
Bareksa - Minat investor terhadap Surat Berharga Negara (SBN) Ritel tetap kuat sepanjang 2025. Pemerintah menerbitkan 7 seri SBN Ritel, mulai dari Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Negara Ritel (SR), Savings Bond Ritel (SBR), hingga Sukuk Tabungan (ST).
Total realisasi penjualan SBN Ritel pada 2025 mencapai Rp152,7 triliun, melampaui target Rp150 triliun. Jumlah investor yang berpartisipasi juga impresif, mencapai lebih dari 431 ribu investor, dengan 113 ribu di antaranya investor baru. Beberapa seri bahkan habis terjual sebelum masa penawaran berakhir, menandakan permintaan ritel domestik yang masih solid.
Masa Penawaran | Seri | Jumlah Investor | Investor Baru | Realisasi Penjualan (Rp triliun) |
|---|---|---|---|---|
20 Feb-2025 | ORI027 | 86.624 | 25.087 | 37,36 |
16 Apr 2025 | ST014 | 84.175 | 27.165 | 23,36 |
16 Mei 2025 | SR022 | 74.211 | 17.841 | 27,84 |
14 Jul 2025 | SBR014 | 51.198 | 12.452 | 14,92 |
22 Agu 2025 | SR023 | 43.160 | 9.026 | 18,73 |
29 Sept 2025 | ORI028 | 38.355 | 11.558 | 15,5 |
10 Nov 2025 | ST015 | 54.109 | 10.533 | 15 |
Total | 7 seri | 431.832 | 113.662 | 152,7 |
Sumber: Kemenkeu, diolah Bareksa
Menariknya, tingginya minat terhadap SBN Ritel terjadi saat tren suku bunga mulai menurun, yang biasanya diikuti penurunan imbal hasil. Namun, ada beberapa alasan utama mengapa investor tetap memburu SBN Ritel:
Bagi banyak investor ritel, SBN bukan sekadar mengejar return tinggi, tetapi juga menjaga stabilitas portofolio.
Memasuki 2026, tren suku bunga rendah diperkirakan masih berlanjut. Dalam kondisi ini, SBN Ritel berpotensi tetap relevan sebagai:
Bagi investor yang ingin menjaga keseimbangan antara risiko dan imbal hasil, SBN Ritel dapat menjadi fondasi portofolio, yang dikombinasikan dengan instrumen lain seperti reksadana dan saham, hingga emas.
Keberhasilan penjualan SBN Ritel 2025 menunjukkan kepercayaan investor ritel masih sangat kuat. Meski imbal hasil cenderung menurun, faktor keamanan, kepastian kupon, dan kemudahan akses membuat SBN Ritel tetap menarik.
Di 2026, SBN Ritel berpotensi tetap menjadi instrumen andalan bagi investor yang mengutamakan stabilitas, pendapatan rutin, dan diversifikasi portofolio.
Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
(Rahmat Hidayat/AM)
*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.