Berita / SBN / Artikel

Benarkah Investasi di SR016 Menguntungkan? Yuk Kita Bandingkan dengan SBN Acuan

Dibandingkan dengan suku bunga acuan BI yang saat ini di level 3,5 persen, SR016 memberikan imbal hasil lebih tinggi 1,45 persen, atau selisihnya 145 basis poin
Abdul Malik • 24 Feb 2022
cover

Ilustrasi Muslimah investor yang gembira karena mendapatkan keuntungan dari investasinya di reksadana syariah dan SBSN Ritel termasuk SR016. (Shutterstock)

Bareksa.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan sebentar lagi akan membuka masa penawaran Sukuk Ritel seri SR016 kepada investor individu Warga Negara Indonesia (WNI). Masa penawarannya berlangsung mulai dari 25 Februari hingga 17 Maret 2022.

​SR016 diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat serta memiliki jatuh tempo dalam 3 tahun, tepatnya pada 10 Maret 2025. Selain itu, SR016 juga bisa diperdagangkan di pasar sekunder setelah tiga kali pembayaran kupon, tepatnya mulai 11 Juni 2022.

SR016 menawarkan tingkat imbal hasil tetap (fixed rate) 4,95 persen per tahun. Kementerian Keuangan menyebutkan tujuan penerbitan Sukuk Negara Ritel seri SR016 adalah membantu membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) termasuk membiayai pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia dan memperluas basis investor dalam negeri.

Penjualan Sukuk Negara Ritel seri SR016 dilakukan secara online untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel dan mendukung terwujudnya keuangan inklusif.

Dengan mengusung tema "Pilihan Berharga Untuk Semua Generasi" dan tagar #InvestasiRakyatPenuhManfaat, Pemerintah menawarkan kesempatan secara langsung kepada Warga Negara Indonesia untuk mendukung pembangunan nasional.

Hasil investasi Sukuk Ritel akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur yang menjadi investasi untuk merekat jalinan kebangsaan menuju bangsa yang mandiri.

Perbandingan Acuan

Berbicara mengenai investasi, tentu di benak investor adalah imbal hasil, yang tercermin dari kupon. Bila dibandingkan dengan suku bunga acuan Bank Indonesia 7-Day Reverse Repo Rate yang saat ini di level 3,50 persen, SR016 memberikan imbal hasil yang lebih tinggi 1,45 persen, atau selisihnya 145 basis poin.

Kemudian, bila dibandingkan dengan surat berharga negara atau obligasi negara seri lainnya yang menjadi acuan (benchmark), imbal hasil SR016 ini juga terbilang masih lebih menarik. Hal ini bisa dilihat dari nilai imbal hasil atau yield surat berharga negara seri acuan.

Tabel Yield Surat Berharga Negara Acuan

Sumber : IBPA

Mengutip data Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), Surat Berharga Negara dengan tenor tiga tahun per 23 Februari 2022 mempunyai tingkat keuntungan yang diharapkan (yield) sebesar 4,67 persen.

Dengan mengacu data tersebut dapat dikatakan bahwa imbal hasil fixed rate 4,95 persen yang ditawarkan SR016 masih lebih menarik dibandingkan tingkat keuntungan di pasar saat ini.

Selain kupon yang lebih tinggi dibandingkan yield di pasar saat ini, SR016 yang dapat dibeli di Bareksa ini juga dijamin oleh pemerintah 100 persen, karena pembayaran imbal hasil dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang SBSN dan dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.

Jadi, jangan takut jika uang Anda tidak kembali atau terjadi gagal bayar, karena investasi ini memiliki risiko yang sangat rendah.

Yuk segera investasi SR016 dan jadilah bagian dalam mendukung pembangunan nasional!

(KA01/Arief Budiman/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

SR016 merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel yang dikelola sesuai prinsip syariah dan memiliki fitur bisa diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp2 miliar, kupon bersifat tetap dan aman karena baik kupon maupun pokoknya dijamin oleh negara dan Undang-Undang.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan cuan, namun  juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara. SR016 bisa dipesan melalui Bareksa.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBSN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Investor yang sudah pernah membeli SBN Ritel di Bareksa setelah Juni 2021 bisa langsung memesan ORI021. Adapun investor Bareksa yang sudah pernah membeli seri SBN Ritel sebelum Juni 2021 perlu melakukan registrasi ulang.

Daftar ulang akun SBN di Bareksa ini untuk memudahkan dalam melakukan trading (jual-beli) SBN di pasar sekunder, karena Bareksa sudah bermitra dengan sekuritas yaitu Binaartha Sekuritas. Lengkapnya baca cara daftar ulang akun SBN Ritel di Bareksa. 

Investor Bareksa yang sudah investasi reksadana tapi belum pernah membeli SBN perlu melengkapi data, agar bisa dibuatkan rekening sub-registry untuk SBN. Data yang dibutuhkan untuk membeli SBN adalah rekening bank yang digunakan untuk menerima kupon.

Segera daftar SBN Ritel sekarang di Bareksa agar bisa memesan SR016 pada masa penawaran. Jangan ketinggalan karena kuota terbatas.