TOBA Bagi Dividen Final US$8,89 Juta, Berapa Yieldnya?

Abdul Malik • 21 Apr 2026

an image
Fasilitas Sembcorp Environment Pte. Ltd yang diakuisisi oleh PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melalui anak perusahaannya, SBT Investment 2 Pte. Ltd. (dok. Perusahaan)

TOBA bagikan dividen final US$8,89 juta. Dengan kurs Rp17.130,7 dan harga saham Rp650, estimasi dividend yield sekitar 2,84%.

Bareksa - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengumumkan pembagian dividen tunai final US$8,888 juta (sekitar Rp152,26 miliar dengan kurs Rp17.130 per dolar AS) atau US$0,00107766 per saham. Kabar ini menjadi perhatian pasar karena memberi tambahan potensi pendapatan tunai bagi pemegang saham.

PT TBS Energi Utama Tbk merupakan emiten sektor energi yang sebelumnya dikenal lewat bisnis batu bara dan kini melakukan diversifikasi ke energi berkelanjutan. 

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 April 2026, pembagian dividen ini merupakan hasil keputusan RUPS Tahunan pada 16 April 2026.

Nilai Dividen dalam Rupiah

Perseroan menyampaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham akan dilakukan dalam mata uang rupiah menggunakan kurs Bank Indonesia pada recording date.

Jika memakai asumsi kurs spot penutupan 20 April 2026 sebesar Rp17.130,7 per dolar AS, maka estimasi dividen per saham setara:

  • US$0,00107766 x Rp17.130,7 = Rp18,46 per saham

Nilai final dapat berubah mengikuti kurs resmi Bank Indonesia pada tanggal recording date.

Estimasi Dividend Yield TOBA

Harga penutupan saham TOBA pada 20 April 2026 tercatat Rp650 per saham.

Dengan estimasi dividen Rp18,46 per saham, maka perkiraan dividend yield menjadi:

  • Rp18,46 / Rp650 x 100% = 2,84%

Artinya, setiap Rp100 nilai investasi pada harga tersebut berpotensi memberikan dividen sekitar Rp2,84 sebelum pajak.

Jadwal Penting Dividen TOBA

Agenda
Tanggal

Cum Dividen Reguler & Negosiasi

24 April 2026

Ex Dividen Reguler & Negosiasi

27 April 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

28 April 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

29 April 2026

Recording Date

28 April 2026

Pembayaran Dividen

20 Mei 2026

Sumber: TOBA

Ringkasan Dividen TOBA

Keterangan
Nilai

Total Dividen Final

US$8,888 juta

Dividen per Saham

US$0,00107766

Estimasi Rupiah per Saham*

Rp18,46

Harga Penutupan 20 April 2026

Rp650

Estimasi Dividend Yield

2,84%

Sumber: TOBA, diolah 
*Menggunakan asumsi kurs Rp17.130,7 per US$1.

Arah Bisnis Perseroan

TOBA sedang menjalankan transformasi bisnis dari sektor batu bara menuju energi berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, perseroan aktif masuk ke bisnis kendaraan listrik, pengelolaan limbah, dan proyek energi baru terbarukan.

Pembagian dividen ini menunjukkan perseroan tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan pengembalian kepada pemegang saham.

Kesimpulan

TOBA menetapkan dividen final US$8,888 juta atau estimasi Rp18,46 per saham dengan asumsi kurs terbaru. Dengan harga saham Rp650, dividend yield diperkirakan sekitar 2,84%. Nilai rupiah final tetap akan mengikuti kurs Bank Indonesia pada tanggal recording date.

FAQ

1. Kapan terakhir beli saham TOBA agar dapat dividen?
Cum dividen pasar reguler jatuh pada 24 April 2026.

2. Kapan dividen TOBA dibayarkan?
Dividen dijadwalkan dibayar pada 20 Mei 2026.

3. Mengapa dividen TOBA memakai dolar AS?
Karena perseroan menetapkan nilai dividen dalam dolar AS sesuai keputusan perusahaan.

4. Apakah nilai Rp18,46 per saham sudah final?
Belum. Itu estimasi memakai kurs spot penutupan 20 April 2026.

5. Apa fokus bisnis TOBA saat ini?
Energi, kendaraan listrik, pengelolaan limbah, dan energi berkelanjutan.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Adam Nugroho/AM)

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.