Nabung Rp7.333 per Hari di Reksadana Bisa Beli Realme X2 Pro, Begini Caranya

Belum diketahui harga ponsel ini di Indonesia, namun di Eropa ponsel ini dijual mulai US$389,6 atau setara Rp5,5 juta
Selasa, 19 November 2019 12:39:31 WIB Arief Budiman
Image
Realme X2 Pro (www.realme.com)

Bareksa.com - Vendor smartphone asal China, Realme sedang bersiap untuk meluncurkan ponsel flagship terbarunya bertajuk Realme X2 Pro, di Indonesia pada 27 November 2019 mendatang. Undangan untuk peluncuran tersebut disebarkan oleh Realme Indonesia lewat akun Twitter resmi mereka.

"Hi realme Fans! Realme X2 Pro akan hadir di Indonesia pada tanggal 27 November 2019, jam 15.00 WIB," tulis akun @realmeindonesia pada Senin (18/11/2019).

Mengutip GSMArena, Realme X2 Pro sudah diluncurkan di China dan Eropa ada awal Oktober 2019. Lalu pada 20 November ponsel ini akan meluncur di India dan seminggu kemudian masuk Indonesia.

Keunggulan yang diusung ponsel ini adalah chipset Qualcomm Snapdragon 855 +. Realme X2 Pro akan menjadi ponsel Realme pertama yang yang menggunakan chipset ini.

Snapdragon 855 + merupakan chipset yang sudah mendukung teknologi 5G, augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) dengan clockspeed maksimal ditingkatkan menjadi 2.,96 GHz, yang disebut cocok untuk bermain game-game berat.

Realme X2 Pro juga akan mengenakan kamera utama 64 MP. Realme akan menjadi ponsel kedua Realme yang menggunakan kamera 64 MP. Kamera lainnya 13 MP, 8 MP dan 2MP. Untuk kamera depan (selfie) beresolusi 16 MP.

Realme X2 Pro memiliki tiga varian kapasitas memori, yakni RAM 6GB+64GB, RAM 8GB+128GB, dan RAM 12GB+256GB. Belum bisa dipastikan apakah ketiganya akan dibawa masuk ke Indonesia.

Ponsel ini mengusung layar panel super AMOLED berukuran 6,5 inci dengan rasio layar ke body mencapai 84,9 persen dan sudah didukung Corning Gorilla Glass 5. Layar ini juga memiliki refresh rate 90 Hz.

Realme X2 Pro akan menggunakan operating system ColorOS6.1 dengan Android Pie yang rencananya akan diupgrade ke Android 10.0. Ponsel ini memiliki baterai 4000mAh dengan pengisian daya cepat 50W di mana baterai bisa terisi penuh dalam 35 menit.

Realme X2 Pro akan hadir dalam tiga varian warna. Yakni, Neptune Blue, Red Master Edition, Gray Master Edition dan Lunar White.

Tertarik untuk memiliki smartphone keren ini? Sebagai informasi, belum diketahui harga ponsel ini di Indonesia, namun di Eropa ponsel ini dijual mulai US$389,6 atau setara Rp5,5 juta.

Sebisa mungkin jangan sampai berutang ya, karena kalau nanti tidak mampu membayar justru harganya jadi lebih mahal dan akan membebani keuangan kamu.

Bagi kamu yang ingin mengumpulkan uang lebih cepat, ada cara sederhana untuk melakukan hal tersebut dengan cara menginvestasikan uang di reksadana yang mampu memberikan keuntungan lebih tinggi dibandingkan dengan hanya sekadar menabung di bank.

Simulasi Reksadana

Bagi kamu yang ingin mengumpulkan uang untuk membeli Realme X2 Pro tersebut, kamu dapat mencoba sebuah teknik sederhana dengan rutin menginvestasikan uang ke produk investasi yaitu reksadana campuran yang memberikan keuntungan cukup tinggi dengan risiko moderat.

Untuk menghitungnya, mari kita gunakan simulasi Bareksa, yang menggunakan data historikal reksadana.


Sumber: Bareksa

Misalkan Anda mampu menyisihkan uang Rp220.000 secara rutin tiap bulannya atau sekitar Rp7.333 per hari selama 2 tahun, lalu diinvestasikan ke dalam produk reksadana pendapatan tetap Syailendra Fixed Income Fund. Reksadana ini dikelola oleh PT Syailendra Capital.


Sumber: Bareksa

Alhasil uang pokok investasi yang berhasil kamu kumpulkan selama dua tahun Rp5,28 juta. Tidak hanya itu, uang tersebut berkembang dan berhasil tumbuh Rp545.102,79 (10,32 persen) dalam periode dua tahun (1 Desember 2017 hingga 18 November 2019), sehingga total dana pokok dan imbal hasil investasi kamu menjadi Rp5,83 juta. Simulasi ini mengandaikan kamu sudah berinvestasi 2 tahun lalu.

Dengan begitu, uang yang berhasil kamu simpan dan investasikan ke dalam reksadana pendapatan tetap telah mencukupi keinginan kamu untuk membeli smartphone Realme X2 Pro.

Meskipun jika nantinya dana tersebut tidak digunakan untuk membeli ponsel pintar tersebut, kamu bisa menggunakan dana investasi kamu untuk kebutuhan lainnya seperti tambahan biaya kuliah, atau ditabungkan kembali ke reksadana untuk kebutuhan lain yang lebih urgent di masa mendatang. Tertarik untuk mencoba?

Mengapa Reksadana Bisa Untung?

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sementara reksadana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang minimal 80 persen dana kelolaannya diinvestasikan ke instrumen obligasi dan pasar uang. Reksadana jenis ini cocok untuk Anda yang memiliki profil risiko rendah-moderat serta cocok untuk tujuan jangka waktu menengah antara 1 hingga 3 tahun.

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER