Bos Sido Muncul Borong Saham! Irwan Hidayat Tambah 500.000 Saham SIDO di Harga Rp505

Abdul Malik • 23 Apr 2026

an image
Ilustrasi vending machine Tolak Angin salah satu produk PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk atau SIDO. (Shutterstock)

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat membeli 500.000 saham SIDO senilai Rp252,5 juta. Kepemilikan naik jadi 4,279 juta saham.

Bareksa - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melaporkan aksi pembelian saham oleh Direktur Utama Irwan Hidayat sebanyak 500.000 lembar saham. Transaksi ini penting dicermati investor karena pembelian saham oleh manajemen sering menjadi indikator keyakinan terhadap prospek perusahaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 23 April 2026, transaksi dilakukan pada 20 April 2026 dengan harga Rp505 per saham.

SIDO merupakan emiten produsen jamu, suplemen kesehatan, makanan dan minuman herbal yang dikenal luas di pasar domestik maupun ekspor.

Direksi Tambah Kepemilikan

Dalam laporan tersebut, Irwan Hidayat membeli saham dengan tujuan investasi. Nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp252,5 juta.

Sebelum transaksi, Irwan Hidayat memiliki 3.779.400 saham atau setara 0,013% hak suara. Setelah pembelian, kepemilikannya meningkat menjadi 4.279.400 saham atau sekitar 0,014%.

Aksi pembelian oleh direksi biasanya menjadi perhatian pelaku pasar karena menunjukkan adanya penambahan eksposur pribadi terhadap saham perusahaan.

Apa Artinya bagi Investor?

Meski jumlah transaksi relatif kecil dibanding total saham beredar, aksi insider buying sering dipandang sebagai sinyal positif terhadap valuasi atau prospek jangka panjang.

Namun demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kinerja keuangan perseroan, kondisi industri, dan sentimen pasar secara keseluruhan.

Investor juga perlu mencermati laporan keuangan kuartalan, kebijakan dividen, serta perkembangan permintaan produk konsumen untuk menilai fundamental SIDO.

Ringkasan Transaksi

Keterangan
Nilai

Nama

Irwan Hidayat

Jabatan

Direksi

Emiten

SIDO

Jenis Transaksi

Pembelian

Tanggal Transaksi

20 April 2026

Jumlah Saham

500.000

Harga per Saham

Rp505

Estimasi Nilai Transaksi

Rp252,5 juta

Kepemilikan Sebelum

3.779.400 saham

Kepemilikan Sesudah

4.279.400 saham

Sumber: Keterbukaan informasi SIDO

Kesimpulan

Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat, menambah kepemilikan saham SIDO sebanyak 500.000 lembar pada harga Rp505 per saham. Aksi ini dapat menjadi sentimen yang diperhatikan pasar, meski tetap perlu dilihat bersama kinerja bisnis dan kondisi pasar secara menyeluruh.

FAQ

1. Siapa yang membeli saham SIDO?
Irwan Hidayat yang menjabat sebagai direktur utama.

2. Berapa saham yang dibeli?
Sebanyak 500.000 saham.

3. Kapan transaksi dilakukan?
Pada 20 April 2026.

4. Berapa nilai transaksi pembelian?
Sekitar Rp252,5 juta.

5. Apakah ini berarti saham SIDO pasti naik?
Tidak. Transaksi insider hanya salah satu informasi dan bukan jaminan pergerakan harga saham.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Adam Nugroho/AM)

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.