Besar Mana Return Unit Link, Deposito, Reksa Dana Pasar Uang dalam 1 Tahun?

Return yang dihasilkan unit link jenis ini juga tidak jauh berbeda dengan bunga deposito
Kamis, 07 Januari 2016 09:08:19 WIB Nurul Fauziyah
Image
Kumpulan uang rupiah - (Flickr/Christine, David Schmitt)

Bareksa.com - Unit link saat ini sudah mulai banyak dikenal masyarakat karena bisa mendapat dua manfaat dalam satu produk. Dua manfaat itu adalah adanya proteksi alias asuransi sekaligus berinvestasi. Dengan adanya produk ini, investor merasa lebih mudah karena tidak harus membeli dua produk investasi dan asuransi secara terpisah.

Unit link ini berbentuk portofolio yang isinya terbagi menjadi dua bagian, yaitu portofolio untuk asuransi dan investasi. Untuk portofolio investasi, bentuk portofolionya mirip reksa dana karena memiliki berbagai jenis sesuai dengan aset subdananya.

Subdana unit link seperti reksa dana, ada yang mayoritas dialokasikan pada saham, obligasi, pasar uang, atau campuran. Untuk lebih jelas mengenai aset subdana pada unit link, dapat klik tautan berikut.

Bagi investor yang memiliki profil risiko konservatif atau belum dapat menerima tingginya risiko investasi, maka disarankan untuk memilih unit link yang memiliki aset subdana pasar uang. 

Lalu bagaimana dengan kinerja unit link tersebut?

Karena memiliki aset subdana berupa instrumen pasar uang, tentu saja pergerakan harga unit link ini sesuai dengan pergerakan aset pasar uang. Sehingga pergerakan unit link ini tidak mengalami naik turun  yang cepat atau bisa dikatakan volatilitasnya sangat rendah.

Tabel: Return Unit Link dengan Aset Subdana Pasar Uang Tahun 2015

Sumber: Koran Investor Daily

Return yang dihasilkan unit link jenis ini juga tidak jauh berbeda dengan bunga deposito. Sepanjang 2015 lalu, unit link ini menghasilkan return antara 4 - 7 persen setahun. Ini lebih rendah dibanding deposito yang menawarkan bunga antara 5 - 8 persen setahun. Apalagi sama seperti deposito, unit link ini juga berpotensi terkena pajak saat ditarik dananya, terutama sebelum jatuh tempo.

Dibandingkan dengan reksa dana pasar uang pun, return yang dihasilkan unit link ini juga lebih rendah. Reksa dana pasar uang rata-rata menghasilkan return 7 persen tiap tahunnya. Tentu saja return yang diperoleh investor tidak dikenakan pajak.

Tabel: Return Reksa Dana Pasar Uang Tertinggi pada 2015

Sumber: Bareksa.com

Memang return yang dihasilkan unit link ini cukup kecil dibanding produk investasi sejenisnya. Namun unit link tetap memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi investor yang juga menginginkan adanya proteksi pada dirinya sekaligus berinvestasi.

DISCLAIMER

Semua nama dan kinerja produk yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Nama produk hanya dijadikan sampel dan bukan bermaksud untuk mendeskriditkan atau mempromosikan produk tersebut. Semua data yang tertera di artikel merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi ini juga mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan laporan kinerja bulanan sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada suatu produk.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER