SSMS Bagikan Dividen Rp83,99 per Saham, Ini Estimasi Yield & Jadwal Lengkapnya

Abdul Malik • 05 May 2026

an image
Ilustrasi saham-saham yang memberikan imbal hasil dividen (dividend yield) tinggi. (Shutterstock)

SSMS umumkan dividen Rp83,99 per saham dari laba 2025. Dengan harga Rp1.420, yield diperkirakan 5,9%. Cek jadwal lengkapnya.

Bareksa - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengumumkan pembagian dividen tunai Rp83,99 per saham untuk tahun buku 2025. Informasi ini penting karena mencerminkan distribusi laba dan potensi imbal hasil bagi investor. 

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI tanggal 5 Mei 2026, total dividen yang dibagikan mencapai Rp800 miliar. Dengan harga saham penutupan Rp1.420 per 4 Mei 2026, estimasi dividend yield sekitar 5,91%. Rasio pembayaran dividen (payout ratio) sekitar 68,9% dari laba bersih.

Laba bersih SSMS tercatat Rp1,16 triliun dengan ekuitas Rp2,94 triliun. Dividen ini mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga profitabilitas. Kebijakan ini menjadi indikator penting bagi investor income. SSMS merupakan emiten sektor perkebunan kelapa sawit.

Jadwal dan Implikasi bagi Investor

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 11 Mei 2026. Recording date jatuh pada 13 Mei 2026, sementara pembayaran dilakukan pada 4 Juni 2026. Investor perlu memperhatikan jadwal ini untuk memperoleh hak dividen.

Yield dividen yang mendekati 6% mencerminkan daya tarik relatif di sektor CPO. Namun, keberlanjutan dividen tetap bergantung pada kinerja laba dan harga komoditas. Hal ini menjadi faktor yang dicermati pasar.

Dari sisi fundamental, saldo laba ditahan mencapai Rp2,62 triliun. Ini memberikan ruang bagi fleksibilitas keuangan perseroan. Stabilitas kinerja operasional akan menjadi kunci konsistensi dividen ke depan.

Tabel Ringkasan Dividen SSMS

Indikator
Nilai

Dividen per saham

Rp83,99

Harga saham (4 Mei 2026)

Rp1.420

Estimasi Dividend Yield

5,91%

Total Dividen

Rp800 miliar

Laba Bersih 2025

Rp1,16 triliun

Payout Ratio

±68,9%

Sumber: SSMS, diolah

Tabel Jadwal Dividen

Keterangan
Tanggal

Cum Dividen Reguler & Negosiasi

11 Mei 2026

Ex Dividen Reguler & Negosiasi

12 Mei 2026

Recording Date

13 Mei 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

13 Mei 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

18 Mei 2026

Pembayaran Dividen

4 Juni 2026

Sumber: SSMS, diolah

Dampak ke Investor

  • Yield dividen ~5,9% berpotensi menarik investor income

  • Payout ratio moderat mencerminkan keseimbangan distribusi dan ekspansi

  • Jadwal cum dividen menjadi perhatian untuk strategi kepemilikan

Kesimpulan 

Pembagian dividen SSMS mencerminkan kinerja laba yang solid dan kebijakan distribusi yang terukur. Yield yang kompetitif menjadi daya tarik di tengah dinamika sektor CPO. Namun, keberlanjutan dividen tetap dipengaruhi harga komoditas dan kinerja operasional. Investor dapat mencermati faktor tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan.

FAQ

1. Berapa dividen SSMS 2025?
Rp83,99 per saham.

2. Kapan cum dividen SSMS?
11 Mei 2026 di pasar reguler.

3. Berapa estimasi yield dividen?
Sekitar 5,91% berdasarkan harga Rp1.420.

4. Kapan dividen dibayarkan?
4 Juni 2026.

5. Apa bisnis utama SSMS?
Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap. 

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.