Anjlok Tujuh Persen Dalam 15 Menit, Bursa China Disuspen

Bursa China sudah jatuh tujuh persen dua kali dalam 2016.
Kamis, 07 Januari 2016 10:19:57 WIB Alfin Tofler
Image
Bursa Melemah (ilustrasi). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Bareksa.com - Bursa China kembali bergejolak. Bursa saham di Negeri Tirai Bambu itu  tiba tiba disuspen setelah turun tujuh persen dalam waktu beberapa menit setelah dibuka. CSI300 turun tujuh persen untuk kedua kalinya walau transaksi 2016 baru berjalan empat hari.

Jatuhnya bursa saham China ini memang sudah mulai terlihat sejak awal tahun. Kemarin, Bank Sentral China bahkan menggelontorkan dana segar kepada perbankan senilai $19,95 miliar untuk menenangkan ekonomi dan juga bursa sahamnya. (baca juga: Tenangkan Pasar, Pemerintah China Suntik $19,95 Miliar ke Sistem Perbankan)

Dilansir CNBC, Kamis, 7 Januari 2016, Shanghai Composite anjlok 7,32 persen saat perdagangan dihentikan. Indeks gabungan Shenzhen turun 8,34 persen. Indeks CSI300 turun 7,21 persen.

Di China, jika pasar naik atau turun hingga lima persen maka pasar saham akan disuspen selama 15 menit. Namun jika pergerakannya mencapai 7 pesen maka perdagangan akan disuspen hingga waktu perdagangan hari itu habis. Yang terjadi di China, saham hanya diperdagangkan dalam 15 menit.

Sebelum perdagangan, kurs tengah untuk Yuan sebesar 6,5646 per dolar Amerika Serikat. Nilai yuan ini lebih lemah dibanding perdagangan Rabu, 6 Januari 2016 sebesar 0,5 persen.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER