FUND FLASH: Dalam Sebulan Return Reksadana Millenium Equity Capai 24%

Kembali menguatnya IHSG mendorong kinerja reksa dana saham dan campuran sepanjang Desember 2015
Rabu, 06 Januari 2016 08:57:39 WIB Nurul Fauziyah
Image
Pialang mengamati pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta - (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Bareksa.com - Berikut reksa dana dengan return tertinggi dalam sebulan terakhir:

1) Reksa Dana Saham: Millenium Equity Prima Plus (24,77%)
2) Reksa Dana Saham Syariah: Pratama Syariah (3,41%)
3) Reksa Dana Campuran: Millenium Balance Fund (11,77%)
4) Reksa Dana Campuran Syariah: Pacific Balance Syariah (4,87%)
5) Reksa Dana Pendapatan Tetap: Lautandhana Fixed Income (17,60%)
6) Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: I-Hajj Syariah Fund (0,84%)
7) Reksa Dana Pasar Uang: Bahana Liquid Priority Fund (2,24%)
8) Reksa Dana Pasar Uang Syariah: Emco Barokah Syariah (0,62%)

Benchmark Reksa Dana:

- Inflasi Desember: 0,96%
- Bunga Deposito Januari Setelah Dikurangi Pajak: 0,47%
- IHSG: 1,10%
- Indeks Reksa Dana Saham: 1,86%
- Indeks Reksa Dana Saham Syariah: 0,68%
- Indeks Reksa Dana Campuran: 0,38%
- Indeks Reksa Dana Campuran Syariah: 0,76%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap: -0,49%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: -0,23%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang: 0,15%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang Syariah: 0,12%

Summary

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, 5 Januari 2016, ditutup menguat 0,7 persen setelah melemah pada perdagangan sebelumnya. IHSG bergerak ke level 4.557,82 didorong oleh kenaikan indeks sektor aneka dasar yang naik 2,98 persen.

Kembali menguatnya IHSG mendorong kinerja reksa dana saham dan campuran. Indeks reksa dana saham dalam sebulan terakhir mencatat return positif sebesar 1,86 persen, sedangkan indeks reksa dana campuran 0,38 persen.

Senada dengan penguatan pada pasar saham, pasar obligasi pun kembali marak yang ditandai dengan turunnya yield obligasi benchmark 10 tahun dan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. 

Per 5 Januari, yield obligasi benchmark 10 tahun turun ke level 8,86 persen setelah sebelumnya terus naik hingga 9,02 persen. Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pasar spot kemarin ditutup menguat ke Rp13.892 per dolar Amerika.

Meskipun yield obligasi mulai turun yang menandakan harga obligasi mulai naik, kinerja reksa dana pendapatan tetap masih belum mengalami kenaikan secara signifikan. Mayoritas reksa dana masih ada yang catat kinerja negatif dalam sebulan terakhir, sehingga return indeks reksa dana pendapatan tetap pun masih turun 0,49 persen sebulan.

Namun bagi investor yang tertarik untuk berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap, terutama saat harganya masih 'murah', Anda dapat mempertimbangkan MNC Dana Syariah. Reksa dana ini tergolong memiliki risiko yang relatif kecil dibandingkan reksa dana pendapatan tetap lainnya. Untuk ulasan lebih lengkapnya, silahkan klik tautan ini.

Grafik: Pergerakan NAB MNC Dana Syariah

Sumber: Bareksa.com

Berbeda dengan reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang masih diminati investor pada awal tahun 2016 ini. Return indeks reksa dana pasar uang pun dalam sebulan terakhir kembali naik menjadi 0,15 persen. Reksa dana pasar uang sangat cocok bagi investor yang ingin mencoba melakukan investasi ataupun yang belum bisa menerima tingginya risiko pada reksa dana jenis lainnya.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER