Yuk Intip Tips Pahami Prospektus Reksa Dana Dengan Simpel Sebelum Membeli

Beberapa poin penting dalam prospektus, dapat memberikan informasi tentang produk reksa dana sebelum membelinya

Image
Reksa Dana (Bareksa.com)

Bareksa.com – Sebelum melakukan investasi pada suatu reksa dana, salah satu yang perlu dilakukan seorang investor adalah membaca prospektus reksa dana. Khususnya hal ini dilakukan bagi investor awam atau pemula yang tertarik berinvestasi pada reksa dana. 

Prospektus dapat sebagai pedoman atau acuan Investor sebelum berinvestasi pada reksa dana. Dengan membaca isi prospektus investor akan mendapatkan informasi mengenai perusahaan Manajer Investasi yang mengelola reksa dana dan produk reksa dana yang akan dibeli. 

Lalu, apa sih sebenarnya prospektus reksa dana itu?

Prospektus Reksa Dana adalah dokumen yang berisi informasi detail mengenai sebuah produk reksa dana mulai  pembentukan reksa dana hingga keterangan mengenai penyebarluasan prospektus dan formulir pembelian unit penyertaan reksa dana serta pembubaran atau likuidasi reksa dana. 

Pada setiap periode tertentu, propektus diterbitkan dan diperbaharui oleh perusahaan Manajer Investasi. Hal ini dilakukan agar investor selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai produk reksa dana yang bersangkutan. 

Dalam prospektus terdiri atas beberapa bab mengenai detail reksa dana. Namun dari sekian banyak bab yang terkandung dalam reksa dana, hanya sebagian saja yang patut diperhatikan dan dicermati. 

Nah, bagian apa saja yang perlu di perhatikan pada saat membaca prospektus reksa dana? berikut adalah ulasannya:

1.    Manajer Investasi

Pada bagian ini, Investor perlu mengetahui track record prestasi dan pengalaman Manajer Investasi serta pihak yang terafiliasi dengan Manajer Investasi. Hal ini dikarenakan Manajer Investasi yang memiliki peran sebagai penentu dari kinerja suatu reksa dana. 

2.    Tujuan, Kebijakan, dan Pembatasan Investasi

Pada bagian ini tercantum mengenai tujuan dari produk reksa dana dan kebijakan strategi dalam mengalokasikan aset reksa dana. Serta pembatasan investasi yang tercantum pada bagian ini merupakan hal-hal yang berupa larangan Manajer Investasi dalam melakukan strategi investasi misalnya seperti salah satunya melakukan transaksi short selling dan margin.

3.    Manfaat Dan Faktor Risiko Utama Investasi

Pada bagian ini, Investor perlu mengetahui manfaat investasi seperti pengelolaan reksa dana yang profesional, pertumbuhan nilai asset, diversifikasi investasi, dan transparansi dalam investasi. 

Adapun dari segi risiko, pada reksa dana terdapat beberapa kemungkinan risiko yang akan timbul seperti risiko penurunan harga atau Nilai Aktiva Bersih (NAB), risiko likuiditas, risiko perubahan kondisi politik dan ekonomi, dan perubahan tingkat suku bunga.

4.    Alokasi Dan Imbalan Jasa

Pada bagian ini merupakan rincian mengenai  jenis dan besaran biaya yang menjadi biaya reksa dana, biaya Manajer Investasi, dan biaya pemegang unit penyertaan reksa dana. 

Adapun alokasi biaya yang merinci untuk imbalan jasa Manajer Investasi dan Bank Kustodian adalah yang dibebankan pada biaya reksa dana. Adapun investor akan dibebankan pada biaya transaksi pembelian dan penjualan unit penyertaan reksa dana serta biaya transfer jika bank yang digunakan berbeda dengan rekening penampung dana reksa dana.

5.    Hak-Hak Pemegang Unit Penyertaan

Hak-hak yang tercantum pada bagian ini meliputi mendapatkan informasi mengenai Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana, menjual seluruh/sebagian unit penyertaan reksa dana dan memperoleh pembagian hasil investasi.

Selain hal di atas, Pemegang Unit penyertaan (Investor) juga berhak mendapatkan Surat Konfirmasi Transaksi (SKT) setiap kali bertransaksi dan laporan akun bulanan sebagai laporan atas perkembangan investasi reksa dana. SKT dan Laporan Akun Bulanan akan dikirimkan sesuai dengan kebijakan pihak Bank Kustodian  yang dapat berupa hard copy ke alamat surat menyurat atau soft copy melalui E-mail pemegang unit penyertaan.

6.    Pembubaran Dan Likuidasi

Pada bagian ini, Investor perlu mengetahui sebab dan tindakan serta prosedur apa saja yang akan dilakukan Manajer Investor apabila terjadi pembubaran reksa dana.

7.    Persyaratan Dan Tata  Cara Pembelian, Penjualan Kembali, dan Pengalihan Investasi

Dan pada bagian ini tercantum mengenai jumlah minimum pembelian, penjualan dan pengalihan unit penyertaan pada reksa dana. Serta bagian ini juga mencantumkan persyaratan dan ketentuan untuk pembelian dan penjualan reksa dana. 

Itulah hal-hal yang perlu diketahui Investor atau calon Investor pada saat membaca isi prospektus. Dengan melihat prospektus reksa dana terlebih dahulu, diharapkan setiap Investor dapat memahami dan mengerti mengenai instrumen investasi reksa dana sehingga dapat mengambil keputusan berinvestasi pada produk reksa dana yang sesuai dengan tujuan investasi. 

***

Butuh bantuan?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana

 

TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER