Top 5 Reksadana Campuran Bareksa, Untung hingga 260 Persen 10 Tahun

Porsi investasi di reksadana campuran harus terbagi-bagi ke saham, obligasi, dan pasar uang.
Jumat, 08 November 2019 12:52:02 WIB Hanum Kusuma Dewi
Image
Dengan melakukan investasi di reksadana campuran, artinya risiko investasi kita akan tersebar. Saat satu porsi instrumen aset menghasilkan kerugian, porsi instrumen aset lain bisa saja memberikan keuntungan yang besar. Hal itu juga berarti pemasukan dari jenis investasi ini tidak tetap, bergantung pada porsi instrumen yang dipilih manajer investasi.

Bareksa.com - "Don't put all your eggs in one basket." Itulah satu ungkapan yang mengingatkan kita untuk tidak menaruh seluruh aset atau harta kita di satu wadah saja.

Peribahasa ini sangat cocok diterapkan dalam berinvestasi, karena kita melakukan pembagian risiko (diversifikasi) untuk menghindari semua aset jatuh secara bersamaan. Salah satu produk investasi yang menerapkan diversifikasi adalah reksadana, terutama jenis reksadana campuran.

Reksadana campuran adalah investasi yang menanamkan dananya di berbagai macam efek, antara lain saham, obligasi, dan pasar uang (deposito dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun). Artinya, kalau kita melakukan investasi di reksadana campuran, pemasukan kita akan terdiri atas hasil pengelolaan dana di berbagai macam instrumen itu.

Menurut aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), porsi investasi di reksadana campuran harus terbagi-bagi ke saham, obligasi, dan pasar uang. Porsi masing-masing instrumen itu maksimal 79 persen dari nilai aktiva bersih atau nilai dana yang kita investasikan dalam portofolio reksadana campuran tersebut.

Reksadana campuran sering direkomendasikan buat pemodal atau investor yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu menengah hingga panjang (3 hingga di atas 5 tahun). Jenis reksadana ini menjadi favorit, terutama bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi karena risikonya yang tidak terlalu besar, tetapi imbal hasilnya cukup menjanjikan.

Bahkan, lima reksadana campuran terbaik di marketplace investasi Bareksa memiliki kinerja yang sangat cemerlang dalam 10 tahun terakhir. Imbal hasil (return) yang dicatatkan bisa mencapai dua kali lipat lebih.

Kelima reksadana tersebut adalah Sucorinvest Flexi Fund, Semesta Dana Maxima, Kresna Flexima, Simas Satu, dan Pratama Berimbang. Return yang dicapai mereka dalam 10 tahun (per 7 November 2019) mulai dari 134,95 persen hingga 260,56 persen. Berikut lengkapnya.

Tabel Top 5 Reksadana Campuran Return Tertinggi Bareksa

Sumber: Bareksa.com per 7 November 2019

Dengan melakukan investasi di reksadana campuran, artinya risiko investasi kita akan tersebar. Saat satu porsi instrumen aset menghasilkan kerugian, porsi instrumen aset lain bisa saja memberikan keuntungan yang besar. Hal itu juga berarti pemasukan dari jenis investasi ini tidak tetap, bergantung pada porsi instrumen yang dipilih manajer investasi.

Reksadana campuran merupakan pilihan cocok bagi Anda yang memiliki profil risiko moderat hingga tinggi, karena bisa memberikan imbal hasil yang cukup menarik dalam jangka pendek hingga menengah dengan risiko sedang. Untuk kenyamanan berinvestasi, pastikan dulu tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

* * *

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER