Berita / SBN / Artikel

SR024 Resmi Melantai di Bursa, Terjual Rp17,49 Triliun, Diserap Puluhan Ribu Investor

Abdul Malik • 23 Apr 2026

an image
Ilustrasi SBN Ritel syariah Sukuk Ritel SR024. (Shutterstock)

BEI mencatatkan Sukuk Ritel SR024 senilai Rp17,49 triliun. Simak kupon, tenor, jumlah investor, dan jadwal jatuh temponya.

Bareksa - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencatatkan Sukuk Negara Ritel seri SR024 senilai Rp17,49 triliun mulai 23 April 2026, berdasarkan pengumuman BEI dan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 23 April 2026. 

Langkah ini penting bagi pasar karena menambah instrumen pendapatan tetap yang dapat diperdagangkan serta mencerminkan minat investor ritel pada surat berharga negara. 

Sukuk Negara Ritel SR024 diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan. Instrumen ini merupakan bagian dari pembiayaan APBN 2026 dan ditawarkan kepada investor individu domestik.

Dua Seri SR024 Resmi Dicatatkan

BEI mencatatkan dua seri sukuk ritel, yakni SR024T3 dan SR024T5. Seri tenor 3 tahun memiliki nilai emisi Rp12,14 triliun, sedangkan tenor 5 tahun senilai Rp5,35 triliun.

SR024T3 diterbitkan pada 22 April 2026 dan jatuh tempo 10 Maret 2029. Sementara SR024T5 jatuh tempo 10 Maret 2031.

Karena bersifat tradable, investor dapat memperjualbelikan SR024 di pasar sekunder setelah masa minimum holding period sesuai ketentuan yang berlaku.

Kupon Tetap dan Minat Investor Tinggi

Pemerintah menawarkan imbal hasil tetap (fixed rate) sebesar 5,55% per tahun untuk SR024T3. Adapun SR024T5 menawarkan kupon 5,90% per tahun.

Total penjualan SR024 mencapai Rp17,489 triliun dengan jumlah investor 62.231 investor. Angka ini menunjukkan minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis syariah masih kuat.

Investor baru pada SR024 terhadap SBN Ritel tercatat 16.034 investor. Sementara investor baru terhadap SBSN Ritel mencapai 20.297 investor.

Investor Milenial Dominan

Berdasarkan generasi, investor milenial atau Generasi Y mendominasi jumlah investor dengan porsi 50,75%. Namun dari sisi nominal pemesanan, Generasi X menjadi yang terbesar dengan porsi 42,62%.

Berdasarkan gender, jumlah investor perempuan mendominasi sebesar 57,16%. Dari sisi nominal pemesanan, porsi perempuan juga sedikit lebih tinggi yakni 50,64%. Kemenkeu juga menyebut 39,88% dana sukuk SR018T3 yang jatuh tempo pada Maret 2026 direinvestasikan kembali ke SR024, senilai Rp6,33 triliun.

Tabel Ringkasan SR024

Seri
Nilai Emisi
Kupon Tetap
Terbit
Jatuh Tempo

SR024T3

Rp12,14 triliun

5,55%

22 Apr 2026

10 Mar 2029

SR024T5

Rp5,35 triliun

5,90%

22 Apr 2026

10 Mar 2031

Sumber: DJPPR Kemenkeu

Statistik Investor

Indikator
Nilai

Total Penjualan

Rp17,49 triliun

Total Investor

62.231

Investor Baru SBN Ritel

16.034

Investor Baru SBSN Ritel

20.297

Dominasi Investor Milenial

50,75%

Sumber: DJPPR Kemenkeu

Kesimpulan

Pencatatan SR024 di BEI menambah pilihan instrumen pendapatan tetap bagi investor ritel Indonesia. Nilai penjualan Rp17,49 triliun dan jumlah investor yang besar menunjukkan pasar obligasi ritel syariah masih diminati. Dengan kupon tetap dan dapat diperdagangkan, SR024 menjadi salah satu instrumen yang patut dicermati dalam perkembangan pasar surat utang domestik.

FAQ

1. Apa itu SR024?
SR024 adalah Sukuk Negara Ritel yang diterbitkan pemerintah untuk investor individu.

2. Berapa total penjualan SR024?
Sebesar Rp17,49 triliun.

3. Apa beda SR024T3 dan SR024T5?
Perbedaannya ada pada tenor dan kupon. T3 tenor 3 tahun, T5 tenor 5 tahun.

4. Apakah SR024 bisa dijual kembali?
Ya, SR024 bersifat tradable dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder sesuai ketentuan.

5. Siapa investor terbesar SR024?
Dari jumlah investor didominasi milenial, sedangkan nominal pemesanan terbesar berasal dari Generasi X.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Investasi SBN Ritel di Sini

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.