Ultrajaya Sebar Dividen Jumbo Rp1,35 Triliun, Yield Saham ULTJ Tembus 8%?

Abdul Malik • 27 Apr 2026

an image
Ilustrasi produk-produk PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ). (Shutterstock)

ULTJ membagikan dividen tunai Rp130 per saham senilai Rp1,35 triliun. Simak estimasi yield, jadwal cum date, dan ringkasan kinerja 2025.

Bareksa - PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp1,35 triliun atau Rp130 per saham. Nilai dividen ini menjadi perhatian pasar karena setara estimasi yield sekitar 8% berdasarkan harga saham terakhir.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 24 April 2026, pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 22 April 2026.

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk merupakan emiten sektor consumer goods yang bergerak di bisnis susu cair, minuman UHT, dan produk makanan-minuman kemasan. 

Rincian Dividen ULTJ

Dengan harga saham ULTJ di Rp1.590 per 24 April 2026, dividen Rp130 per saham mencerminkan estimasi dividend yield sekitar 8,18%. Secara sederhana, yield menunjukkan potensi imbal hasil dividen dibanding harga saham saat ini.

Total dividen Rp1,35 triliun hampir setara dengan laba bersih 2025 sebesar Rp1,353 triliun. Ini menandakan mayoritas laba tahun berjalan dibagikan kepada pemegang saham.

Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 30 April 2026, sementara pembayaran dividen dijadwalkan pada 22 Mei 2026.

Sorotan Kinerja Keuangan

Per 31 Desember 2025, ULTJ membukukan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp7,53 triliun dan total ekuitas Rp8,32 triliun. Posisi keuangan ini menunjukkan neraca yang masih solid.

Besarnya pembagian dividen juga mencerminkan arus kas dan profitabilitas yang tetap kuat di tengah persaingan industri makanan dan minuman domestik.

Bagi investor, jadwal cum date biasanya menjadi periode penting karena menentukan siapa yang berhak menerima dividen tunai tersebut.

Tabel Ringkasan Dividen ULTJ

Keterangan
Nilai

Dividen per saham

Rp130

Harga saham terakhir

Rp1.590

Estimasi dividend yield

8,18%

Total nilai dividen

Rp1,351 triliun

Laba bersih 2025

Rp1,353 triliun

Payout ratio (estimasi)

~99,9%

Sumber: ULTJ, diolah

Jadwal Penting Dividen

Agenda
Tanggal

Cum Dividen Reguler & Negosiasi

30 April 2026

Ex Dividen Reguler & Negosiasi

4 Mei 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

5 Mei 2026

Recording Date

5 Mei 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

6 Mei 2026

Pembayaran Dividen

22 Mei 2026

Sumber: ULTJ, diolah

Kesimpulan

ULTJ menetapkan dividen tunai besar senilai Rp1,35 triliun atau Rp130 per saham, dengan estimasi yield di atas 8% berdasarkan harga terakhir. Rasio pembayaran yang mendekati laba bersih menunjukkan kebijakan distribusi laba yang agresif. Investor menyoroti jadwal cum date dan keberlanjutan profitabilitas perseroan.

FAQ

1. Berapa dividen ULTJ tahun buku 2025?
Rp130 per saham.

2. Kapan cum dividen ULTJ?
30 April 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi.

3. Kapan dividen dibayarkan?
22 Mei 2026.

4. Berapa estimasi dividend yield ULTJ?
Sekitar 8,18% berdasarkan harga Rp1.590 per saham.

5. Apa bisnis utama ULTJ?
Produk susu cair, minuman UHT, dan makanan-minuman kemasan.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap. 

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.