Berita / SBN / Artikel

Pasar Saham Anjlok, Investasi Sukuk Ritel SR013 Bisa Jadi Alternatif

Bareksa • 10 Sep 2020

an image
Warga mengamati pergerakan harga saham pada layar telepon pintarnya di Jakarta, Senin (31/8/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore atau akhir Agustus ini ditutup melemah 108,17 poin atau 2,02 persen ke posisi 5.238,49 karena dipicu aksi jual investor asing. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Sukuk Ritel SR013 adalah surat berharga syariah negara yang dijamin 100 persen oleh pemerintah

Bareksa.com - Bursa saham Tanah Air mengalami turbulensi cukup parah pada perdagangan kemarin. Menutup perdagangan Rabu (9/9/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,80 persen ke level 5.149,38.

Pergerakan IHSG senada dengan mayoritas bursa saham Asia yang juga terpantau ambles, Nikkei di Jepang merosot 1,04 persen, Hang Seng Index di Hong Kong turun 0,63 persen, sedangkan Indeks STI di Singapura berkurang 0,27 persen.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel yang dicerminkan oleh Indeks Penjualan Ritel (IPR) mengalami kontraksi 12,3 persen pada Juli 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY). Penjualan ritel belum bisa lepas dari kontraksi selama delapan bulan beruntun.

Bahkan pada Agustus 2020, BI memperkirakan penjualan ritel masih turun dengan kontraksi IPR 10,1 persen YoY. Dengan begitu, rantai kontraksi penjualan ritel semakin panjang menjadi sembilan bulan berturut-turut.

Sementara dari luar negeri, muncul kabar mengejutkan dari pengembang vaksin Covid-19 AstraZeneca. Perusahaan yang bekerja sama dengan Universitas Oxford itu harus menghentikan uji klinis tahap akhir sampai waktu yang belum ditentukan.

Penghentian uji klinis kandidat vaksin virus corona yang diberi nama AZD1112 ini menyusul laporan dampak negatif parah dari uji klinis vaksin terhadap seorang peserta di Inggris. Padahal, kandidat vaksin AstraZeneca ini masuk uji klinis tahap III (akhir) mulai bulan lalu setelah hasil uji klinis tahap I dan II menunjukkan tanda-tanda menggembirakan.

Alternatif Investasi di Tengah Pelemahan Bursa Saham

Di tengah pelemahan bursa saham yang kembali menghantui bursa saham Tanah Air, investor tentu mulai berpikir untuk mencari alternatif investasi untuk menempatkan dananya yang lebih aman. Salah satu yang bisa dipilih adalah Surat Berharga Negara (SBN), yang aman dan nyaris bebas risiko.

SBN terbilang aman karena pembayaran pokok dan kupon (imbal hasil) dijamin oleh pemerintah melalui Undang-Undang dan dananya disediakan oleh APBN setiap tahunnya. Bahkan, di tengah tren suku bunga rendah, harga surat berharga negara di pasar obligasi terpantau terus menguat.

Teranyar, Pemerintah sedang menawarkan instrumen surat berharga negara syariah yang khusus untuk investor ritel berjenis Sukuk Ritel (SR) seri SR013. Tidak hanya untuk memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2020, SR013 juga ditujukan untuk menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional.

SR013 menawarkan 10 keuntungan, yakni:

1. Pembayaran imbalan/kupon dan nilai nominal Sukuk Negara Ritel Seri SR013 telah dijamin oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang SBSN dan dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya, sehingga SR013 tidak mempunyai risiko gagal bayar.

2. Pada saat diterbitkan (pasar perdana) imbalan/kupon SR013 ditetapkan lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tingkat bunga deposito bank badan usaha milik negara (BUMN).

3. Imbalan/kupon dengan jumlah tetap (fixed coupon) sampai pada tanggal jatuh tempo.

4. Imbalan/kupon dibayar setiap bulan langsung ke rekening investor.

5. Kemudahan akses untuk melakukan pemesanan pembelian melalui sistem elektronik.

6. Dapat diperdagangkan di pasar sekunder dengan mekanisme transaksi di Bursa Efek Indonesia dan transaksi di luar Bursa Efek (over the counter).

7. Berpotensi memperoleh capital gain dalam hal SR013 dijual pada harga yang lebih tinggi daripada harga beli setelah memperhitungkan biaya transaksi di pasar sekunder.

8. Dapat dipinjamkan atau digadaikan kepada pihak lain, termasuk jaminan dalam rangka transaksi efek, sesuai kebijakan dan mengikuti ketentuan serta persyaratan yang berlaku pada masing-masing pihak.

9. Berpartisipasi dalam aktivitas pasar keuangan dengan cara dan metode yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.

10. Turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Kementerian Keuangan menetapkan tingkat imbal hasil tetap (fixed coupon) sebesar 6,05 persen per tahun, yang dibayar secara bulanan. SR seri terbaru ini adalah instrumen investasi syariah yang aman karena dijamin pemerintah, serta dikhususkan untuk masyarakat ritel yang bisa dibeli secara online.

SR013 diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat dan memiliki jangka waktu 3 tahun, yang jatuh tempo pada 10 September 2023. Meski jatuh temponya masih 3 tahun, SR013 bisa diperdagangkan (tradable) di pasar sekunder setelah dua kali pembayaran kupon, atau mulai 11 Desember 2020.

Karena dijamin oleh pemerintah, instrumen investasi ini cocok untuk investor yang memiliki profil risiko rendah atau penghindar risiko (risk averse) dan pemula. Selain itu, modal awal untuk membeli sukuk ini sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp1 juta (1 unit) dengan kelipatan Rp1 juta hingga maksimal Rp3 miliar (3000 unit).

Pembelian produk investasi syariah yang dijamin pemerintah ini hanya bisa dilakukan pada periode penawaran 28 Agustus hingga 23 september 2020.

Tertarik untuk berinvestasi SR013? Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SR013 dapat menghubungi 31 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online), salah satunya ialah marketplace Bareksa.

(KA01/hm)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Pemesanan SR013 secara online di Bareksa hanya bisa dilakukan pada masa penawaran 28 Agustus - 23 September 2020. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SR013.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.