Tahun Pertama di Bursa, Fore Coffee Bukukan Laba Rp90 Miliar, Ini Strategi 2026

Abdul Malik • 20 Apr 2026

an image
Jajaran direksi PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) atau Fore Coffee) bersama pejabat Bursa Efek Indonesia saat pencatatan saham perdana (14/4/2025). (dok. perusahaan)

FORE mencatat pendapatan Rp1,5 triliun dan laba bersih Rp90 miliar di tahun IPO 2025. Simak kinerja, ekspansi 322 gerai, serta strategi bisnis Fore Coffee di 2026.

Bareksa - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mencatat pendapatan bersih Rp1,5 triliun dan laba bersih Rp90,13 miliar pada tahun buku 2025. 

Tahun lalu merupakan tahun pertama FORE sebagai perusahaan publik, setelah IPO di Bursa Efek Indonesia pada April 2025.

Kinerja ini menjadi indikator awal bagi investor dalam menilai daya tahan model bisnis kedai kopi premium terjangkau di tengah persaingan industri F&B yang semakin kompetitif.

Ringkasan Kinerja 2025

Indikator
Nilai
Pertumbuhan YoY

Pendapatan

Rp1,50 T

44,1%

Laba Bruto

Rp924 M

45,6%

Laba Operasional

Rp105,76 M

59,3%

Laba Bersih

Rp90,13 M

54,8%

Sumber: laporan tahunan FORE

Pertumbuhan pendapatan berada dalam kisaran target manajemen (40–50%). Namun, laba bersih tumbuh lebih moderat akibat kenaikan beban administrasi dan depresiasi seiring ekspansi gerai.

Ringkasan Keuangan & Operasional

Uraian
2025 (Rp M)
2024 (Rp M)
Pertumbuhan

Pendapatan Bersih

1.497.135

1.038.659

44,1%

Laba Bruto

924.319

634.902

45,6%

Laba Operasional

105.762

66.415

59,3%

Laba Bersih

90.133

58.219

54,8%

Total Aset

1.160.172

640.760

81,1%

Ekuitas Neto

680.588

253.123

168,9%

Total Gerai Aktif

322

232

90 gerai

Sumber: Laporan Tahunan 2025 PT Fore Kopi Indonesia Tbk (dalam jutaan rupiah)

Ekspansi & IPO

Keterangan
Detail

Tanggal IPO

14 April 2025

Harga IPO

Rp188 per saham

Total Gerai 2025

322 outlet

Tambahan Gerai

+90 (termasuk >60 pasca-IPO)

Komposisi Gerai

316 Indonesia, 4 Singapura, 2 Fore Donut

Sumber: FORE

Pergerakan saham 2025:

  • April: ~Rp360

  • Juni (puncak): ~Rp800

  • Akhir tahun: Rp505–540

Strategi 2026: Fokus Kualitas Pertumbuhan

Pilar Strategi
Fokus

Ekspansi

Selektif & produktif

Operasional

Optimalkan gerai existing

Data

Pengambilan keputusan berbasis data

Keuangan

Disiplin pengelolaan modal

Sumber: FORE, diolah

Fore Coffee tetap menjadi core business, sementara Fore Donut dikembangkan secara bertahap.

Prospek & Risiko

Faktor
Data 

Pertumbuhan ekonomi 2026

5% (prediksi IMF)

Keyakinan konsumen

125,2 (Feb 2026)

Penjualan ritel

5,7% YoY (Jan 2026)

Harga kopi global

267,57 sen/pon (Feb 2026)

Inflasi

4,76% YoY (Feb 2026)

Risiko utama:

  • Volatilitas harga kopi

  • Inflasi

  • Pola musiman permintaan

Kebijakan Dividen

Perseroan belum mengumumkan pembagian dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan akan ditentukan melalui RUPST dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan ekspansi.

Kesimpulan

FORE mencatat pertumbuhan solid di tahun IPO dengan pendapatan naik 44,1% dan laba bersih Rp90,13 miliar, didukung ekspansi hingga 322 gerai.

Memasuki 2026, strategi bergeser ke kualitas pertumbuhan—menekankan produktivitas, efisiensi, dan disiplin modal di tengah peluang industri yang masih terbuka namun tetap disertai risiko.

FAQ

1. Apakah FORE memberikan target kinerja 2026?
Tidak. Manajemen tidak memberikan guidance angka spesifik untuk 2026 dan lebih fokus pada kualitas pertumbuhan, seperti ekspansi selektif dan efisiensi operasional.

2. Apakah FORE membagikan dividen untuk tahun buku 2025?
Belum ada pengumuman dividen. Kebijakan dividen akan ditentukan melalui RUPST dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan ekspansi.

3. Bagaimana strategi utama FORE di 2026?
Strategi difokuskan pada empat pilar: ekspansi selektif, peningkatan produktivitas gerai existing, pemanfaatan data, dan disiplin pengelolaan modal.

4. Apa faktor yang mendorong kinerja FORE di 2025?
Pertumbuhan didorong ekspansi gerai yang agresif, sehingga pendapatan meningkat 44,1% YoY, meski diikuti kenaikan beban operasional.

5. Apa risiko utama yang dihadapi FORE?
Risiko utama meliputi volatilitas harga kopi global, tekanan inflasi, dan pola musiman permintaan yang dapat memengaruhi arus kas dan biaya operasional.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.