
Bareksa - Pemerintah resmi menetapkan tingkat imbalan Sukuk Negara Ritel SR025 sebesar 6,8% per tahun untuk tenor 3 tahun atau SR025T3 dan 6,9% untuk tenor 5 tahun atau SR025T5. Keduanya bersifat fixed rate, dibayarkan setiap bulan, dan ditawarkan pada 21 Agustus-16 September 2026 mulai Rp1 juta dan kelipatannya.
SR025T3 menawarkan imbalan tetap 6,8% per tahun, sedangkan SR025T5 6,9% per tahun.
Setelah pajak 10%, imbalan bersih menjadi 6,12% dan 6,21% per tahun.
Kupon SR025 masing-masing 105 bps dan 115 bps di atas BI Rate 5,75%.
Dibanding kurva imbal hasil SBN tenor 3 dan 5 tahun per 20 Agustus 2026, kupon SR025 memberikan premi indikatif sekitar 12 bps dan 9 bps.
SR025 cocok untuk investor yang membutuhkan arus kas bulanan, tetapi harga jualnya di pasar sekunder dapat naik atau turun.
Ringkasan SR025
Keterangan | SR025T3 | SR025T5 |
Tenor | 3 tahun | 5 tahun |
Imbalan tetap per tahun | 6,8% | 6,9% |
Imbalan bersih setelah pajak 10% | 6,12% | 6,21% |
Selisih terhadap BI Rate 5,75% | +1,05% atau 105 bps | +1,15% atau 115 bps |
Pembayaran imbalan | Setiap bulan | Setiap bulan |
Dapat diperdagangkan | Ya, setelah minimum holding period pada 11 Oktober 2026 | Ya, setelah minimum holding period pada 11 Oktober 2026 |
Sumber: DJPPR Kemenkeu
Pertama, kupon SR025 berada di atas BI Rate 5,75%. Spread bruto mencapai 105 bps pada SR025T3 dan 115 bps pada SR025T5. Ini bukan proyeksi keuntungan, melainkan gambaran posisi kupon terhadap suku bunga acuan saat penerbitan.
Kedua, kupon ditetapkan saat imbal hasil obligasi pemerintah menurun. Kurva PHEI per 20 Agustus 2026 menunjukkan yield tenor 3 tahun 6,6775% dan tenor 5 tahun 6,8105%. Artinya kupon SR025 premium sekitar 12 bps di atas kurva 3 tahun dan 9 bps di atas kurva 5 tahun di pasar sekunder.
Ketiga, tingkat imbalan SR025 menjadi yang tertinggi sejak SR012 pada 2020. Dibanding SR024, kupon T3 naik 125 bps dan T5 naik 100 bps.
Sumber: Kementerian Keuangan, PHEI, data diolah Bareksa
Perbandingan dengan Tiga Penerbitan Terakhir
Seri | Tenor 3 tahun | Tenor 5 tahun |
SR023 | 5,80% | 5,95% |
SR024 | 5,55% | 5,90% |
SR025 | 6,80% | 6,90% |
Sumber: DJPPR Kemenkeu, diolah
Investor dapat mengunci imbalan selama 3 atau 5 tahun. Jika yield pasar turun, kupon SR025 tidak ikut turun. Namun, arah suku bunga tidak pasti dan harga SR025 di pasar sekunder tidak selalu naik.
Nilai investasi | SR025T3 bersih/bulan | SR025T5 bersih/bulan | SR025T3 bersih/tahun | SR025T5 bersih/tahun |
Rp1 juta | Rp5.100 | Rp5.175 | Rp61.200 | Rp62.100 |
Rp10 juta | Rp51.000 | Rp51.750 | Rp612.000 | Rp621.000 |
Rp100 juta | Rp510.000 | Rp517.500 | Rp6.120.000 | Rp6.210.000 |
Rp1 miliar | Rp5.100.000 | Rp5.175.000 | Rp61.200.000 | Rp62.100.000 |
Sumber: DJPPR Kemenkeu, diolah
Jika investasi Rp100 juta, maka investor berpotensi menerima imbal hasil bersih Rp510.000 untuk investasi di SR025T3 dan Rp517.500 per bulan untuk investasi di SR025T5.
SR025T3 lebih sesuai untuk horizon tiga tahun dan kebutuhan likuiditas yang lebih dekat. Tenor lebih pendek umumnya kurang sensitif terhadap perubahan yield dibanding obligasi lebih panjang.
SR025T5 mengunci arus kas lima tahun dengan kupon sedikit lebih tinggi, cocok bagi dana jangka panjang yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat.
Pembayaran pokok dan imbalan dijamin pemerintah sesuai ketentuan, tetapi SR025 bukan tanpa risiko.
Risiko pasar: harga dapat turun di bawah 100 jika yield naik. Kerugian terealisasi bila dijual lebih rendah dari harga beli.
Risiko likuiditas: pembeli pada harga yang diinginkan belum tentu segera tersedia.
Risiko kebutuhan dana: SR025 tidak dapat dicairkan seperti tabungan dan baru dapat dijual atau diperdagangkan setelah minimum holding period pada 11 Oktober 2026.
Investor yang memegang hingga jatuh tempo tidak terdampak fluktuasi harga harian.
Masuk atau daftar akun SBN di Bareksa dan lengkapi data investor.
Pilih SR025T3 atau SR025T5 sesuai horizon investasi.
Masukkan nominal pemesanan mulai Rp1 juta dan kelipatannya.
Dapatkan kode pembayaran dan selesaikan pembayaran sebelum batas waktu.
Tunggu konfirmasi pemesanan dan setelmen dari pemerintah.
Kupon tetap SR025 sebesar 6,80% dan 6,90% menghasilkan imbalan bersih 6,12% dan 6,21% setelah pajak. T3 lebih fleksibel karena tenornya pendek; T5 memberi kupon sedikit lebih tinggi. Pilih sesuai kebutuhan arus kas dan kemampuan memegangnya hingga jatuh tempo.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
(Rahmat Hidayat/AM)
Tentang Penulis
*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
SR025T3 menawarkan imbalan tetap 6,80% per tahun dan SR025T5 sebesar 6,90% per tahun.
Setelah pajak 10%, imbalan bersih SR025T3 menjadi 6,12% per tahun dan SR025T5 6,21% per tahun.
Estimasi bersihnya Rp510.000 per bulan untuk SR025T3 dan Rp517.500 per bulan untuk SR025T5.
Tidak. Tingkat imbalannya bersifat tetap sampai jatuh tempo.
Ya, setelah minimum holding period pada 11 Oktober 2026. Harga jual mengikuti kondisi pasar dan dapat berada di atas atau di bawah harga pembelian.