MR.D.I.Y. Indonesia (MDIY) Bukukan Laba Q1 2026 Naik 35,5%, Ekspansi Toko Berlanjut

Abdul Malik • 30 Apr 2026

an image
Salah satu gerai PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia (MDIY). (Sumber: mrdiy.com)

MDIY mencatat laba bersih Rp306,5 miliar pada Q1 2026, naik 35,5% YoY, ditopang pertumbuhan penjualan dan ekspansi 56 toko baru.

Bareksa - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) melaporkan laba bersih kuartal I 2026 sebesar Rp306,5 miliar, naik 35,5% secara tahunan. Informasi ini penting bagi investor karena mencerminkan pertumbuhan profitabilitas dan ketahanan bisnis ritel kebutuhan rumah tangga. 

Berdasarkan keterbukaan informasi 29 April 2026, pendapatan perseroan mencapai Rp2,4 triliun pada Q1 2026, tumbuh 31% dibanding periode sama tahun lalu. Kinerja tersebut ditopang oleh permintaan yang tetap solid serta strategi harga terjangkau yang menjadi proposisi utama perusahaan. Laba kotor juga meningkat menjadi Rp1,21 triliun atau naik 19,6% YoY.

Sepanjang kuartal pertama, MDIY membuka 56 toko baru sehingga total jaringan mencapai 1.278 toko di seluruh Indonesia. Ekspansi ini memperluas akses pasar sekaligus memperkuat skala bisnis di tengah dinamika ekonomi. Manajemen menyebut strategi “Hemat, Lengkap, dan Dekat” tetap relevan saat konsumen semakin selektif. MDIY merupakan emiten sektor ritel perlengkapan rumah dan kebutuhan sehari-hari.

Fundamental dan Strategi Ekspansi

Direktur Utama Edwin Cheah menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat tetap ada, namun pelanggan kini lebih cermat dalam memilih tempat berbelanja. Hal ini membuat model bisnis berbasis nilai ekonomis menjadi semakin penting. Kondisi tersebut berpotensi menjaga permintaan tetap resilien di tengah tekanan makroekonomi.

Dari sisi keuangan, rasio gearing tercatat 0,3x secara tahunan, menunjukkan struktur modal yang relatif sehat meski perusahaan terus berekspansi. Disiplin biaya dan efisiensi operasional menjadi faktor yang memperkuat margin serta neraca perusahaan. Ini menjadi perhatian pasar karena mencerminkan kemampuan ekspansi yang tetap terukur.

Perseroan juga melihat peluang pertumbuhan lebih lanjut, terutama di kota tier-2 dan tier-3 yang penetrasi ritel modernnya masih rendah. Dengan lebih dari 18.000 SKU produk, MDIY berupaya mempertahankan relevansi di segmen kebutuhan rumah tangga terjangkau. Strategi ini berpotensi mendukung pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka menengah.

Ringkasan Kinerja MDIY Q1 2026

Indikator
Q1 2026
Q1 2025
Pertumbuhan

Pendapatan

Rp2,37 triliun

Rp1,81 triliun

31,0%

Laba Kotor

Rp1,21 triliun

Rp1,01 triliun

19,6%

Laba Bersih

Rp306,5 miliar

Rp226,2 miliar

35,5%

Sumber: MDIY

Catatan Penting bagi Investor

  • Pertumbuhan laba lebih tinggi dibanding pertumbuhan pendapatan

  • Ekspansi toko tetap agresif namun terukur

  • Struktur modal dinilai sehat dengan gearing rendah

  • Fokus pada segmen kebutuhan rumah tangga terjangkau

  • Potensi ekspansi lanjutan di kota tier-2 dan tier-3

Kesimpulan

Kinerja Q1 2026 menunjukkan MDIY mampu menjaga momentum pertumbuhan melalui kombinasi ekspansi jaringan dan efisiensi operasional. Peningkatan laba yang lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan mencerminkan kualitas profitabilitas yang membaik. Bagi pasar, hasil ini menjadi indikator bahwa model bisnis ritel berbasis nilai ekonomis masih relevan di tengah kondisi konsumen yang lebih selektif. Keberlanjutan ekspansi dan disiplin keuangan akan menjadi faktor utama yang dicermati ke depan.

FAQ

1. Berapa laba bersih MDIY pada Q1 2026?
Rp306,5 miliar, naik 35,5% YoY.

2. Berapa pertumbuhan pendapatan MDIY?
Pendapatan naik 31,0% menjadi Rp2,4 triliun.

3. Berapa jumlah toko MDIY saat ini?
Total 1.278 toko di seluruh Indonesia.

4. Apa bisnis utama MDIY?
Ritel perlengkapan rumah tangga, kebutuhan sehari-hari, dan produk gaya hidup terjangkau.

5. Apa yang menjadi perhatian investor?
Profitabilitas, ekspansi toko, dan kemampuan menjaga efisiensi saat bertumbuh.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap. 

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.