Dari 21.672 Investor, Hanya 553 Investor Gunakan Early Redemption SBR004

Pemerintah menyetujui volume early redemption Rp62,14 miliar
Kamis, 24 Oktober 2019 11:27:57 WIB Issa Almawadi
Image
Luky Alfirman, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (kiri) saat berbicara dalam konferensi pers peluncuran Savings Bond Retail (SBR) seri 004 atau SBR004, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 20 Agustus 2018. (Bareksa)

Bareksa.com – Periode pengajuan early redemption saving bond ritel (SBR) seri SBR004 telah berlangsung sejak 7 sampai 15 Oktober 2019. Selama periode itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) atas nama Menteri Keuangan mencatat total volume early redemption yang disetujui mencapai Rp62,41 miliar.

Mengutip keterangan DJPPR, Kamis, 24 Oktober 2019, ada beberapa catatan atas early redemption SBR004 tersebut. Salah satunya nilai pokok SBR004 setelah sebagian dilunasi pemerintah menjadi Rp7,26 triliun.

Setelmen early redemption SBR004 telah berakhir pada 21 Oktober 2019. Adapun SBR004 punya jatuh tempo hingga 20 September 2020.

Catatan lain, jumlah investor yang memanfaatkan fasilitas early redemption sebanyak 553 investor dari total 21.672 investor yang tercatat sebagai pemegang SBR004. dari jumlah itu, sebanyak 42,5 persen investor yang memanfaatkan early redemption SBR004 berasal dari wilayah DKI Jakarta.

“Sedangkan wilayah Indonesia Barat selain DKI Jakarta mencapai 39,5 persen dan di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur sebesar 17,9 persen,” tulis DJPPR.

Sementara berdasarkan jenis pekerjaan, jumlah investor yang memanfaatkan fasilitas early redemption adalah pegawai swasta 31,1 persen, wiraswasta 24,5 persen, Ibu Rumah Tangga 13,2 persen.

Sedangkan investor yang termasuk kategori PNS/TNI/Polri, pegawai otoritas/lembaga/BUMN/BUMD, profesional, pekerja seni, pelajar/mahasiswa, pensiunan, dan  lainnya secara total jumlahnya mencapai 31,2 persen.

Seperti diketahui,  fasilitas early redemption hanya dibatasi 50 persen dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan. Pengajuan early redemption satu transaksi pembelian dilakukan dengan ketentuan minimal satu unit atau senilai Rp1.000.000 dan kelipatan satu unit atau senilai Rp1.000.000.

Namun perlu diketahui, investor yang dapat menggunakan fasilitas early redemption adalah yang memiliki minimal 2 unit atau senilai Rp2.000.000 untuk setiap transaksi pembelian SBR004 yang telah dilakukan.

Sebagai informasi, masa penawaran SBR004 telah berlangsung sejak 20 Agustus 2018 dan berakhir pada 13 September 2019. SBR004 merupakan salah satu instrumen investasi bagi masyarakat ritel Indonesia.

Instrumen investasi ini sekaligus dapat bermanfaat membantu negara karena dananya akan digunakan untuk pembangunan negara. Bagi investor, SBR004 ini pun sangat terjangkau karena dapat dibeli dengan modal cukup Rp1.000.000 saja.

Dalam penawaran ini, pemerintah memberikan tingkat kupon SBR004 sebesar 8,05 persen per tahun dengan waktu jatuh tempo pada September 2020 atau mempunyai masa jatuh tempo dua tahun saja. Kupon dibayarkan setiap bulan dan besarannya mengambang (floating) dengan batas minimum yang di-review tiap tiga bulan.

Mengutip Kementerian Keuangan, kupon SBR004 sebesar 8,05 persen per tahun yang berasal dari suku bunga acuan BI yang berlaku saat ini senilai 5,5 persen ditambah spread tetap sebesar 255 bps atau 2,55 persen.

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN ritel? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan SBN seri berikutnya.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli SBN? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

(AM)



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER