Dalam priode 3 bulan terakhir (per 16 Januari 2020), ketiga reksadana syariah tersebut juga melampaui indeks acuannya. Cipta Dana Kas Syariah mencetak imbal hasil 1,13 persen, Mandiri Pasar Uang Syariah Esktra return 1,4 persen, serta Syailendra Sharia Money Market Fund tumbuh 1,52 persen.

Adapun indeks reksadana pasar uang mencetak return 0,87 persen dan indeks reksadana pasar uang syariah 0,81 persen.


Sumber : Bareksa

Seperti apa profil dan portofilio ketiga reksadana syariah tersebut? Berikut ulasannya :

1. Ciptadana Kas Syariah

Cipta Dana Kas Syariah bertujuan untuk memperoleh pendapatan yang optimal berupa pertumbuhan investasi dengan berusaha tetap mempertahankan nilai investasi awal dan memberikan tingkat likuiditas yang tinggi guna pemenuhan kebutuhan dana tunai dalam waktu singkat dengan memperhatikan penerapan prinsip syariah di pasar modal.

Kebijakan investasi reksadana ini 100 persen dari nilai aktiva bersih diinvestasikan pada instrumen pasar uang syariah.


Sumber : Bareksa

Reksadana pasar uang syariah kelolaan PT Ciptadana Asset Management ini diluncurkan pada 28 Januari 2019 atau kurang dari setahun lalu. Nilai dana kelolaan per Desember Rp9,77 miliar dengan bank kustodian PT Bank CIMB Niaga Tbk. Nilai minimum investasi awal reksadana ini Rp100.000.

2. Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra

Reksadana syariah racikan PT Mandiri Manajemen Investasi ini membukukan dana kelolaan Rp127,07 miliar per Desember 2019.


Sumber : Bareksa

Tujuan investasi reksadana Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra ialah untuk memberikan tingkat likuiditas untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang singkat sekaligus memberikan tingkat pendapatan investasi yang menarik melalui investasi sesuai dengan kebijakan investasi serta sesuai dengan prinsip syariah di pasar modal.

Kebijakan investasi reksadana ini yaitu 100 persen dari nilai aktiva bersih pada instrumen pasar uang syariah. Menurut fund fact sheet November 2019, portofolio investasinya ialah deposito Bank Bukopin Syariah, deposito Bank Sumatera Barat Syariah, deposito Bank Sumatera Utara Syariah, deposito BTN Syariah, serta deposito Panin Syariah.


Sumber : Bareksa

Reksadana ini diluncurkan pada 29 April 2019 dengan bank kustodian PT Bank CIMB Niaga Tbk. Nilai minimum investasi awal Rp10.000.

3. Syailendra Sharia Money Market Fund

Reksadana pasar uang syariah besutan PT Syailendra Capital ini bertujuan memberikan hasil investasi dengan berinvestasi 100 persen dari nilai aktiva bersih pada instrumen pasar uang syariah dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 tahun. Atau investasi di efek syariah berpendapatan tetap termasuk sukuk yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun, dan atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun dan atau deposito syariah dalam mata uang rupiah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Kebijakan investasi Syailendra Sharia Money Market Fund minimum 0 persen dan maksimum 100 persen pada instrumen pasar uang syariah. Portofolio investasinya menurut fund fact sheet Desember 2019 di antaranya BNAGARI_SY, TDP-BJBRSY, Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap II Tahun 2019 Seri A, TDP-PAN37, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga Tahap II Tahun 2019 Seri A.


Sumber : Bareksa

Reksadana ini mulai dirilis pada 05 Oktober 2017 dengan menggandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk dan nilai minimum investasi awal Rp50.000.

Cara Siapkan Tabungan Umroh

Bareksa Umroh menyediakan cara menabung paling efektif di reksadana syariah yang terintegrasi dengan tujuan beribadah umroh. Ada lima keuntungan dari Bareksa Umroh yakni aman, halal, serba online, terpadu dan terpercaya.

Reksadana syariah yang dijadikan wadah menabung untuk umroh ini adalah investasi resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tidak perlu takut uang akan dibawa kabur oleh travel agent, karena disimpan dalam reksadana di bank kustodian.

Ada berbagai perencanaan yang dapat kita pilih di Bareksa Umroh, sebagai perkiraan jumlah nilai reksadana yang perlu diinvestasikan. Perencanaan yang tersedia berdasarkan harga paket yang berlaku saat ini, tetapi tidak mengikat pada pembelian paket.

Katakanlah kamu memilih paket Barokah untuk mewujudkan niatmu melakukan refleksi akhir tahun di Tanah Suci. Berdasarkan harga paket real berlaku saat ini di Travel Umrah dan Haji Al-Qadri, rencana paket tipe reguler selama 9 hari ini, perkiraan harganya sekitar Rp23,5 juta per orang.

Melihat rincian paket perjalanan ini, hotel yang dipilih memiliki kelas bintang 3. Kemudian, maskapai keberangkatan dan kepulangan, menggunakan penerbangan Garuda Indonesia-Saudi-Emirates.

Menggunakan rencana di Bareksa Umroh, kita bisa memperkirakan dana yang harus kita simpan tiap bulan untuk bisa berangkat umroh setahun ke depan.

Kita bisa mengetik perkiraan periode berangkat yakni 12 bulan ke depan, maka kita bisa mengalokasikan dana Rp1.958.334 per bulan atau setara dengan Rp65.227 saja per hari selama 12 bulan.


Sumber : Bareksa

Kalau ternyata kamu ingin melakukan perjalanan umroh akhir tahun dengan paket yang sama bersama pasangan terkasih, maka pada kolom peserta tinggal memilih jumlah orangnya menjadi 2. Nah, selepas itu dapat diketahui berapa dana per bulan yang disiapkan untuk diinvestasikan dalam reksadana syariah. 

Perlu diingat, rencana yang ada di Bareksa Umroh tidak mengikat dengan harga paket karena itu hanya perkiraan (estimasi). Jangka waktu juga tidak mengikat karena kita bisa mengatur sendiri dana per bulan sesuai kemampuan.

Kalau kita melewati jangka waktu, atau lebih cepat dari rencana, tidak akan dikenakan pinalti. Justru, semakin lama menabung reksadana, semakin besar potensi imbal hasil yang didapat.

Karena uang kita ditaruh di reksadana syariah yang berpotensi memberi imbal hasil lebih tinggi daripada deposito. Reksadana adalah investasi resmi yang diawasi oleh OJK.

Selain itu, reksadana syariah halal karena dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Islami dan sudah mendapatkan fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Jika uang kita di reksadana syariah sudah mencapai target, bisa menyelesaikan rencana dan membeli paket dengan dana tersebut tanpa pindah platform. Cukup mudah kan?

* * *

Ingin menabung reksadana syariah untuk umroh?

- Cara daftar jadi nasabah Bareksa Umroh, klik tautan ini
- Sudah punya akun Bareksa dan mau nabung umroh, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER