Umroh 2026 Dibuka Lagi Juni, Ini Data Tren Jemaah dan Cara Siapkan Dana Lebih Awal

Abdul Malik • 29 Apr 2026

an image
Sejumlah jemaah umat Muslim sedang melaksanakan ibadah umroh di Masjidil Haram, Makah, Arab Saudi pada 16 Maret 2023. (Shutterstock/Yusnizam Yusof)

Musim umroh 1448 H dibuka 11 Juni 2026. Simak statistik tren jemaah umroh 2025, data Indonesia, dan cara siapkan dana via reksadana syariah.

Bareksa - Musim umroh 1448 H dijadwalkan akan dibuka lagi pada 11 Juni 2026, setelah jeda selama musim haji yang berlangsung sekitar April–Juni 2026. Pemrosesan visa umroh kembali dimulai per 10 Juni 2026 melalui platform digital Nusuk, menurut informasi otoritas haji Arab Saudi.

Berdasarkan data statistik resmi GASTAT (General Authority for Statistics of Saudi Arabia), sepanjang 2025, total jemaah umroh mencatat rekor baru. Kuartal I 2025 saja mencatat lebih dari 15,2 juta jemaah, tertinggi secara kuartalan, terdiri dari 6,52 juta jemaah luar negeri dan 8,69 juta jemaah domestik.

Momentum ini berlanjut ke 2026, dengan lebih dari 11,6 juta jemaah tercatat hanya hingga akhir Februari 2026, serta rekor 904.000 jemaah dalam satu hari saat Ramadan 2026. Tren ini menarik mengingat Indonesia secara konsisten masuk sebagai salah satu negara pengirim jemaah umroh terbesar di dunia.

Tren Data Umroh 2025: Kuartal Per Kuartal

Data GASTAT menunjukkan pola musiman yang jelas: Q1 mendominasi dengan 15,2 juta jemaah karena bertepatan dengan Ramadan, lalu turun drastis di Q2 menjadi 5,4 juta akibat penutupan menjelang haji, kemudian pulih di Q3 ke angka 10,9 juta. 

Jemaah perempuan dari luar negeri secara konsisten sedikit lebih banyak dari laki-laki di setiap kuartal, mencerminkan pergeseran demografis yang signifikan. Kelompok usia 35–44 tahun mendominasi jemaah luar negeri, sementara kelompok 25–34 tahun mendominasi jemaah domestik Arab Saudi.

Dari sisi jalur masuk, bandara udara tetap menjadi pintu utama: 82,4% di Q3 2025 dan 82,2% di Q1 2025 jemaah luar negeri masuk lewat jalur udara. Ini mencerminkan dominasi penerbangan langsung sebagai moda utama, termasuk dari Indonesia yang memiliki rute langsung ke Jeddah dan Madinah. Kota Mekkah dan Madinah juga mencatat lonjakan kunjungan; total pengunjung Madinah di Q1 2025 mencapai 6,45 juta orang.

Siapkan Dana Umroh Lebih Awal Lewat reksadana Syariah

Dengan musim umroh baru yang dibuka Juni 2026, waktu persiapan dana semakin kritis bagi calon jemaah Indonesia. Salah satu opsi yang dapat dicermati adalah menabung secara terencana melalui produk reksadana syariah yang tersedia di Bareksa Umroh, platform investasi yang diawasi OJK. 

Reksadana pasar uang syariah dan reksadana pendapatan tetap syariah yang dikelola sesuai prinsip syariah berpotensi membantu akumulasi dana dengan imbal hasil yang lebih kompetitif dibanding tabungan biasa, meski tetap mengandung risiko sesuai profil masing-masing produk.

Beberapa produk reksadana syariah yang tersedia mencatat imbal hasil 1 tahun antara 4,67% hingga 8,33% (per 28/4/2026) dengan likuiditas yang relatif fleksibel untuk reksadana pasar uang. Investor perlu memahami bahwa imbal hasil masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, dan setiap produk memiliki profil risiko berbeda yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan horizon waktu masing-masing calon jemaah.

Ringkasan Statistik umroh 2025 Per Kuartal

Indikator
Q1 2025
Q2 2025
Q3 2025

Total Jemaah umroh

15.222.497

5.443.393

10.969.639

Jemaah Luar Negeri

6.523.630

1.324.418

4.322.199

Jemaah Domestik

8.698.867

4.118.975

6.647.440

Total Pengunjung Madinah

6.452.696

3.767.000

5.107.313

Dominasi Jalur Masuk

Bandara 82,2%

Bandara 71,6%

Bandara 82,4%

Usia Dominan (Luar Negeri)

55–64 tahun

25–34 tahun

35–44 tahun

Usia Dominan (Domestik)

25–34 tahun

35–44 tahun

25–34 tahun

Sumber: GASTAT

Data Umroh 2026 

Indikator
Data 2026

Total jemaah s.d. akhir Februari 2026

>11,6 juta

Rekor harian (Ramadan 2026)

>904.000 jemaah/hari

Visa diterbitkan awal musim

~3 juta visa

Pembukaan musim 1448 H

11 Juni 2026

Mulai pemrosesan visa

10 Juni 2026

Sumber: berbagai sumber

Kinerja Imbal Hasil Reksadana Syariah untuk Persiapan Dana umroh

Produk
1 Bulan (%)
3 Bulan (%)
6 Bulan (%)
1 Tahun (%)
Jenis

Sucorinvest Sharia Money Market

0,35

1,00

2,12

4,67

Pasar Uang

Syailendra Sharia Money Market

0,33

0,88

2,08

5,00

Pasar Uang

I-Hajj Syariah Fund

0,37

0,77

2,26

8,33

Campuran

Trimegah Dana Tetap Syariah A

0,65

0,25

0,57

5,99

Pendapatan Tetap

Trimegah Kas Syariah

0,34

0,96

2,15

4,84

Pasar Uang

Sumber: fitur Bareksa Umroh, kinerja per 28/4/2026
*Imbal hasil masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Produk reksadana mengandung risiko. Pastikan sesuai profil risiko Anda.

Poin Penting yang Perlu Dicermati Calon Jemaah

  • Musim umroh 1448 H dibuka 11 Juni 2026 — visa bisa diproses mulai 10 Juni

  • Batas akhir umroh sebelum haji: visa stop 19 Maret, batas masuk 2 April, wajib keluar 18 April 2026

  • Q1 adalah puncak musim — Ramadan mendorong lonjakan jemaah hingga 15+ juta per kuartal

  • Jemaah perempuan mendominasi dari luar negeri di semua kuartal 2025

  • 82%+ jemaah masuk melalui jalur udara — rute langsung dari Indonesia sangat relevan

  • Persiapan dana lebih awal berpotensi lebih efisien lewat instrumen syariah yang diawasi OJK

  • I-Hajj Syariah Fund mencatat imbal hasil 1 tahun tertinggi di 8,33%, namun perlu dicermati profil risikonya

Kesimpulan

Data GASTAT 2025 memperlihatkan tren pertumbuhan jemaah umroh yang konsisten, dengan total tahunan yang berpotensi melampaui rekor sebelumnya menjelang pembukaan musim 1448 H. Bagi calon jemaah Indonesia, jendela waktu antara kini hingga Juni 2026 merupakan momentum strategis untuk mempersiapkan dana secara terencana. Reksadana syariah yang diawasi OJK, seperti yang tersedia di platform Bareksa Umroh, dapat menjadi salah satu opsi persiapan dana, namun setiap keputusan investasi perlu disesuaikan dengan profil risiko, horizon waktu, dan kebutuhan masing-masing individu.

FAQ

1. Kapan musim umroh 1448 H dibuka kembali setelah haji 2026? 
Musim umroh 1448 H dijadwalkan dibuka pada 11 Juni 2026. Pemrosesan visa dimulai sejak 10 Juni 2026 melalui platform Nusuk.

2. Berapa total jemaah umroh sepanjang 2025? 
Berdasarkan data GASTAT, total jemaah umroh mencapai lebih dari 31,6 juta sepanjang tiga kuartal yang dilaporkan (Q1–Q3 2025), dengan Q1 sebagai puncak tertinggi di angka 15,2 juta jemaah.

3. Kapan batas akhir umroh sebelum musim haji 2026? 
Visa umroh berhenti diterbitkan pada 19 Maret 2026. Batas masuk Arab Saudi adalah 2 April, dan seluruh jemaah wajib keluar sebelum 18 April 2026.

4. Apa itu reksadana syariah untuk umroh dan apakah aman? 
Reksadana syariah adalah instrumen investasi berbasis prinsip Islam yang diawasi OJK. Produk ini berpotensi membantu akumulasi dana umroh, namun tetap mengandung risiko investasi. Imbal hasil tidak dijamin dan dapat berubah.

5. Berapa imbal hasil reksadana syariah untuk persiapan umroh? 
Berdasarkan data yang tersedia, imbal hasil 1 tahun berkisar antara 4,67% hingga 8,33% tergantung produk. Imbal hasil masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa depan.

Investasi di Aplikasi Reksadana Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi. 

Beli Reksadana di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.