
Bareksa - Emirates Tarian Global Ventures SPC melepas 1,3 miliar saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) hanya dalam lima hari perdagangan, namun persentase kepemilikannya justru naik. Pergerakan ini menjadi yang terbesar secara volume dalam laporan kepemilikan saham mayoritas BEI pekan ini, di tengah mayoritas emiten yang mencatat perubahan kepemilikan moderat.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pengumuman No. Peng-LKS-00092/BEI.PLP/05-2026 tertanggal 19 Mei 2026, data kepemilikan mengacu pada posisi KSEI per 18 Mei 2026 dan dibandingkan dengan posisi 13 Mei 2026, diterbitkan sesuai kewajiban POJK Nomor 44/POJK.04/2016 tentang Laporan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) adalah perusahaan pertambangan mineral yang sahamnya tercatat di Papan Utama BEI, sementara Emirates Tarian Global Ventures SPC merupakan entitas berbasis Cayman Islands yang selama ini tercatat sebagai salah satu pemegang saham signifikan perseroan.
Kepemilikan agregat Emirates Tarian di BRMS tercatat turun dari 34,29 miliar menjadi 33,59 miliar saham, berkurang 1,3 miliar lembar dalam lima hari Bursa. Namun persentase kepemilikannya justru naik dari 24,19% menjadi 25,10%, karena basis perhitungan saham gabungan per investor di level SID (Single Investor Identification) turut berubah, mencakup seluruh Sub Rekening Efek (SRE) yang terdaftar atas nama entitas tersebut di KSEI.
Artinya, jumlah saham absolut dan persentase kepemilikan bisa bergerak berlawanan arah; membaca keduanya sekaligus adalah kunci agar investor tidak salah menafsirkan arah pergerakan kepemilikan yang sesungguhnya.
Emirates Tarian sendiri selama ini kerap dikaitkan dengan Grup Salim, meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak manapun. Pelepasan 1,3 miliar saham dalam lima hari Bursa pun memunculkan pertanyaan: apakah ini awal keluarnya Salim dari BRMS, rebalancing portofolio, atau pertanda aksi korporasi lebih besar?
Di luar BRMS, perubahan kepemilikan yang menonjol juga terjadi di PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII). Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah menambah lebih dari 62,5 juta saham dalam sepekan, mendorong kepemilikannya dari 5,06% menjadi 6,89%, kenaikan persentase terbesar di antara seluruh emiten dalam laporan ini.
Di sektor lain, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) mencatat aksi akumulasi oleh PT Sumber Garam Pratama sebesar 53,5 juta saham, mengerek kepemilikan dari 20,77% menjadi 22,08%. Sementara PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mencatat pengurangan kepemilikan PT Pemenang Nusantara Internasional sebesar 16,4 juta saham, turun dari 60,43% menjadi 60,11%, menjadikannya pemegang saham keempat dengan perubahan terbesar pekan ini.
Secara keseluruhan, pergerakan kepemilikan saham mayoritas dalam periode 13–18 Mei 2026 didominasi transaksi berukuran moderat, dengan BRMS sebagai satu-satunya outlier dalam hal volume absolut.
Top 10 Emiten dengan Perubahan Kepemilikan Terbesar (13 - 18 Mei 2026)
No | Kode | Nama Emiten | Pemegang Saham | 13 Mei | 18 Mei | Perubahan Saham |
|---|---|---|---|---|---|---|
1 | BRMS | Bumi Resources Minerals | Emirates Tarian Global Ventures SPC | 34,29 M (24,19%) | 33,59 M (25,10%) | -1.300.000.000 |
2 | YOII | Asuransi Digital Bersama | Dana Pensiun Bank BPD Jateng | 173,37 jt (5,06%) | 235,87 jt (6,89%) | +62.500.000 |
3 | FOLK | Multi Garam Utama | PT Sumber Garam Pratama | 849,76 jt (20,77%) | 903,33 jt (22,08%) | +53.565.600 |
4 | WINR | Winner Nusantara Jaya | PT Pemenang Nusantara Internasional | 3,16 M (60,43%) | 3,14 M (60,11%) | -16.436.500 |
5 | ATLA | Atlantis Subsea Indonesia | Rudi R. Sutantra | 2,71 M (43,86%) | 2,72 M (44,02%) | +10.000.000 |
6 | BAPI | Bhakti Agung Propertindo | Himawan Sutanto | 535,32 jt (9,57%) | 540,45 jt (9,66%) | +5.132.800 |
7 | BSML | Bintang Samudera Mandiri Lines | Goldfive Investment Capital | 678,95 jt (36,70%) | 682,15 jt (36,87%) | +3.200.000 |
8 | JECC | Jembo Cable Company | PT Monaspermata Persada | 459,46 jt (60,78%) | 459,47 jt (60,78%) | +10.600 |
9 | BDKR | Berdikari Pondasi Perkasa | PT Haruna Binoswara Jaya | 281,90 jt (5,97%) | 281,56 jt (5,96%) | -331.200 |
10 | PTSP | Pioneerindo Gourmet International | Bank of Singapore Limited | 17,92 jt (8,12%) | 17,91 jt (8,11%) | -8.100 |
Sumber: Data KSEI per 18 Mei 2026, diolah dari pengumuman BEI No. Peng-LKS-00092/BEI.PLP/05-2026.
Pelepasan 1,3 miliar saham BRMS oleh Emirates Tarian Global Ventures SPC menjadi catatan utama laporan kepemilikan KSEI pekan ini, meski persentasenya justru naik akibat faktor teknis perhitungan saham gabungan di level SID. Di sisi lain, akumulasi agresif Dana Pensiun BPD Jateng di YOII dan PT Sumber Garam Pratama di FOLK mencerminkan masih aktifnya selera akuisisi investor institusional domestik. Data kepemilikan ini tersedia publik setiap pekan dan dapat menjadi salah satu referensi investor dalam memantau pergerakan pemegang saham mayoritas di pasar modal Indonesia.
1. Mengapa kepemilikan Emirates Tarian di BRMS bisa naik padahal jumlah sahamnya berkurang? \
|Persentase kepemilikan dihitung berdasarkan saham gabungan per investor yang mencakup seluruh SRE dalam satu SID. Jika total basis perhitungan berubah, misalnya karena saham di rekening lain juga bergerak, persentase final bisa bergerak berlawanan arah dengan jumlah saham absolut yang dipegang di satu rekening tertentu.
2. Apakah penambahan kepemilikan Dana Pensiun BPD Jateng di YOII wajib dilaporkan terpisah ke OJK?
Ya. Setiap perubahan kepemilikan yang melewati ambang 5% atau kelipatannya wajib dilaporkan ke OJK dan BEI sesuai POJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.
3. Apakah pelepasan saham dalam volume besar seperti di BRMS pasti menekan harga saham?
Tidak selalu. Dampak terhadap harga bergantung pada mekanisme transaksi, apakah dilakukan di pasar reguler, pasar negosiasi, atau skema off-market. Transaksi di pasar negosiasi umumnya tidak langsung memengaruhi harga di pasar reguler.
4. Seberapa sering BEI merilis data kepemilikan di atas 5% ini?
Data ini dirilis secara rutin setiap pekan oleh BEI berdasarkan laporan KSEI, mencerminkan posisi kepemilikan pada hari bursa tertentu dibandingkan dengan lima hari bursa sebelumnya.
5. Di mana data lengkap kepemilikan saham mayoritas ini bisa diakses publik?
Dokumen lengkap dalam format Excel dan PDF tersedia di situs resmi BEI.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.