
Bareksa – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (23/1) resmi menetapkan kupon Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 sebesar 5,45% untuk tenor 3 tahun (ORI029T3) dan 5,8% untuk tenor 6 tahun (ORI029T6). Dengan kupon tersebut, ORI029 unggul jika dibandingkan dengan bunga deposito yang mengacu pada LPS Rate dan spreadnya kompetitif terhadap BI Rate sebagai suku bunga acuan.
ORI029 menjadi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama yang terbit pada 2026 dan ditawarkan kepada masyarakat Indonesia pada 26 Januari–19 Februari 2026. Kupon ORI029 bersifat tetap (fixed rate), dibayarkan setiap bulan, serta 100% dijamin oleh negara, sehingga cocok bagi investor ritel yang mengincar pendapatan rutin dengan risiko rendah.
Saat ini, tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS Rate deposito rupiah berada di level 3,5%. Namun, bunga deposito masih dikenakan pajak 20%, sehingga imbal hasil bersih yang diterima investor menjadi jauh lebih rendah.
Sebaliknya, kupon ORI hanya dikenakan pajak 10%, membuat imbal hasil bersihnya lebih kompetitif.
Tabel Perbandingan Imbal Hasil Bersih
Instrumen | Bunga/Kupon Kotor | Pajak | Imbal Hasil Bersih |
|---|---|---|---|
ORI029T3 | 5,45% | 10% | 4,91% |
ORI029T6 | 5,80% | 10% | 5,22% |
Deposito (LPS Rate) | 3,5% | 20% | ±2,8% |
Sumber: Kemenkeu, LPS, diolah Bareksa
Artinya: imbal hasil bersih ORI029 hampir dua kali lipat deposito, dengan jaminan penuh dari pemerintah.
Selain unggul dari deposito, kupon ORI029 juga berada di atas BI Rate yang saat ini di level 4,75%. Selisih (spread) ini menjadi tambahan kompensasi bagi investor.
Seri/instrumen | Kupon | BI Rate | Spread |
|---|---|---|---|
ORI029T3 | 5,45% | 4,75% | +0,70% |
ORI029T6 | 5,80% | 4,75% | +1,05% |
Deposito | 3,5% | 4,75% | -1,25% |
Sumber: Kemenkeu, BI, LPS, diolah Bareksa
Spread yang lebih lebar pada tenor 6 tahun mencerminkan imbalan tambahan atas komitmen investasi yang lebih panjang.
Tahapan | Tanggal | Keterangan |
|---|---|---|
Penetapan Kupon | 22 Januari 2026 | Kupon ORI029T3 5,45% & ORI029T6 5,8% |
Masa Penawaran | 26 Jan 2026 (09.00 WIB) | Awal pemesanan investor ritel |
19 Feb 2026 (10.00 WIB) | Akhir masa penawaran | |
Penetapan Hasil | 23 Februari 2026 | Hasil penjualan ORI029 |
Setelmen | 25 Februari 2026 | Dana didebet & ORI masuk portofolio |
Pencatatan Bursa | 26 Februari 2026 | ORI029 mulai tercatat di bursa |
Minimum Holding Period | s.d. 16 April 2026 | Mulai bisa diperdagangkan di pasar sekunder |
Sumber: Kementerian Keuangan RI – DJPPR
Keterangan | ORI029T3 | ORI029T6 |
|---|---|---|
Jatuh Tempo | 15 Feb 2029 | 15 Feb 2032 |
Tenor | 3 Tahun | 6 Tahun |
Kupon Tetap | 5,45% | 5,8% |
Nilai Nominal | Rp1.000.000 per unit | |
Minimum Pemesanan | Rp1.000.000 (1 unit) | |
Maksimum Pemesanan | Rp5 miliar | Rp10 miliar |
Tanggal Bayar Kupon | Setiap tanggal 15 | |
Pembayaran Kupon Pertama | 15 April 2026 | |
Agen Pembayar | Bank Indonesia | |
Mitra Distribusi | 18 Bank, 6 Sekuritas, 4 Fintech (termasuk Bareksa) |
Sumber: Kementerian Keuangan RI – DJPPR
Dengan kupon hampir 2X di atas LPS Rate deposito, spread terhadap BI Rate kompetitif, pajak lebih ringan, dan jaminan penuh negara, ORI029 relevan bagi investor yang:
Penetapan kupon ORI029 di level 5,45% dan 5,8% memberi kepastian sejak awal bagi investor. Dibandingkan deposito / LPS Rate dan BI Rate, ORI029 menawarkan kombinasi imbal hasil lebih tinggi, pajak lebih ringan, dan risiko terukur, sehingga cocok sebagai sumber arus kas bulanan sekaligus penahan risiko portofolio.
1. Apakah ORI029 bisa dijual sebelum jatuh tempo?
Bisa, setelah melewati minimum holding period.
2. Apakah kupon ORI029 bisa berubah?
Tidak, kupon bersifat tetap sampai jatuh tempo.
3. Apakah ORI029 lebih aman dari deposito?
ORI029 dijamin penuh negara, sedangkan deposito dijamin LPS dengan batas tertentu.
4. Cocokkah ORI029 untuk investor konservatif?
Ya, karena fokus pada stabilitas dan pendapatan rutin.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Rahmat Hidayat/AM)
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.