Berita / SBN / Artikel

Ini Jadwal Penerbitan Sukuk Tabungan ST007

Hanum Kusuma Dewi • 02 Nov 2020

an image
Sukuk Tabungan adalah surat berharga negara syariah yang memiliki jangka waktu dua tahun dan ST007 akan jatuh tempo pada 10 November 2022

Masa penawaran Sukuk Tabungan ST007 pada 4-25 November 2020

Bareksa.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan mulai menawarkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) berjenis Sukuk Tabungan seri ST007. Produk investasi syariah yang ditawarkan pada investor individu ini berfokus pada lingkungan sehingga disebut juga sebagai Green Sukuk Ritel. 

Penerbitan ST007 akan menjadi surat berharga negara untuk investor ritel terakhir yang ditawarkan pemerintah pada tahun ini. Sebelumnya, penawaran Obligasi Negara Ritel ORI018 baru saja ditutup pada 21 Oktober 2020 dan nilai penjualan ORI018 mencapai Rp12,97 triliun

Sukuk Tabungan adalah surat berharga negara syariah yang memiliki jangka waktu dua tahun dan ST007 akan jatuh tempo pada 10 November 2022. Sukuk adalah bukti kepemilikan aset negara, bukan surat utang, dan memberikan keuntungan berupa imbal hasil (kupon) bersifat floating with floor. 

Imbal hasil sukuk adalah uang sewa (ujrah) yang dibayarkan setiap bulan. Sebagai investasi, Sukuk Tabungan sudah mendapatkan opini syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, yang artinya investasi ini halal. 

Soal keamanan, ST007 tidak perlu diragukan lagi karena surat berharga negara ini baik pokok maupun kuponnya dijamin 100 persen oleh negara. Jadi tidak perlu takut rugi atau uang kita hilang.

ST007 bisa dibeli secara online di sejumlah mitra distribusi, termasuk Bareksa, hanya pada masa penawaran 4-25 November 2020. Berikut jadwal penerbitan ST007. 

Keterangan
Jadwal
Kick off Meeting
2 November 2020
Penetapan Kupon
2 November 2020
Masa Penawaran
4-25 November 2020
Penetapan Hasil Penjualan
30 November 2020
Tanggal Setelmen
2 Desember 2020
Kupon Perdana
10 Januari 2021
Pengajuan Early Redemption
26 Okt - 4 Nov 2021
Jatuh Tempo
10 November 2022

Sumber: DJPPR Kemenkeu

Sebagai informasi, penetapan adalah tanggal Kementerian Keuangan menetapkan jumlah pembelian SBN yang masuk. Kemudian setelmen adalah tanggal investor secara resmi memiliki SBN dalam portofolio, dan perhitungan kupon pun dimulai.

Meski tidak bisa diperjualbelikan sebelum jatuh tempo, ST007 bisa dicairkan lebih awal dengan fasilitas pelunasan awal (early redemption). Fasilitas early redemption ST007 hanya untuk pembelian minimum Rp2 juta dan maksimal 50 persen yang bisa dicairkan, setelah setahun masa investasi. 

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Pemesanan SBN ritel di Bareksa hanya bisa dilakukan pada masa penawaran. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan ST007.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.