
Bareksa - Musim umroh 1448 H dijadwalkan akan dibuka lagi pada 11 Juni 2026, setelah jeda selama musim haji yang berlangsung sekitar April–Juni 2026. Pemrosesan visa umroh kembali dimulai per 10 Juni 2026 melalui platform digital Nusuk, menurut informasi otoritas haji Arab Saudi.
Berdasarkan data statistik resmi GASTAT (General Authority for Statistics of Saudi Arabia), sepanjang 2025, total jemaah umroh mencatat rekor baru. Kuartal I 2025 saja mencatat lebih dari 15,2 juta jemaah, tertinggi secara kuartalan, terdiri dari 6,52 juta jemaah luar negeri dan 8,69 juta jemaah domestik.
Momentum ini berlanjut ke 2026, dengan lebih dari 11,6 juta jemaah tercatat hanya hingga akhir Februari 2026, serta rekor 904.000 jemaah dalam satu hari saat Ramadan 2026. Tren ini menarik mengingat Indonesia secara konsisten masuk sebagai salah satu negara pengirim jemaah umroh terbesar di dunia.
Data GASTAT menunjukkan pola musiman yang jelas: Q1 mendominasi dengan 15,2 juta jemaah karena bertepatan dengan Ramadan, lalu turun drastis di Q2 menjadi 5,4 juta akibat penutupan menjelang haji, kemudian pulih di Q3 ke angka 10,9 juta.
Jemaah perempuan dari luar negeri secara konsisten sedikit lebih banyak dari laki-laki di setiap kuartal, mencerminkan pergeseran demografis yang signifikan. Kelompok usia 35–44 tahun mendominasi jemaah luar negeri, sementara kelompok 25–34 tahun mendominasi jemaah domestik Arab Saudi.
Dari sisi jalur masuk, bandara udara tetap menjadi pintu utama: 82,4% di Q3 2025 dan 82,2% di Q1 2025 jemaah luar negeri masuk lewat jalur udara. Ini mencerminkan dominasi penerbangan langsung sebagai moda utama, termasuk dari Indonesia yang memiliki rute langsung ke Jeddah dan Madinah. Kota Mekkah dan Madinah juga mencatat lonjakan kunjungan; total pengunjung Madinah di Q1 2025 mencapai 6,45 juta orang.
Dengan musim umroh baru yang dibuka Juni 2026, waktu persiapan dana semakin kritis bagi calon jemaah Indonesia. Salah satu opsi yang dapat dicermati adalah menabung secara terencana melalui produk reksadana syariah yang tersedia di Bareksa Umroh, platform investasi yang diawasi OJK.
Reksadana pasar uang syariah dan reksadana pendapatan tetap syariah yang dikelola sesuai prinsip syariah berpotensi membantu akumulasi dana dengan imbal hasil yang lebih kompetitif dibanding tabungan biasa, meski tetap mengandung risiko sesuai profil masing-masing produk.
Beberapa produk reksadana syariah yang tersedia mencatat imbal hasil 1 tahun antara 4,67% hingga 8,33% (per 28/4/2026) dengan likuiditas yang relatif fleksibel untuk reksadana pasar uang. Investor perlu memahami bahwa imbal hasil masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, dan setiap produk memiliki profil risiko berbeda yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan horizon waktu masing-masing calon jemaah.
Ringkasan Statistik umroh 2025 Per Kuartal
Indikator | Q1 2025 | Q2 2025 | Q3 2025 |
|---|---|---|---|
Total Jemaah umroh | 15.222.497 | 5.443.393 | 10.969.639 |
Jemaah Luar Negeri | 6.523.630 | 1.324.418 | 4.322.199 |
Jemaah Domestik | 8.698.867 | 4.118.975 | 6.647.440 |
Total Pengunjung Madinah | 6.452.696 | 3.767.000 | 5.107.313 |
Dominasi Jalur Masuk | Bandara 82,2% | Bandara 71,6% | Bandara 82,4% |
Usia Dominan (Luar Negeri) | 55–64 tahun | 25–34 tahun | 35–44 tahun |
Usia Dominan (Domestik) | 25–34 tahun | 35–44 tahun | 25–34 tahun |
Sumber: GASTAT
Data Umroh 2026
Indikator | Data 2026 |
|---|---|
Total jemaah s.d. akhir Februari 2026 | >11,6 juta |
Rekor harian (Ramadan 2026) | >904.000 jemaah/hari |
Visa diterbitkan awal musim | ~3 juta visa |
Pembukaan musim 1448 H | 11 Juni 2026 |
Mulai pemrosesan visa | 10 Juni 2026 |
Sumber: berbagai sumber
Kinerja Imbal Hasil Reksadana Syariah untuk Persiapan Dana umroh
| Produk | 1 Bulan (%) | 3 Bulan (%) | 6 Bulan (%) | 1 Tahun (%) | Jenis |
|---|---|---|---|---|---|
Sucorinvest Sharia Money Market | 0,35 | 1,00 | 2,12 | 4,67 | Pasar Uang |
Syailendra Sharia Money Market | 0,33 | 0,88 | 2,08 | 5,00 | Pasar Uang |
I-Hajj Syariah Fund | 0,37 | 0,77 | 2,26 | 8,33 | Campuran |
Trimegah Dana Tetap Syariah A | 0,65 | 0,25 | 0,57 | 5,99 | Pendapatan Tetap |
Trimegah Kas Syariah | 0,34 | 0,96 | 2,15 | 4,84 | Pasar Uang |
Sumber: fitur Bareksa Umroh, kinerja per 28/4/2026
*Imbal hasil masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Produk reksadana mengandung risiko. Pastikan sesuai profil risiko Anda.
Musim umroh 1448 H dibuka 11 Juni 2026 — visa bisa diproses mulai 10 Juni
Batas akhir umroh sebelum haji: visa stop 19 Maret, batas masuk 2 April, wajib keluar 18 April 2026
Q1 adalah puncak musim — Ramadan mendorong lonjakan jemaah hingga 15+ juta per kuartal
Jemaah perempuan mendominasi dari luar negeri di semua kuartal 2025
82%+ jemaah masuk melalui jalur udara — rute langsung dari Indonesia sangat relevan
Persiapan dana lebih awal berpotensi lebih efisien lewat instrumen syariah yang diawasi OJK
I-Hajj Syariah Fund mencatat imbal hasil 1 tahun tertinggi di 8,33%, namun perlu dicermati profil risikonya
Data GASTAT 2025 memperlihatkan tren pertumbuhan jemaah umroh yang konsisten, dengan total tahunan yang berpotensi melampaui rekor sebelumnya menjelang pembukaan musim 1448 H. Bagi calon jemaah Indonesia, jendela waktu antara kini hingga Juni 2026 merupakan momentum strategis untuk mempersiapkan dana secara terencana. Reksadana syariah yang diawasi OJK, seperti yang tersedia di platform Bareksa Umroh, dapat menjadi salah satu opsi persiapan dana, namun setiap keputusan investasi perlu disesuaikan dengan profil risiko, horizon waktu, dan kebutuhan masing-masing individu.
1. Kapan musim umroh 1448 H dibuka kembali setelah haji 2026?
Musim umroh 1448 H dijadwalkan dibuka pada 11 Juni 2026. Pemrosesan visa dimulai sejak 10 Juni 2026 melalui platform Nusuk.
2. Berapa total jemaah umroh sepanjang 2025?
Berdasarkan data GASTAT, total jemaah umroh mencapai lebih dari 31,6 juta sepanjang tiga kuartal yang dilaporkan (Q1–Q3 2025), dengan Q1 sebagai puncak tertinggi di angka 15,2 juta jemaah.
3. Kapan batas akhir umroh sebelum musim haji 2026?
Visa umroh berhenti diterbitkan pada 19 Maret 2026. Batas masuk Arab Saudi adalah 2 April, dan seluruh jemaah wajib keluar sebelum 18 April 2026.
4. Apa itu reksadana syariah untuk umroh dan apakah aman?
Reksadana syariah adalah instrumen investasi berbasis prinsip Islam yang diawasi OJK. Produk ini berpotensi membantu akumulasi dana umroh, namun tetap mengandung risiko investasi. Imbal hasil tidak dijamin dan dapat berubah.
5. Berapa imbal hasil reksadana syariah untuk persiapan umroh?
Berdasarkan data yang tersedia, imbal hasil 1 tahun berkisar antara 4,67% hingga 8,33% tergantung produk. Imbal hasil masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa depan.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.