Saham KBLI Sempat Buat Reksa Dana Saham Sucorinvest Untung Besar

Outlook infrastruktur yang positif mendorong Sucorinvest berinvestasi pada saham PT KMI Wire dan Cable Tbk (KBLI)

Image
Seorang karyawan PT SucorInvest Asset Management sedang menjelaskan mengenai produknya kepada nasabah - (Company)

Bareksa.com- Reksa dana saham yang dikelola oleh PT Sucorinvest Asset Management dalam beberapa bulan terakhir ini selalu masuk jajaran reksa dana dengan hasil keuntungan (return) tertinggi. Reksa dana tersebut diantaranya reksa dana saham Sucorinvest Maxi Fund dan reksa dana campuran Sucorinvest Flexi Fund. Kedua reksa dana ini dalam setahun terakhir masing-masing memperoleh return 37,4 persen dan 40,42 persen. Apa yang membuat kinerja kedua reksa dana tersebut cemerlang?

Direktur investasi Sucorinvest AM, Jemmy Paul W menjelaskan salah satu saham yang pernah menopang kinerja dua reksa dana yang dikelolanya adalah saham PT KMI Wire dan Cable Tbk (KBLI). Saham tersebut mulai dibeli sejak tahun 2016, sejak harga saham perusahaan tersebut masih Rp150 per saham.

Saat ini berdasarkan data Bareksa.com, harga saham KBLI telah melonjak hingga di atas level lima ratusan per lembar sahamnya. Hari ini hingga jam 11.00 WIB, harga saham KBLI kembali melonjak 7,74 persen menjadi Rp515 per saham.

Analisa Bareksa terhadap pergerakan harga saham KBLI dengan kinerja reksa dana yang dikelola Sucorinvest AM menunjukan adanya korelasi yang tinggi antara pergerakan saham KBLI dengan reksa dana Sucorinvest.

Grafik: Pergerakan Harga Saham KBLI Berbanding Reksa Dana Sucorinvest Maxi Fund


Sumber: Bareksa.com

Grafik: Pergerakan Harga Saham KBLI Berbanding Reksa Dana Sucorinvest Flexi Fund

Sumber: Bareksa.com

Latar belakang fundamental menjadi dasar masuknya saham KBLI dalam portofolio Sucorinvest. Jemmy menjelaskan rencana prioritas pemerintahan Jokowi - Jusuf Kalla dalam pembangunan proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt diproyeksi akan mendorong sektor industri kabel listrik. PT KMI Wire dan Cable Tbk yang menjadi salah satu produsen kabel turut terkena dampak positif.

Menurut laporan keuangan kuartal I-2017, nilai penjualan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terpantau meningkat. Penjualan kabel KBLI kepada BUMN melonjak 40 persen menjadi Rp271 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya yang hanya  Rp178 miliar.

Tidak hanya dari sisi nilai, kontribusi penjualan ke PLN terhadap total penjualan KBLI juga membesar. Kontribusinya meningkat menjadi 40 persen dari total penjualan padahal tahun lalu di periode yang sama kontribusinya hanya 27 persen.

Peningkatan penjualan ke PLN sebetulnya sudah dirasakan KBLI sejak tahun lalu. Sepanjang Januari - Desember 2016, PLN menyumbang Rp1,12 triliun atau 40 persen penjualan KBLI.

Grafik: Penjualan KBLI Yang Berasal Dari PLN (dalam Rp Miliar)

Sumber: laporan keuangan KBLI

Meskipun begitu, Sucorinvest cukup berhati-hati dalam menempatkan investasi pada saham KBLI. Berdasarkan fund fact sheet bulan Februari 2017, saham KBLI menjadi salah satu lima saham terbesar dalam portofolio reksa dana saham Sucorinvest Maxi Fund dan reksa dana campuran Sucorinvest Flexi Fund. Menurut Jemmy, hal ini terjadi karena lonjakan harga saham KBLI.

Tetapi dalam bulan Maret dan April 2017 lalu, Jemmy mengakui sudah melakukan rebalancing terhadap saham tersebut. Hal ini merupakan strategi Sucorinvest untuk menjaga kinerja reksa dana yang dikelolanya.

"kita sudah menjual saham KBLI di harga Rp700-an, karena telah mencapai target harga," tambah Jemmy. (np)

 

 

 

 

 

TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER