Berita / SBN / Artikel

Ini Kupon Terbaru SBR004 Periode 21 Maret-20 Juni 2020

Bareksa • 19 Mar 2020

an image
Peluncuran masa penawaran Savings Bond Retail Seri SBR004 oleh jajaran Kementerian Keuangan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (20/08/2018). (Bareksa)

Kupon dibayarkan setiap bulan dan besarannya mengambang (floating) dengan batas minimum yang di-review tiap tiga bulan

Bareksa.com - Kamu investor Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004? Jika iya, ini kabar terbaru yang wajib kamu tahu. Berdasarkan pengumuman yang dirilis Bank Indonesia (BI) pada Rabu (17/3/2020) menyebutkan sehubungan dengan keputusan tingkat suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate 4,75 persen yang berlaku mulai 20 Februari 2020, maka tingkat kupon Obligasi Pemerintah untuk seri SBR004 periode 21 Maret 2020 sampai 20 Juni 2020 adalah 8,05 persen.

"Tingkat kupon ini merupakan tingkat kupon minimal (floating with floor) karena hasil penjumlahan tingkat suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate dan spread tetap 255 bps (2,55 persen) adalah 8,05 persen (lebih rendah dari tingkat kupon minimal)," demikian disampaikan keterangan tertulis BI.

Dengan penetapan ini, maka tingkat kupon SBR004 terbaru ini besarannya sama pada saat SBR004 diluncurkan pada 20 Agustus 2018. Instrumen ini memiliki kupon mengambang sebesar 8,05 persen yang dapat berubah mengikuti pergerakan suku bunga acuan BI.

Angka tersebut juga berlaku sebagai kupon minimum, sehingga ketika suku bunga acuan BI turun maka kupon SBR004 tidak akan lebih rendah dari 8,05 persen. Kupon dibayarkan setiap bulan dan besarannya mengambang (floating) dengan batas minimum yang di-review tiap tiga bulan.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menetapkan, jatuh tempo SBR004 pada 20 September 2020 atau hanya dua tahun sejak diluncurkan. Minimum pemesanan SBR004 Rp1 juta dan maksimum pemesanan dipatok Rp3 miliar.

Dengan membeli SBR004, masyarakat khususnya investor ritel, secara tidak langsung juga diajak untuk membantu negara karena dananya akan digunakan untuk berbagai program prioritas pemerintah, seperti pendidikan dan kesehatan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Kementerian Keuangan sebelumnya mengumumkan total pemesanan pembelian Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 senilai Rp7,32 triliun.

Dana hasil penjualan SBR004 akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2018 antara lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pokok-pokok Ketentuan dan Persyaratan SBR004 yang Diterbitkan Pemerintah :

1. Nominal Penerbitan : Rp7.322.971.000.000

2. Tanggal Penerbitan/Setelmen : 19 September 2018

3. Tanggal Jatuh Tempo :  20 September 2020

4. Bentuk Karakteristik : Obligasi Negara tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, terkecuali pada masa pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption).

5. Tingkat kupon

• Tingkat kupon periode 3 bulan pertama (tanggal 19 September sampai dengan 20 Desember 2018) adalah 8,05 persen, berasal dari suku bunga acuan yang berlaku saat penetapan kupon yaitu 5,5 persen ditambah spread 255 basis poin (2,55 persen).

• Tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatuh tempo.

• Penyesuaian tingkat kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 255 bps (2,55 persen).

Tingkat kupon 8,05 persen adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo.

7. Pembayaran Kupon : tanggal 20 setiap bulan.

8. Pembayaran Kupon Pertama Kali : 20 Oktober 2018.

9. Tanggal Mulai Berlakunya Periode Kupon : 21 Maret, 21 Juni, 21 September, dan 21 Desember setiap tahun.

10. Tanggal Penyesuaian Kupon : 3 hari kerja (hari kerja pemerintah) sebelum tanggal mulai berlakunya periode kupon.

11. Periode Pengajuan Early Redemption : pembukaan 7 Oktober 2019 pukul 09.00 WIB dan penutupan 15 Oktober 2019 pukul 15.00 WIB

12. Tanggal Setelmen Early Redemption : 21 Oktober 2019

13. Nilai Maksimum Early Redemption :  50 persen dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing mitra distribusi dengan kelipatan Rp1 juta.

(AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Masa penawaran Sukuk Ritel seri SR012 yang dimulai 24 Februari 2020 telah berakhir 18 Maret 2020. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan SBN.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli SBN? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.