Penilaian Bareksa-Kontan Fund Awards Gunakan Sharpe Ratio, Begini Pengertiannya

Rasio ini merupakan perbandingan antara excess return yang dihasilkan dibandingkan total risiko portofolio reksadana
Jumat, 20 September 2019 10:55:07 WIB Arief Budiman
Image
Chief Executive Officer PT Visionet Internasional (OVO), Jason Thompson saat berbicara dalam talkshow bertema “e-Money : Ekspansi Ekosistem dan Terobosan Pembayaran untuk e-Investasi di Indonesia” pada acara Bareksa-Kontan 3rd Fund Awards 2019 pada Rabu malam, 18 September 2019 di Upper Room, Annex Building, Jakarta. (Bareksa/Issa A)

Bareksa.com - PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa) bersama PT Grahanusa Mediatama (Media Investasi dan Bisnis Kontan) kembali menyelenggarakan penghargaan tahunan kepada pelaku industri reksadana bertajuk "Bareksa-Kontan 3rd Fund Awards 2019".

Ajang penghargaan tahunan ini merupakan ketiga kalinya setelah Bareksa dan Kontan berkolaborasi memberikan apresiasi kepada perusahaan manajer investasi dan produk-produk reksadana terbaik sejak tahun 2017.

Pengumuman dan penganugerahan pemenang disampaikan pada acara Bareksa-Kontan 3rd Fund Awards 2019 pada Rabu malam, 18 September 2019 di Upper Room, Annex Building, Jakarta.

Dalam ajang ini Bareksa dan Kontan juga menyelenggarakan talkshow bertema “e-Money : Ekspansi Ekosistem dan Terobosan Pembayaran untuk e-Investasi di Indonesia” dengan pembicara Chief Executive Officer PT Visionet Internasional (OVO), Jason Thompson. Talkshow ini membahas potensi perkembangan e-money dalam meningkatkan transaksi reksadana di Indonesia.

Tahun ini ada penambahan kategori produk reksadana baru yakni kategori best impact fund, di mana penghargaan ini diberikan kepada reksadana yang memberikan sebagian keuntungan asetnya untuk kepentingan sosial maupun lingkungan.

Hal ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa berinvestasi reksadana tidak hanya berpotensi mensejahterakan diri sendiri tetapi juga dapat bermanfaat dalam ruang lingkup sosial dan lingkungan.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, terdapat 27 kategori produk reksadana terbaik dan 1 kategori best impact fund, delapan kategori manajer investasi jawara dan satu orang tokoh paling bepengaruh di industri reksadana. Secara total ada 63 penghargaan gold dan silver yang diberikan tahun ini untuk semua kategori, termasuk produk reksadana konvensional dan syariah.

Rinciannya, penghargaan diberikan kepada delapan manajer investasi terbaik, 14 produk reksadana pasar uang, 13 reksadana pendapatan tetap, 12 reksadana campuran, 14 reksadana saham, satu best impact fund, serta seorang tokoh reksadana. Jumlah kategori penghargaantahun ini bertambah atau lebih banyak dibandingkan tahun lalu 26 kategori produk reksadana, 6 kategori manajer investasi, serta 1 tokoh reksadana.

Metode Penilaian dengan Sharpe Ratio

Sekadar informasi, untuk penilaian manajer investasi menggunakan metode weighted average sharpe (WAS) dari produk reksadana yang dikelola manajer investasi tersebut. Penilaian juga mempertimbangkan bahwa manajer investasi tersebut tidak pernah tersangkut kasus yang merugikan investor.

Lantas, apa itu sharpe ratio? Rasio ini merupakan perbandingan antara excess return yang dihasilkan dibandingkan dengan total risiko portofolio reksadana.

Excess return yang dimaksud adalah selisih antara return portofolio dikurangi dengan return bebas risiko. Sementara total risiko dalam rasio ini tercermin dalam nilai Standar Deviasi (SD) yang meliputi risiko sistematis maupun risiko dari portofolio aset reksadana itu sendiri.

Semakin tinggi nilai sharpe ratio menunjukan semakin baik kinerja dari suatu reksadana. Begitu pun sebaliknya, semakin rendah nilai sharpe ratio menunjukkan semakin buruk kinerja dari suatu reksadana.


Sumber: Bareksa

Di Bareksa sendiri, kita dapat melihat sharpe ratio dari setiap produk reksadana yang ada, sehingga kita bisa membandingkan nilai sharpe ratio antar satu produk dengan produk yang lain guna membantu melakukan analisis sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk reksadana.

Untuk diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER