Empat Langkah Memilih Reksadana Terbaik

Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dan dipikirkan secara matang agar keuntungan maksimal
Kamis, 13 Juni 2019 08:34:48 WIB Arief Budiman
Image
Ilustrasi investor perempuan yang berfikir mempertimbangkan untuk memilih reksadana terbaik dan cocok dengan tujuan investasinya (shutterstock)

Bareksa.com - Untuk merencanakan masa depan tentu akan ada banyak hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan secara matang sejak dini termasuk soal investasi. Ada banyak anggapan dikalangan masyarakat awam bahwa investasi dalam sektor keuangan itu mahal dan rumit serta sulit bagi kalangan moderat dan cenderung memiliki modal yang sedikit.

Anggapan itu memang tidak sepenuhnya salah namun juga tidak sepenuhnya benar, karena saat ini sudah tersedia berbagai produk investasi keuangan yang dapat digunakan oleh kalangan moderat atau menengah dengan ekonomi rata-rata yang memiliki modal sedikit yaitu reksadana.

Reksadana merupakan salah satu produk investasi keuangan yang terbilang cukup menarik karena selain menguntungkan juga disebut-sebut memilikirisiko yang minim, walaupun hal ini juga tergantung dari jenis reksadana yang dipilih si investor.

Investasi yang cenderung kurang populer di masyarakat jika dibandingkan dengan saham ini ternyata merupakan investasi yang cukup murah dan mudah serta dapat digunakan oleh siapa saja, bahkan kalangan awam yang masih belum mengerti produk investasi keuangan reksadana pun dapat menggunakannya.

Namun meskipun dinilai minim risiko, ada beberapa fokus atau bisa disebut faktor yang harus menjadi bahan pertimbangan dan dipikirkan secara matang agar keuntungan maksimal dari produk investasi keuangan reksadana ini bisa didapatkan, antara lain:

1. Profil Risiko dan Tujuan Investasi dari Calon Investor

Untuk Anda yang berminat dalam berinvestasi atau bisa disebut calon investor, maka Anda harus terlebih dahulu menetapkan tujuan serta mengenali profil risiko dalam berinvestasi agar dikemudian hari tujuan anda dalam berinvestasi dapat tercapai tepat waktu.

Tujuan investasi Anda harus diklasifikasikan dalam tiga kategori terlebih dahulu, yaitu tujuan jangka panjang, menengah atau pendek. Jika Anda memiliki rencana jangka panjang (dalam 5 tahun ke depan) dan Anda berinvestasi untuk rencana jangka panjang Anda tersebut, maka reksadana saham merupakan pilihan yang tepat karena fluktuasi dari reksadana saham cenderung memberi hasil yang positif dalam jangka panjang.

Namun, untuk rencana jangka pendek atau dalam satu atau dua tahun ke depan Anda sudah ingin mendapatkan hasil dari investasi produk keuangan reksadana Anda, maka memilih produk reksadana pendapatan tetap merupakan pilihan yang cukup bijak karena hasil dari reksadana pendapatan tetap memberikan anda hasil yang lebih pasti meskipun tidak sebanyak dalam potensi keuangan reksadana saham.

Selain tujuan yang harus ditentukan terlebih dahulu, dalam investasi reksadana profil risiko investasi juga perlu mendapatkan perhatian karena sebagai investor yang berharap keuntungan tentu anda tidak ingin jika investasi yang Anda tanam tidak akan menemukan masa panen.

Sebagai investor yang cerdas, analisis terlebih dahulu berbagai karakteristik produk keuangan reksadana yang Anda incar sebelum menetapkan pilihan. Prinsip dalam berinvestasi “high risk high return” harus selalu Anda ingat dan kendalikan. Untuk itulah pemilihan jenis investasi produk keuangan reksadana yang tepat akan mengendalikan tingkat risiko yang akan Anda hadapi di kemudian hari.

2. Umur Produk Keuangan Reksadana

Untuk hal ini tidak semua investor setuju bahwa umur produk keuangan reksadana juga merupakan hal yang harus diperhatikan, namun produk reksadana yang telah berumur biasanya juga telah teruji gambaran kinerjanya dalam masa-masa sulit sekalipun.

Namun, produk reksadana yang berumur biasanya cenderung memiliki harga yang cukup mahal karena telah memiliki nilai aktiva bersih (NAB) atau harga per unit yang tinggi.

3. Manajer Investasi

Ingatlah bahwa reksadana ialah investasi yang dikelola oleh manajer investasi yang artinya Anda tidak perlu “turun langsung” untuk melakukan investasi. Melalui manajer investasi, Anda akan dibantu untuk berinvestasi secara mudah. Namun sebagai investor yang cerdas dan tidak mau dirugikan, tentu memilih manajer investasi bukanlah perkara mudah apalagi sembarangan.

Track record atau rekam jejak dari perusahaan yang bertindak sebagai manajer investasi dari dana-dana yang dikelolanya tentu haruslah memiliki rekam jejak yang baik dan profesional, karena dana yang Anda investasikan dan seberapa banyak keuntungan yang anda dapatkan tergantung pada di mana dan berapa besar dana yang diinvestasikan oleh manajer investasi.

Jika manajer investasi melakukan investasi pada perusahaan-perusahaan besar yang bonafid maka sebagai investor Anda patut berbangga dan berharap lebih banyak keuntungan. Untuk itulah anda harus jeli dalam melihat dan memilih manajer investasi yang memiliki peranan penting dalam kinerja dari reksadana yang Anda pilih.

4. Management Fee

Agar tidak rugi dan merasa menyesal karena investasi Anda tidak menghasilkan keuntungan yang diharapkan, maka Anda perlu mempertimbangkan beberapa dana yang harus Anda keluarkan jika memutuskan menggunakan produk investasi keuangan reksadana tertentu seperti biaya atau fee pembelian, penjualan dan biaya kelola. Keuntungan yang maksimal didapat dari perhitungan yang rinci dan teliti dalam berinvestasi.

Dari beberapa indikator tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk investasi keuangan reksadana merupakan produk investasi yang mirip dengan saham namun dapat dilakukan dengan modal yang minim, disamping juga risikonya lebih rendah jika dibandingkan dengan saham.

Sebagai orang awam dan belum banyak mengerti, investasi reksadana dapat menjadi pilihan awal yang tepat jika Anda ingin belajar investasi lebih jauh seperti saham atau obligasi sendiri.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER