
Bareksa - Dalam transaksi saham, harga tidak bergerak begitu saja. Di balik setiap pergerakan, terdapat interaksi antara pembeli dan penjual yang tercermin dalam antrian bid dan offer. Bagi investor pemula, tampilan ini sering terlihat rumit, padahal jika dipahami secara logis, antrian bid dan offer bisa memberikan gambaran penting tentang dinamika pasar jangka pendek.
Antrian bid adalah daftar harga dan jumlah saham (lot) yang ingin dibeli investor, sedangkan offer menunjukkan harga dan jumlah saham yang ingin dijual. Harga tertinggi di bid dan harga terendah di offer membentuk harga pasar saat ini.
Antrian ini bekerja seperti lelang terbuka: siapa yang berani membeli lebih mahal atau menjual lebih murah, dialah yang berpotensi mendapatkan transaksi lebih cepat.
Banyak investor pemula menganggap:
Padahal, antrian hanyalah niat, bukan transaksi yang sudah terjadi. Antrian bisa ditarik sewaktu-waktu, terutama oleh pelaku besar yang ingin memengaruhi psikologi pasar.
Beberapa prinsip penting:
Mengambil keputusan hanya dari antrian bisa membuat investor terjebak trading spekulatif dan overtrading, yang justru meningkatkan risiko kerugian.
Antrian bid dan offer adalah alat bantu untuk memahami mekanisme pasar, bukan alat prediksi mutlak. Gunakan secara kritis dan selalu kombinasikan dengan analisis lain.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Tubagus Imam Satrio/AM)
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.