Fairuz Sudah Kenalan Reksadana Syariah, Yuk Siapkan Umrahmu di Bareksa Umroh
 
 

Fairuz Sudah Kenalan Reksadana Syariah, Yuk Siapkan Umrahmu di Bareksa Umroh

Fairuz awalnya mengetahui produk keuangan hanya yang ada di bank, seperti tabungan dan deposito
Jumat, 12 Juli 2019 13:18:06 WIB Abdul Malik
Image
Fairuz A. Rafiq, selebritis. (akun instagram @fairuzarafiq)

Bareksa.com - Fairuz A. Rafiq, selebritis Indonesia yang populer bermain di sejumlah sinetron, juga telah mengenal investasi di reksadana syariah. Bahkan Putri dari legenda dangdut A. Rafiq ini selalu berupaya memegang teguh keyakinan yang dianutnya.

Wanita yang akrab disapa Fai ini awalnya mengetahui produk keuangan hanya yang ada di bank, seperti tabungan dan deposito. Namun, dia menyadari selama ini uangnya yang hanya ditabung itu tidak berkembang.

"Dulu tahu cuma deposito bank. Tapi setelah lama-lama aku berpikir, kok enggak berkembang, di situ-situ saja. Padahal, aku sudah capek-capek kerja," ujarnya ketika ditemui di sela-sela acara peluncuran kerja sama Bareksa dan Tokopedia dalam Peluncuran Reksa Dana Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra di Jakarta, 9 Mei 2019 lalu.

Bungsu dari sembilan bersaudara ini kemudian mulai membaca tentang reksadana syariah. Menurut dia, prinsip Islami dalam pengelolaan produk investasi ini sangat sesuai dengan pedoman hidupnya.

"Ketika aku baca tentang reksadana syariah ini, aku sangat terkesan. Luar biasa, ada akadnya jelas di depan, kita engga makan riba," tuturnya.

Pemeran Jamilah dalam sinetron "Si Miskin Bercinta" ini menambahkan sudah mengenal adanya akad dalam investasi syariah, seperti sewa-menyewa (ijarah), yang memang diperbolehkan dalam Islam. Akad ini diterapkan dalam pengelolaan reksadana syariah, yang juga telah mendapatkan fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Fairuz menyarankan agar masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim, mulai mengenal reksadana syariah sebagai instumen investasi yang dikelola sesuai dengan prinsip Islam. "Investasi reksadana syariah ini aman untuk teman-teman Muslim dan Muslimah," katanya.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Adapun reksadana syariah adalah reksadana yang hanya dapat berinvestasi di efek keuangan yang sesuai dengan kaidah dan prinsip syariah, dan tentunya masih terikat dengan batasan investasi yang ditetapkan oleh OJK.

Perbedaan Reksadana Syariah dan Konvensional


Sumber : OJK

Manfaat yang dapat diterima oleh investor dalam reksadana syariah adalah:

1. Pengelolaan yang profesional
2. Transparansi informasi
3. Potensi pertumbuhan nilai investasi
4. Pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah
5. Diversifikasi investasi

Karakteristik Reksadana Syariah

1. Terjangkau unit penyertaannya, rata-rata dapat dibeli minimal Rp100.000
2. Diversifikasi investasi, reksadana syariah kumpulan berbagai efek, sehingga memperkecil risiko investasi jika kinerja salah satu efek mengalami penurunan
3. Kemudahan berinvestasi, investor tidak perlu melakukan analisis mendalam karena dikelola oleh MI
4. Efisensi biaya dan waktu. Biaya investasi di reksadana syariah relatif rendah dan investor tidak perlu memantau karena sudah dilakukan MI
5. Hasil optimal. Imbal hasil investasi (return) sesuai dengan jangka waktu dan jenis reksadana syariah yang diinginkan.
6. Likuiditas terjamin. Pencairan dana investasi dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan cara menjual unit penyertaan yang dimiliki
7. Legalitas terjamin. Produk reksadana syariah diawasi oleh OJK dan dikelola oleh MI yang memperoleh izin dari OJK
8, Sesuai prinsip syariah. Investasi di reksadana syariah telah mendapatkan fatwa dari Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan aspek kesyariahannya diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Jenis-jenis Reksadana Syariah

1. Reksadana syariah pasar uang
2. Reksadana syariah pendapatan tetap
3. Reksadana syariah saham
4. Reksadana syariah campuran
5. Reksadana syariah terproteksi
6. Reksadana syariah indeks
7. Reksadana syariah berbentuk kontrak investasi kolektif (KIK) yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (ETF)
8. Reksadana syariah berbentuk KIK penyertaan terbatas
9. Reksadana syariah berbasis efek syariah luar negeri
10. Reksadana syariah berbasis sukuk

Bareksa Umroh

PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa), yang mengoperasikan marketplace investasi terintegrasi Bareksa.com, pada 10 Juli 2019 secara resmi telah meluncurkan Bareksa Umroh, platform yang menawarkan layanan rencana simpanan di reksadana syariah untuk membiayai perjalanan ibadah umrah.

Rani Sumarni, Chief Sales & Marketing Bareksa, mengatakan Bareksa Umroh adalah inovasi pertama di Indonesia untuk menabung online reksadana yang diintegrasikan dengan tujuan menjalankan ibadah umrah. Layanan Bareksa Umroh memberikan 5 keuntungan yakni aman, halal, online, terpercaya dan terpadu.

"Kami ingin mengedukasi bahwa reksadana itu dapat digunakan sebagai sarana untuk mencapai tujuan keuangan jangka pendek hingga jangka panjang, termasuk tujuan spesifik seperti pergi umrah. Reksadana adalah instrumen investasi yang sangat mudah, fleksibel dan terjangkau. Selain itu, reksadana syariah menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dari deposito, dan berdasarkan prinsip syariah yang tanpa riba," jelasnya.

Dalam menyediakan layanan menabung yang terintegrasi dengan tujuan umrah ini, Bareksa bekerja sama dengan mitra biro perjalanan umrah dan haji yang telah memiliki reputasi dan pengalaman di bidangnya. Mitra travel agent pertama Bareksa Umroh adalah Al-Qadri Umrah dan Haji yang telah berpengalaman mengelola perjalanan ibadah haji khusus dan umrah sejak tahun 1976.

Ahmad Fadjrie, Direktur Pengembangan Bisnis Al-Qadri Umrah & Haji, mengatakan Al-Qadri berkomitmen untuk selalu membantu dan mendampingi jemaah dengan profesional dan amanah. "Kami menyajikan paket haji khusus, umrah dan wisata muslim dengan kualitas pelayanan terbaik, profesional dan amanah," ungkapnya.

Fadjrie menyampaikan selama ini pihaknya kerap memberangkatkan jemaah umrah dengan segmentasi di atas 30 tahun. Pasalnya, dia melihat banyak kaum milenial yang ingin umrah terbentur dengan kondisi keuangannya.

“Padahal kerinduan kaum milenial untuk umrah luar biasa. Jadi mumpung ada Bareksa Umrah, jadi nyambung,” terang Fadjrie di Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019.

Simulasi Reksadana

Jika kamu memiliki cita-cita untuk menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci, namun tidak memiliki cukup dana, maka menabung di reksadana syariah bisa jadi pilihan.

Misalkan kamu memilih paket umrah Bareksa yang diestimasi biayanya mencapai Rp23,5 juta. Maka kamu bisa memilih berinvestasi di reksadana syariah Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra yang memiliki potensi imbal hasil 0,55 persen per bulan, reksadana Cipta Dana Kas Syariah dengan estimasi imbal hasil 0,93 persen per bulan, atau Syailendra Sharia Money Market Fund yang memiliki potensi imbal hasil 0,49 persen per bulan.

Dengan perencanaan tabungan senilai Rp1 juta per bulan, maka kamu butuh waktu 24 bulan atau 2 tahun untuk bisa mencapai uang pokok investasi Rp24 juta, sehingga cukup untuk membiayai paket umrah Barokah yang akan kamu ambil. Adapun potensi imbal hasilnya bisa kamu gunakan sebagai tambahan uang saku.

|

Sumber : Bareksa

Mari kita gunakan kalkulator investasi Bareksa. Misalkan kita mampu menabung Rp1 juta per bulan dan berencana untuk berangkat umrah 2 tahun lagi, maka nilai investasi bulanan yang mesti kita siapkan minimal Rp1 juta.

Taruhlah, kita investasikan dana kita di produk reksadana syariah Syailendra Sharia Money Market Fund dengan potensi imbal hasil 5,64 persen. Nilai itu merupakan return historikal yang telah dicapai produk reksadana yang dikelola oleh Syailendra Capital tersebut.

Di kalkulator kita masukkan nilai potensi imbal hasil tersebut, atau menjadi imbal hasil yang diharapkan. Dalam 2 tahun lagi, maka dana investasi kita berpotensi tumbuh menjadi Rp25,18 juta, yang terdiri dari nilai pokok investasi Rp24 juta dan imbal hasil investasi Rp1,18 juta.

Artinya selain memiliki dana pokok yang sudah mencukupi biaya paket umrah Barokah yang senilai Rp23,5 juta, dana kita juga masih tersisa yang bisa digunakan sebagai tambahan uang saku selama menjalankan ibadah umrah.  


Sumber : Bareksa

Informasi selengkapnya mengenai Bareksa Umroh klik tautan ini

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

 



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN CHAT
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER